Susunannya: 「ob-(di depan, ke arah)」+「serv(=servare, menjaga, mengawasi)」+「-ation(bentuk kata benda)」.
「menjaga mata tetap tertuju ke sesuatu」 itulah gambaran intinya, jadi “observation” = 「pengamatan」「hasil pengamatan」「komentar atas sesuatu yang kita perhatikan」.
Hampir benar, dan justru “hampir” itu yang bikin repot. Observasi memang serapan dari kata yang sama, tapi di telinga orang Indonesia kata itu membawa aroma laboratorium, skripsi, dan rumah sakit.
Sementara ”observation” di bahasa Inggris santai saja. Dia dipakai buat penelitian, iya — tapi juga buat celetukan biasa di tengah obrolan. Nah, di situlah kita perlu pelan-pelan.
- 1 Arti dan penggunaan ”observation” — gambaran intinya “mata yang terus tertuju”
- 2 Cara baca observation bahasa Inggris — huruf “s” di sini berbunyi “z”
- 3 Observation vs observasi bahasa Inggris — bedanya bukan arti, tapi tingkat bahasa
- 4 Observation deck artinya apa? Dan kenapa banyak benda memakai kata ini
- 5 Asal kata ”observation” dan kejutan di baliknya: dulu artinya “menaati”
- 6 Frasa dan kolokasi ”observation” yang sering muncul
- 7 Rangkuman arti, cara baca, dan penggunaan ”observation”
Arti dan penggunaan ”observation” — gambaran intinya “mata yang terus tertuju”
”observation(cara baca: /ˌɒbzəˈveɪʃn/, kira-kira “ob-zer-VEI-syen”, tekanan di suku kata ketiga【kata benda】)” berarti 「pengamatan; proses mengamati」「hal yang kita temukan dari mengamati」「komentar atau pendapat tentang sesuatu yang diperhatikan」.
Kata ini turun dari Latin observare, yang oleh kamus etimologi diterjemahkan sebagai “watch over, note, heed, look to, attend to, guard, regard, comply with” — mengawasi, mencatat, memperhatikan, menjaga, sampai menaati. Bagian servare berarti “menjaga, mengawasi, menyimpan dengan aman”, dan ob- di depannya berarti “di depan, ke arah”.
Gabungkan keduanya dan kamu dapat satu gambaran yang menyatukan semua pemakaiannya: 「ada sesuatu di depan sana, dan mataku tidak aku lepaskan darinya」.
Rasakan bedanya dengan see dan look sebentar, karena ini yang bikin kata tersebut terasa “serius”.
see itu mata kebetulan menangkap sesuatu. look itu mata sengaja diarahkan. Tapi ”observation” menuntut satu hal tambahan: waktu. Kamu bertahan menatap, mencatat apa yang berubah, lalu menarik kesimpulan.
Berikut empat wilayah pemakaian ”observation” yang paling sering muncul, dari yang paling akrab di telinga sampai yang sering bikin salah paham:
Empat wajah ”observation”
❶ Proses mengamati(tak terhitung)⇒ padanan paling aman: pengamatan
・His theory is based on careful observation.(Teorinya berdasar pengamatan yang cermat.)
❷ Hasil atau temuan dari mengamati(bisa dihitung)⇒ temuan, catatan, data pengamatan
・Some interesting observations emerged from this research.(Beberapa temuan menarik muncul dari riset ini.)
❸ Komentar, celetukan, pendapat ⇒ ⚠️ di sini “observasi” SALAH
・That’s a fair observation.(Itu komentar yang masuk akal.)
❹ Pemantauan(medis, keamanan) ⇒ observasi / pemantauan
・She is under observation at the hospital.(Dia sedang diobservasi di rumah sakit.)
Karena bahasa Inggris menganggap komentarmu itu laporan singkat dari hasil memperhatikan. Kamu memandang situasi, menangkap sesuatu, lalu menyampaikannya — itu satu paket kegiatan yang sama.
Jadi kalau temanmu bilang “That’s an interesting observation”, dia sedang memuji “wah, jeli juga kamu”, bukan menyebut kamu sedang meneliti. Terjemahannya cukup “pengamatan yang menarik” atau bahkan “poin yang menarik”.
Contoh kalimat dasar ”observation”
【Proses mengamati】
・The study is based on direct observation of wild orangutans.
(Penelitian itu berdasar pengamatan langsung terhadap orangutan liar.)
・Careful observation of the sky helped early sailors find their way.
(Pengamatan langit yang cermat membantu pelaut zaman dulu menemukan arah.)【Hasil pengamatan】
・He wrote down his observations in a small notebook.
(Dia mencatat hasil pengamatannya di buku kecil.)【Komentar】
・She made a sharp observation about the movie’s ending.
(Dia melontarkan komentar yang tajam soal akhir film itu.)【Pemantauan】
・The patient was kept under observation for two nights.
(Pasien itu diobservasi selama dua malam.)
・The police kept the house under observation.
(Polisi terus mengawasi rumah itu.)
Cara baca observation bahasa Inggris — huruf “s” di sini berbunyi “z”
Ini bagian yang wajib dibaca pelan-pelan, karena kata serapan kita justru menarik lidah ke arah yang salah di tiga titik sekaligus. Kabar baiknya, tiga-tiganya bisa diperbaiki dalam satu latihan.
Tiga titik rawan di ”observation”
❶ Huruf s berbunyi “z”, bukan “s”(/ˌɒbzəˈveɪʃn/).
❌ ob-SER-va-si ⇒ ✅ ob-zer-VEI-syen — dengungkan “obz”, bukan “ops”
❷ Tekanan jatuh di suku kata ketiga: ob-zer-VEI-syen.
❌ ob-SER-va-syen(terbawa kata observasi)⇒ ✅ ob-zer-VEI-syen
❸ Bagian -va- berbunyi “VEI”(/veɪ/), dan akhiran -tion dibaca “syen” satu tarikan(/ʃn/), bukan “si-on”.
※Aksen Amerika: /ˌɑːbzərˈveɪʃn/ — huruf r di tengah ikut terdengar(“ab-zerr-VEI-syen”). Aksen Inggris: /ˌɒbzəˈveɪʃn/ — r-nya hilang(“ob-ze-VEI-syen”). Dua-duanya benar.
Pertanyaan yang tepat sasaran. Sebabnya ada pada huruf b tepat sebelumnya: /b/ itu bunyi bersuara(pita suara bergetar), dan bunyi setelahnya ikut tertular getarannya. Jadilah /bz/, bukan /bs/.
Kamu bisa membuktikannya sendiri: coba ucapkan “ob-ser” dengan “s” tajam — lidahmu akan terasa mengerem sejenak. Lalu ucapkan “obz” mengalir. Yang kedua jauh lebih enteng, dan kebetulan itulah yang benar.
Satu hal lagi yang sering luput: kata kerjanya berbunyi lain sama sekali. Banyak orang sudah rapi mengucapkan ”observation”, lalu terpeleset begitu masuk ke ”observe”.
observation(kata benda)/ˌɒbzəˈveɪʃn/ ⇒ ob-zer-VEI-syen — 4 suku kata, tekanan di suku ke-3
observe(kata kerja)/əbˈzɜːv/ ⇒ əb-ZERV — cuma 2 suku kata, tekanan di suku ke-2, tanpa bunyi “vi”
observer(kata benda)/əbˈzɜːvə/ ⇒ əb-ZER-ver — pengamat
observatory(kata benda)/əbˈzɜːvətri/ ⇒ əb-ZER-və-tri — observatorium
・Let’s observe the results.(Mari kita amati hasilnya.)
・His observation was correct.(Pengamatannya benar.)
Observation vs observasi bahasa Inggris — bedanya bukan arti, tapi tingkat bahasa
Sekarang kita masuk ke bagian yang paling menentukan apakah kalimat Indonesiamu terdengar wajar atau kaku. Ini bukan soal salah-benar arti; keduanya memang berarti sama. Yang berbeda adalah di ruangan mana kata itu pantas diucapkan.
Lihat dulu apa kata KBBI. Yang menarik, KBBI menjelaskan kata serapan itu justru dengan kata-kata asli kita:
observasi(KBBI, kata benda)⇒ “peninjauan secara cermat”
・contoh KBBI: sebelum praktik mengajar, para calon guru mengadakan observasi ke sekolah-sekolah
mengobservasi(KBBI, kata kerja)⇒ “mengawasi dengan teliti; mengamati”
mengamati(KBBI)⇒ “melihat dan memperhatikan dengan teliti”
mengamat-amati(KBBI)⇒ “terus mengawasi dan memperhatikan dengan saksama”
pengamat(KBBI)⇒ “orang yang meneliti; orang yang mengawasi”
pengamatan(KBBI)⇒ “hasil mengamati…; pengawasan terhadap perbuatan orang lain; penelitian”
Perhatikan sesuatu yang lucu di situ: untuk menjelaskan observasi, KBBI memakai peninjauan, dan untuk menjelaskan mengobservasi, KBBI memakai mengamati. Artinya kamus sendiri mengakui bahwa isinya sama persis. Yang membuat kita memilih salah satunya hanyalah rasa.
Coba uji sendiri dengan satu kalimat sederhana. Bayangkan kamu duduk di teras sambil melihat burung, lalu berkata: “aku sedang mengobservasi burung.”
Terdengar seperti apa? Betul — seperti orang yang sedang mengumpulkan data untuk skripsi. Padahal maksudmu cuma “lagi ngeliatin burung”. Kata itu tidak salah; dia cuma kebesaran untuk badan kalimatmu.
Supaya gampang dipakai, susun saja padanannya sebagai tangga — dari yang paling santai sampai yang paling resmi. Semuanya bisa jadi terjemahan ”observation” atau ”observe”, tergantung tempat kalimatmu mendarat.
Tangga rasa: dari obrolan sampai jurnal ilmiah
ngeliatin / merhatiin ⇒ obrolan sehari-hari, media sosial
・dari tadi aku merhatiin dia terus
memperhatikan ⇒ netral, aman di mana saja
・coba perhatikan bentuk daunnya
mengamati / pengamatan ⇒ titik tengah paling serbaguna. Cocok untuk artikel, laporan, berita
・hasil pengamatan menunjukkan…、pengamat politik
meninjau / peninjauan ⇒ resmi, sering soal lokasi dan kebijakan
・bupati meninjau lokasi banjir
observasi / mengobservasi ⇒ akademik, medis, kedinasan
・metode observasi partisipan、lembar observasi、pasien perlu diobservasi
Sekarang bagian yang sering luput dari pelajaran di kelas. Karena observasi terasa berat, banyak pelajar Indonesia malah menghindari ”observation” dalam bahasa Inggris — padahal di sana kata itu biasa saja. Perbandingannya begini:
Bahasa Inggris ⇒ satu kata observation menutupi obrolan santai sampai jurnal ilmiah
・Just an observation, but you look tired today.(Cuma pengamatan sekilas sih, tapi kamu kelihatan capek hari ini.)⇒ santai
・The observation lasted six months.(Pengamatan itu berlangsung enam bulan.)⇒ ilmiah
Bahasa Indonesia ⇒ rentang yang sama dibagi ke beberapa kata
・obrolan ⇒ merhatiin, ngeliatin
・umum ⇒ pengamatan
・ilmiah/medis ⇒ observasi
⚠️ Karena itu, ”observation” dalam bahasa Inggris TIDAK selalu boleh diterjemahkan “observasi”. Sembilan dari sepuluh kali, pengamatan lebih pas.
Dari mana kata “pengamatan” lahir? Dari “amat” yang berarti menatap lekat
Menariknya, kata asli kita punya cerita yang mirip dengan bahasa Inggris. pengamatan tersusun dari peng- + amat + -an, dan amat di sini adalah kata kerja: menatap sesuatu lekat-lekat sampai kamu betul-betul menangkapnya.
Dari satu akar itu tumbuh sekeluarga kata yang mungkin sudah kamu pakai tiap hari tanpa sadar:
- mengamati ⇒ melihat dan memperhatikan dengan teliti ⇒ padanan paling pas untuk observe
- mengamat-amati ⇒ bentuk berulang: terus-menerus mengawasi ⇒ dekat dengan keep watching / monitor
- pengamat ⇒ orang yang meneliti atau mengawasi ⇒ observer
- pengamatan ⇒ proses maupun hasilnya ⇒ observation
- amatan ⇒ bentuk pendek yang sering muncul di tulisan santai ⇒ a quick observation
Tajam sekali kamu menangkapnya, dan jawabannya jujur saja: itu dua kata berbeda yang kebetulan bertabrakan bentuknya. KBBI mencatat amat sebagai kata keterangan yang berarti “terlalu; sangat”, terpisah dari amat yang melahirkan mengamati.
Bahasa memang sering begitu — dua penghuni memakai rumah yang sama. Yang penting untukmu cuma satu: kalau ada imbuhan meng- atau peng- menempel, itu pasti si “menatap”, bukan si “sangat”.
Observation deck artinya apa? Dan kenapa banyak benda memakai kata ini
Kalau kamu pernah naik ke lantai paling atas gedung tinggi untuk melihat kota dari ketinggian, tempat itulah yang disebut observation deck. Kamus mendefinisikannya sebagai “platform yang dibangun agar orang bisa melihat atau menyaksikan sesuatu” — dalam praktiknya, sebuah anjungan pandang di puncak gedung pencakar langit atau menara.
Dalam bahasa Indonesia, kamu akan menemukan beberapa padanan yang sama-sama dipakai:
Padanan observation deck dalam bahasa Indonesia
●dek observasi ⇒ paling sering dipakai media, terjemahan langsung
●anjungan pandang ⇒ terasa lebih Indonesia, memakai kata anjungan(geladak, panggung)
●lantai observasi / dek pandang ⇒ dipakai untuk gedung bertingkat
●menara pandang ⇒ untuk bangunan yang memang berdiri sendiri sebagai menara(=observation tower)
※Di Jakarta ada UP at Thamrin Nine di puncak Autograph Tower. Di dunia, yang paling terkenal antara lain Burj Khalifa(Dubai), Tokyo Skytree(Jepang), Empire State Building(New York), dan CN Tower(Toronto).
Sekarang perhatikan pola yang jauh lebih berguna daripada satu kata itu sendiri. Begitu ”observation” dipasang di depan sebuah benda, artinya selalu sama: 「benda ini dibuat supaya orang bisa memandang dari sana」.
・observation deck ⇒ dek observasi, anjungan pandang di gedung tinggi
・observation tower ⇒ menara pandang
・observation post ⇒ pos pengamatan(istilah militer: tempat memantau musuh)
・observation car ⇒ gerbong kereta berjendela lebar untuk menikmati pemandangan
・observation wheel ⇒ kincir/bianglala raksasa seperti London Eye(bukan sekadar wahana, tapi untuk memandang kota)
・observation balloon ⇒ balon udara pengintai
・observation ward / room ⇒ ruang observasi di rumah sakit
・participant observation ⇒ observasi partisipan(metode penelitian: peneliti ikut masuk ke dalam kelompok yang diamati)
Asal kata ”observation” dan kejutan di baliknya: dulu artinya “menaati”
Sekarang kita telusuri jalur katanya, dan bagian ini memberi hadiah yang jarang diduga — penjelasan kenapa ”observe” juga berarti “menaati aturan”.
Akar Proto-Indo-Eropa: *ser-(melindungi)
↓
Latin: servare(menjaga, mengawasi, menyimpan aman)
↓(ob- + servare)
Latin: observare(mengawasi, mencatat, memperhatikan, menjaga, menaati)
↓
Latin: observationem(tindakan mengawasi, ketaatan, penyelidikan)
↓(sekitar tahun 1200, lewat bahasa Prancis Kuno)
Prancis Kuno: observation
↓(akhir abad ke-14)
Inggris Pertengahan: observation
↓(1550-an)
makna “tindakan memperhatikan” muncul
↓(1590-an)
makna “komentar tentang sesuatu yang diperhatikan” — wajah keempat yang tadi kita bahas
Yang paling mengejutkan justru dari kata kerjanya. Ketika ”observe” pertama kali masuk ke bahasa Inggris pada akhir abad ke-14, artinya bukan “mengamati”, melainkan “menjalankan, menuruti, berpegang pada suatu aturan atau cara hidup”. Makna “melihat, memperhatikan, menyadari” baru menyusul sekitar tahun 1560-an, dan menurut catatan etimologi, jalannya lewat kebiasaan mengamati pertanda(omens).
Bayangkan orang zaman dulu yang percaya pada pertanda: dia menatap langit dan burung untuk membaca kehendak dewa, lalu mematuhi apa pun yang dia baca di sana.
Dua kegiatan itu menempel jadi satu, dan itulah alasan satu kata bisa menampung “memandangi” sekaligus “menaati”. Bahasa menyimpan cara berpikir manusia lama di dalam kosakatanya.
Karena itu, jangan kaget kalau menemukan ”observe” di kalimat yang sama sekali tidak berhubungan dengan mata:
【observe = mengamati, memperhatikan】
・Scientists observed a drop in ozone levels.
(Para ilmuwan mengamati adanya penurunan kadar ozon.)【observe = berkata, berkomentar】(agak formal)
・“He looks tired,” she observed.
(“Dia kelihatan lelah,” ujarnya.)【observe = menaati aturan】
・Both sides have observed the ceasefire.
(Kedua pihak menaati gencatan senjata itu.)
・All employees must observe the safety rules.
(Semua karyawan wajib menaati aturan keselamatan.)【observe = merayakan, menjalankan hari besar】
・Many families observe Ramadan together.
(Banyak keluarga menjalankan Ramadan bersama-sama.)
Jebakan halus: observation dan observance itu dua kata berbeda
Nah, karena ”observe” punya dua nyawa, bahasa Inggris akhirnya membuat dua kata benda yang berbeda — dan orang sering tertukar di sini.
observation atau observance?
observation ⇒ 「urusan mata: mengamati, memperhatikan, mencatat」
= pengamatan
・observation of the stars(pengamatan bintang)
observance ⇒ 「urusan aturan: menjalankan, menaati, merayakan」
= ketaatan, pelaksanaan(adat/ibadah)
・religious observance(pelaksanaan ibadah)
・observance of the law(ketaatan pada hukum)
※observance tercatat lebih tua(pertengahan abad ke-13)daripada observation(akhir abad ke-14)— sesuai urutan maknanya, “menaati” memang datang lebih dulu.
Kenali servare, dapat lima kata sekaligus
Bagian serv- yang berarti “menjaga” muncul di banyak kata penting. Yang membedakan hanya awalannya — dan awalan itu menentukan ke arah mana penjagaannya menghadap.
- observe:「ob-(ke arah, di depan)」+「serve(menjaga)」 ⇒ menjaga mata tetap tertuju ⇒ mengamati, menaati
- conserve:「con-(sepenuhnya)」+「serve」 ⇒ menjaga tetap utuh ⇒ melestarikan, menghemat
- preserve:「pre-(sebelumnya)」+「serve」 ⇒ menjaga sebelum rusak ⇒ mengawetkan, melindungi
- reserve:「re-(kembali, ke belakang)」+「serve」 ⇒ menyimpan untuk nanti ⇒ memesan, cadangan
- observatory:「observare」+「-ory(tempat)」 ⇒ tempat untuk mengamati ⇒ observatorium
Frasa dan kolokasi ”observation” yang sering muncul
Terakhir, kumpulkan pasangan kata yang paling sering menempel pada ”observation”. Menghafal kata sendirian membuatmu mengerti; menghafalnya bersama pasangannya membuatmu bisa memakainya.
・be / keep under observation ⇒ diawasi, dipantau, diobservasi
He is under observation in the ICU.(Dia sedang diobservasi di ICU.)
・powers of observation ⇒ daya pengamatan, kejelian
She has great powers of observation.(Kejeliannya luar biasa.)
・make an observation ⇒ melontarkan komentar/pengamatan
May I make an observation?(Boleh aku menyampaikan satu pengamatan?)
・close / careful / detailed observation ⇒ pengamatan yang cermat dan rinci
・direct observation ⇒ pengamatan langsung
・scientific observation ⇒ pengamatan ilmiah
・casual observation ⇒ pengamatan sekilas, tidak sistematis
・observation skills ⇒ keterampilan mengamati
・based on observation ⇒ berdasarkan pengamatan
Satu frasa di daftar itu layak kamu simpan lebih rapat daripada yang lain: make an observation.
Di rapat atau diskusi kelas, kalimat “May I make an observation?” terdengar sopan sekaligus percaya diri — kamu tidak sedang membantah, kamu sedang menyampaikan apa yang kamu perhatikan. Pendek, aman, dan langsung bisa dipakai besok.
🧭 Cek 30 Detik: kalimatmu dibaca dosen, atau didengar teman?
Artinya sama-sama betul, tapi bahasa Indonesia membagi rasa “observation” jadi beberapa anak tangga. Cari tempat kalimatmu berdiri.
“dari tadi aku merhatiin dia terus”
Aman dipakai di mana saja.
Titik tengah paling serbaguna, paling sering pas untuk observation.
“bupati meninjau lokasi banjir”
“pasien perlu diobservasi”, “metode observasi partisipan”
※ Jebakan: “That’s an interesting observation” = “komentar/pengamatan yang menarik”, BUKAN “observasi yang menarik” — di sini observation cuma berarti celetukan yang jeli.
Rangkuman arti, cara baca, dan penggunaan ”observation”
Berikut rangkuman singkat tentang ”observation”:
⇒ Gambaran intinya: “menjaga mata tetap tertuju ke sesuatu”
⇒ Artinya: pengamatan/hasil pengamatan/komentar atas sesuatu yang diperhatikan/pemantauan(medis)
●Cara baca ⇒ ob-zer-VEI-syen /ˌɒbzəˈveɪʃn/. Huruf s berbunyi “z”, tekanan di suku kata ketiga. Kata kerjanya observe = əb-ZERV(2 suku kata).
●observation vs observasi ⇒ artinya sama, yang beda adalah tingkat bahasanya. observasi terasa akademik/medis, sedangkan ”observation” di bahasa Inggris dipakai santai juga ⇒ terjemahan yang paling sering pas adalah pengamatan, bukan “observasi”.
●⚠️ That’s an interesting observation = “komentar/pengamatan yang menarik”, bukan “observasi yang menarik”.
●observation deck ⇒ dek observasi, anjungan pandang di puncak gedung tinggi. Polanya: observation + benda = “benda untuk memandang”(observation tower / post / car / wheel).
●Kejutan sejarah ⇒ observe mula-mula berarti “menaati, menjalankan”, baru kemudian berarti “mengamati”. Sisa makna lama itu hidup di observe the rules dan di kata observance(ketaatan).
●Keluarga servare ⇒ observe(mata tertuju)/conserve(menjaga utuh)/preserve(menjaga sebelum rusak)/reserve(menyimpan untuk nanti)/observatory(tempat mengamati)
Itu kesimpulan yang matang, dan berlaku untuk banyak kata serapan lain juga: kata pinjaman biasanya membawa suasana tempat dia dipinjam, bukan seluruh isi kata aslinya.
Untuk penutup, simpan satu kalimat yang bisa langsung dipakai: “Based on my observation, it works better this way.”(Berdasarkan pengamatanku, cara ini lebih baik.)Sopan, jelas, dan berguna dari ruang kelas sampai ruang rapat.
「Online Etymology Dictionary, “observation”, “observe”, “observance”, “observant”(https://www.etymonline.com/word/observation)」
「Longman Dictionary of Contemporary English, “observation”, “observe”(https://www.ldoceonline.com/dictionary/observation)」
「Wiktionary, “observation”(IPA dan daftar kata turunan)(https://en.wiktionary.org/wiki/observation)」
「Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online, “observasi”, “mengobservasi”, “amat”, “mengamati”, “pengamat”, “pengamatan”(https://kbbi.web.id/observasi)」
「Merriam-Webster Dictionary, “observation deck”(https://www.merriam-webster.com/dictionary/observation deck)」