Observation Artinya Apa? Arti, Cara Baca, Beda Observation dan Observasi, plus Arti Observation Deck

Kodak
Kata bahasa Inggris hari ini adalah ”observation”!

Susunannya: 「ob-(di depan, ke arah)」「serv(=servare, menjaga, mengawasi)」「-ation(bentuk kata benda)」.

「menjaga mata tetap tertuju ke sesuatu」 itulah gambaran intinya, jadi “observation” = 「pengamatan」「hasil pengamatan」「komentar atas sesuatu yang kita perhatikan」.

Ini gampang dong. Kita kan punya “observasi”, tinggal tempel aja artinya.
Kodak

Hampir benar, dan justru “hampir” itu yang bikin repot. Observasi memang serapan dari kata yang sama, tapi di telinga orang Indonesia kata itu membawa aroma laboratorium, skripsi, dan rumah sakit.

Sementara ”observation” di bahasa Inggris santai saja. Dia dipakai buat penelitian, iya — tapi juga buat celetukan biasa di tengah obrolan. Nah, di situlah kita perlu pelan-pelan.

Arti dan penggunaan ”observation” — gambaran intinya “mata yang terus tertuju”

”observation(cara baca: /ˌɒbzəˈveɪʃn/, kira-kira “ob-zer-VEI-syen”, tekanan di suku kata ketiga【kata benda】)” berarti 「pengamatan; proses mengamati」「hal yang kita temukan dari mengamati」「komentar atau pendapat tentang sesuatu yang diperhatikan」.

Kata ini turun dari Latin observare, yang oleh kamus etimologi diterjemahkan sebagai “watch over, note, heed, look to, attend to, guard, regard, comply with” — mengawasi, mencatat, memperhatikan, menjaga, sampai menaati. Bagian servare berarti “menjaga, mengawasi, menyimpan dengan aman”, dan ob- di depannya berarti “di depan, ke arah”.

Gabungkan keduanya dan kamu dapat satu gambaran yang menyatukan semua pemakaiannya: 「ada sesuatu di depan sana, dan mataku tidak aku lepaskan darinya」.

Kodak

Rasakan bedanya dengan see dan look sebentar, karena ini yang bikin kata tersebut terasa “serius”.

see itu mata kebetulan menangkap sesuatu. look itu mata sengaja diarahkan. Tapi ”observation” menuntut satu hal tambahan: waktu. Kamu bertahan menatap, mencatat apa yang berubah, lalu menarik kesimpulan.

Berikut empat wilayah pemakaian ”observation” yang paling sering muncul, dari yang paling akrab di telinga sampai yang sering bikin salah paham:

Empat wajah ”observation”

Proses mengamati(tak terhitung)⇒ padanan paling aman: pengamatan
His theory is based on careful observation.(Teorinya berdasar pengamatan yang cermat.)

Hasil atau temuan dari mengamati(bisa dihitung)⇒ temuan, catatan, data pengamatan
Some interesting observations emerged from this research.(Beberapa temuan menarik muncul dari riset ini.)

Komentar, celetukan, pendapat ⇒ ⚠️ di sini “observasi” SALAH
That’s a fair observation.(Itu komentar yang masuk akal.)

Pemantauan(medis, keamanan)observasi / pemantauan
She is under observation at the hospital.(Dia sedang diobservasi di rumah sakit.)

Tunggu, nomor tiga itu maksudnya gimana? Kok ngomentarin sesuatu bisa disebut observation?
Kodak

Karena bahasa Inggris menganggap komentarmu itu laporan singkat dari hasil memperhatikan. Kamu memandang situasi, menangkap sesuatu, lalu menyampaikannya — itu satu paket kegiatan yang sama.

Jadi kalau temanmu bilang “That’s an interesting observation”, dia sedang memuji “wah, jeli juga kamu”, bukan menyebut kamu sedang meneliti. Terjemahannya cukup “pengamatan yang menarik” atau bahkan “poin yang menarik”.

Contoh kalimat dasar ”observation”

【Proses mengamati】
・The study is based on direct observation of wild orangutans.
(Penelitian itu berdasar pengamatan langsung terhadap orangutan liar.)
・Careful observation of the sky helped early sailors find their way.
(Pengamatan langit yang cermat membantu pelaut zaman dulu menemukan arah.)

【Hasil pengamatan】
・He wrote down his observations in a small notebook.
(Dia mencatat hasil pengamatannya di buku kecil.)

【Komentar】
・She made a sharp observation about the movie’s ending.
(Dia melontarkan komentar yang tajam soal akhir film itu.)

【Pemantauan】
・The patient was kept under observation for two nights.
(Pasien itu diobservasi selama dua malam.)
・The police kept the house under observation.
(Polisi terus mengawasi rumah itu.)

Cara baca observation bahasa Inggris — huruf “s” di sini berbunyi “z”

Ini bagian yang wajib dibaca pelan-pelan, karena kata serapan kita justru menarik lidah ke arah yang salah di tiga titik sekaligus. Kabar baiknya, tiga-tiganya bisa diperbaiki dalam satu latihan.

Tiga titik rawan di ”observation”

❶ Huruf s berbunyi “z”, bukan “s”(/ˌɒbzəˈveɪʃn/).
❌ ob-SER-va-si ⇒ ✅ ob-zer-VEI-syen — dengungkan “obz”, bukan “ops”

❷ Tekanan jatuh di suku kata ketiga: ob-zer-VEI-syen.
❌ ob-SER-va-syen(terbawa kata observasi)⇒ ✅ ob-zer-VEI-syen

❸ Bagian -va- berbunyi “VEI”(/veɪ/), dan akhiran -tion dibaca “syen” satu tarikan(/ʃn/), bukan “si-on”.

※Aksen Amerika: /ˌɑːbzərˈveɪʃn/ — huruf r di tengah ikut terdengar(“ab-zerr-VEI-syen”). Aksen Inggris: /ˌɒbzəˈveɪʃn/ — r-nya hilang(“ob-ze-VEI-syen”). Dua-duanya benar.

Lah, kenapa huruf s-nya jadi z? Padahal ditulisnya jelas-jelas “s”.
Kodak

Pertanyaan yang tepat sasaran. Sebabnya ada pada huruf b tepat sebelumnya: /b/ itu bunyi bersuara(pita suara bergetar), dan bunyi setelahnya ikut tertular getarannya. Jadilah /bz/, bukan /bs/.

Kamu bisa membuktikannya sendiri: coba ucapkan “ob-ser” dengan “s” tajam — lidahmu akan terasa mengerem sejenak. Lalu ucapkan “obz” mengalir. Yang kedua jauh lebih enteng, dan kebetulan itulah yang benar.

Satu hal lagi yang sering luput: kata kerjanya berbunyi lain sama sekali. Banyak orang sudah rapi mengucapkan ”observation”, lalu terpeleset begitu masuk ke ”observe”.

observation(kata benda)/ˌɒbzəˈveɪʃn/ ⇒ ob-zer-VEI-syen — 4 suku kata, tekanan di suku ke-3
observe(kata kerja)/əbˈzɜːv/ ⇒ əb-ZERV — cuma 2 suku kata, tekanan di suku ke-2, tanpa bunyi “vi”
observer(kata benda)/əbˈzɜːvə/ ⇒ əb-ZER-ver — pengamat
observatory(kata benda)/əbˈzɜːvətri/ ⇒ əb-ZER-və-tri — observatorium

Let’s observe the results.(Mari kita amati hasilnya.)
His observation was correct.(Pengamatannya benar.)

Observation vs observasi bahasa Inggris — bedanya bukan arti, tapi tingkat bahasa

Sekarang kita masuk ke bagian yang paling menentukan apakah kalimat Indonesiamu terdengar wajar atau kaku. Ini bukan soal salah-benar arti; keduanya memang berarti sama. Yang berbeda adalah di ruangan mana kata itu pantas diucapkan.

Lihat dulu apa kata KBBI. Yang menarik, KBBI menjelaskan kata serapan itu justru dengan kata-kata asli kita:

observasi(KBBI, kata benda)⇒ “peninjauan secara cermat”
・contoh KBBI: sebelum praktik mengajar, para calon guru mengadakan observasi ke sekolah-sekolah
mengobservasi(KBBI, kata kerja)⇒ “mengawasi dengan teliti; mengamati”

mengamati(KBBI)⇒ “melihat dan memperhatikan dengan teliti”
mengamat-amati(KBBI)⇒ “terus mengawasi dan memperhatikan dengan saksama”
pengamat(KBBI)⇒ “orang yang meneliti; orang yang mengawasi”
pengamatan(KBBI)⇒ “hasil mengamati…; pengawasan terhadap perbuatan orang lain; penelitian”

Perhatikan sesuatu yang lucu di situ: untuk menjelaskan observasi, KBBI memakai peninjauan, dan untuk menjelaskan mengobservasi, KBBI memakai mengamati. Artinya kamus sendiri mengakui bahwa isinya sama persis. Yang membuat kita memilih salah satunya hanyalah rasa.

Kodak

Coba uji sendiri dengan satu kalimat sederhana. Bayangkan kamu duduk di teras sambil melihat burung, lalu berkata: “aku sedang mengobservasi burung.”

Terdengar seperti apa? Betul — seperti orang yang sedang mengumpulkan data untuk skripsi. Padahal maksudmu cuma “lagi ngeliatin burung”. Kata itu tidak salah; dia cuma kebesaran untuk badan kalimatmu.

Supaya gampang dipakai, susun saja padanannya sebagai tangga — dari yang paling santai sampai yang paling resmi. Semuanya bisa jadi terjemahan ”observation” atau ”observe”, tergantung tempat kalimatmu mendarat.

Tangga rasa: dari obrolan sampai jurnal ilmiah

ngeliatin / merhatiin ⇒ obrolan sehari-hari, media sosial
dari tadi aku merhatiin dia terus

memperhatikan ⇒ netral, aman di mana saja
coba perhatikan bentuk daunnya

mengamati / pengamatantitik tengah paling serbaguna. Cocok untuk artikel, laporan, berita
hasil pengamatan menunjukkan…pengamat politik

meninjau / peninjauan ⇒ resmi, sering soal lokasi dan kebijakan
bupati meninjau lokasi banjir

observasi / mengobservasi ⇒ akademik, medis, kedinasan
metode observasi partisipanlembar observasipasien perlu diobservasi

Oh, jadi kalau nulis laporan praktikum pakai “observasi”, tapi kalau cerita ke temen ya “aku merhatiin” gitu ya?
Kodak
Persis, dan aku senang kamu langsung menaruhnya di dua situasi nyata. Simpan satu pertanyaan penyaring ini: “kalimat ini akan dibaca dosen, atau didengar teman?” Jawabannya langsung memilihkan anak tangga yang tepat untukmu.

Sekarang bagian yang sering luput dari pelajaran di kelas. Karena observasi terasa berat, banyak pelajar Indonesia malah menghindari ”observation” dalam bahasa Inggris — padahal di sana kata itu biasa saja. Perbandingannya begini:

Bahasa Inggris ⇒ satu kata observation menutupi obrolan santai sampai jurnal ilmiah
Just an observation, but you look tired today.(Cuma pengamatan sekilas sih, tapi kamu kelihatan capek hari ini.)⇒ santai
The observation lasted six months.(Pengamatan itu berlangsung enam bulan.)⇒ ilmiah

Bahasa Indonesia ⇒ rentang yang sama dibagi ke beberapa kata
・obrolan ⇒ merhatiin, ngeliatin
・umum ⇒ pengamatan
・ilmiah/medis ⇒ observasi

⚠️ Karena itu, ”observation” dalam bahasa Inggris TIDAK selalu boleh diterjemahkan “observasi”. Sembilan dari sepuluh kali, pengamatan lebih pas.

Dari mana kata “pengamatan” lahir? Dari “amat” yang berarti menatap lekat

Menariknya, kata asli kita punya cerita yang mirip dengan bahasa Inggris. pengamatan tersusun dari peng-amat-an, dan amat di sini adalah kata kerja: menatap sesuatu lekat-lekat sampai kamu betul-betul menangkapnya.

Dari satu akar itu tumbuh sekeluarga kata yang mungkin sudah kamu pakai tiap hari tanpa sadar:

  • mengamati ⇒ melihat dan memperhatikan dengan teliti ⇒ padanan paling pas untuk observe
  • mengamat-amati ⇒ bentuk berulang: terus-menerus mengawasi ⇒ dekat dengan keep watching / monitor
  • pengamat ⇒ orang yang meneliti atau mengawasi ⇒ observer
  • pengamatan ⇒ proses maupun hasilnya ⇒ observation
  • amatan ⇒ bentuk pendek yang sering muncul di tulisan santai ⇒ a quick observation
Eh, tapi “amat” yang aku tahu itu artinya “sangat”, kayak “amat mahal”. Kok bisa nyambung?
Kodak

Tajam sekali kamu menangkapnya, dan jawabannya jujur saja: itu dua kata berbeda yang kebetulan bertabrakan bentuknya. KBBI mencatat amat sebagai kata keterangan yang berarti “terlalu; sangat”, terpisah dari amat yang melahirkan mengamati.

Bahasa memang sering begitu — dua penghuni memakai rumah yang sama. Yang penting untukmu cuma satu: kalau ada imbuhan meng- atau peng- menempel, itu pasti si “menatap”, bukan si “sangat”.

Observation deck artinya apa? Dan kenapa banyak benda memakai kata ini

Kalau kamu pernah naik ke lantai paling atas gedung tinggi untuk melihat kota dari ketinggian, tempat itulah yang disebut observation deck. Kamus mendefinisikannya sebagai “platform yang dibangun agar orang bisa melihat atau menyaksikan sesuatu” — dalam praktiknya, sebuah anjungan pandang di puncak gedung pencakar langit atau menara.

Dalam bahasa Indonesia, kamu akan menemukan beberapa padanan yang sama-sama dipakai:

Padanan observation deck dalam bahasa Indonesia

dek observasipaling sering dipakai media, terjemahan langsung
anjungan pandang ⇒ terasa lebih Indonesia, memakai kata anjungan(geladak, panggung)
lantai observasi / dek pandang ⇒ dipakai untuk gedung bertingkat
menara pandang ⇒ untuk bangunan yang memang berdiri sendiri sebagai menara(=observation tower

※Di Jakarta ada UP at Thamrin Nine di puncak Autograph Tower. Di dunia, yang paling terkenal antara lain Burj Khalifa(Dubai), Tokyo Skytree(Jepang), Empire State Building(New York), dan CN Tower(Toronto).

Sekarang perhatikan pola yang jauh lebih berguna daripada satu kata itu sendiri. Begitu ”observation” dipasang di depan sebuah benda, artinya selalu sama: 「benda ini dibuat supaya orang bisa memandang dari sana」.

observation deck ⇒ dek observasi, anjungan pandang di gedung tinggi
observation tower ⇒ menara pandang
observation post ⇒ pos pengamatan(istilah militer: tempat memantau musuh)
observation car ⇒ gerbong kereta berjendela lebar untuk menikmati pemandangan
observation wheel ⇒ kincir/bianglala raksasa seperti London Eye(bukan sekadar wahana, tapi untuk memandang kota)
observation balloon ⇒ balon udara pengintai
observation ward / room ⇒ ruang observasi di rumah sakit
participant observation ⇒ observasi partisipan(metode penelitian: peneliti ikut masuk ke dalam kelompok yang diamati)

Menara pandang buat mantau musuh sama bianglala buat foto-foto kok bisa dikasih nama yang sama sih?
Kodak
Kelihatannya jauh, tapi keduanya menjawab kebutuhan yang identik: naik lebih tinggi supaya lebih banyak yang terlihat. Bahasa Inggris tidak peduli motifnya perang atau liburan — selama tujuannya “memandang dari atas”, kata yang dipakai ya itu-itu juga.

Asal kata ”observation” dan kejutan di baliknya: dulu artinya “menaati”

Sekarang kita telusuri jalur katanya, dan bagian ini memberi hadiah yang jarang diduga — penjelasan kenapa ”observe” juga berarti “menaati aturan”.

Jalur kata ”observation”
Akar Proto-Indo-Eropa: *ser-melindungi

Latin: servare(menjaga, mengawasi, menyimpan aman)
↓(ob- + servare)
Latin: observare(mengawasi, mencatat, memperhatikan, menjaga, menaati

Latin: observationem(tindakan mengawasi, ketaatan, penyelidikan)
↓(sekitar tahun 1200, lewat bahasa Prancis Kuno)
Prancis Kuno: observation
↓(akhir abad ke-14)
Inggris Pertengahan: observation
↓(1550-an
makna “tindakan memperhatikan” muncul
↓(1590-an
makna “komentar tentang sesuatu yang diperhatikan” — wajah keempat yang tadi kita bahas

Yang paling mengejutkan justru dari kata kerjanya. Ketika ”observe” pertama kali masuk ke bahasa Inggris pada akhir abad ke-14, artinya bukan “mengamati”, melainkan “menjalankan, menuruti, berpegang pada suatu aturan atau cara hidup”. Makna “melihat, memperhatikan, menyadari” baru menyusul sekitar tahun 1560-an, dan menurut catatan etimologi, jalannya lewat kebiasaan mengamati pertanda(omens).

Kodak

Bayangkan orang zaman dulu yang percaya pada pertanda: dia menatap langit dan burung untuk membaca kehendak dewa, lalu mematuhi apa pun yang dia baca di sana.

Dua kegiatan itu menempel jadi satu, dan itulah alasan satu kata bisa menampung “memandangi” sekaligus “menaati”. Bahasa menyimpan cara berpikir manusia lama di dalam kosakatanya.

Karena itu, jangan kaget kalau menemukan ”observe” di kalimat yang sama sekali tidak berhubungan dengan mata:

【observe = mengamati, memperhatikan】
・Scientists observed a drop in ozone levels.
(Para ilmuwan mengamati adanya penurunan kadar ozon.)

【observe = berkata, berkomentar】(agak formal)
・“He looks tired,” she observed.
(“Dia kelihatan lelah,” ujarnya.)

【observe = menaati aturan】
・Both sides have observed the ceasefire.
(Kedua pihak menaati gencatan senjata itu.)
・All employees must observe the safety rules.
(Semua karyawan wajib menaati aturan keselamatan.)

【observe = merayakan, menjalankan hari besar】
・Many families observe Ramadan together.
(Banyak keluarga menjalankan Ramadan bersama-sama.)

Jebakan halus: observation dan observance itu dua kata berbeda

Nah, karena ”observe” punya dua nyawa, bahasa Inggris akhirnya membuat dua kata benda yang berbeda — dan orang sering tertukar di sini.

observation atau observance?

observation ⇒ 「urusan mata: mengamati, memperhatikan, mencatat
pengamatan

observation of the stars(pengamatan bintang)

observance ⇒ 「urusan aturan: menjalankan, menaati, merayakan
ketaatan, pelaksanaan(adat/ibadah)

religious observance(pelaksanaan ibadah)
observance of the law(ketaatan pada hukum)

observance tercatat lebih tua(pertengahan abad ke-13)daripada observation(akhir abad ke-14)— sesuai urutan maknanya, “menaati” memang datang lebih dulu.

Kenali servare, dapat lima kata sekaligus

Bagian serv- yang berarti “menjaga” muncul di banyak kata penting. Yang membedakan hanya awalannya — dan awalan itu menentukan ke arah mana penjagaannya menghadap.

  • observe:「ob-(ke arah, di depan)」+「serve(menjaga)」 ⇒ menjaga mata tetap tertuju ⇒ mengamati, menaati
  • conserve:「con-(sepenuhnya)」+「serve」 ⇒ menjaga tetap utuh ⇒ melestarikan, menghemat
  • preserve:「pre-(sebelumnya)」+「serve」 ⇒ menjaga sebelum rusak ⇒ mengawetkan, melindungi
  • reserve:「re-(kembali, ke belakang)」+「serve」 ⇒ menyimpan untuk nanti ⇒ memesan, cadangan
  • observatory:「observare」+「-ory(tempat)」 ⇒ tempat untuk mengamati ⇒ observatorium
Oh, jadi observatorium itu harfiahnya “tempat mengamati” ya? Aku kira namanya cuma nama.
Kodak
Betul, dan akhiran -ory itu penanda tempat yang bisa langsung kamu pakai lagi: factory(tempat membuat), laboratory(tempat bekerja), dormitory(tempat tidur). Satu akhiran, banyak gedung.

Frasa dan kolokasi ”observation” yang sering muncul

Terakhir, kumpulkan pasangan kata yang paling sering menempel pada ”observation”. Menghafal kata sendirian membuatmu mengerti; menghafalnya bersama pasangannya membuatmu bisa memakainya.

be / keep under observation ⇒ diawasi, dipantau, diobservasi
 He is under observation in the ICU.(Dia sedang diobservasi di ICU.)
powers of observation ⇒ daya pengamatan, kejelian
 She has great powers of observation.(Kejeliannya luar biasa.)
make an observation ⇒ melontarkan komentar/pengamatan
 May I make an observation?(Boleh aku menyampaikan satu pengamatan?)
close / careful / detailed observation ⇒ pengamatan yang cermat dan rinci
direct observation ⇒ pengamatan langsung
scientific observation ⇒ pengamatan ilmiah
casual observation ⇒ pengamatan sekilas, tidak sistematis
observation skills ⇒ keterampilan mengamati
based on observation ⇒ berdasarkan pengamatan

Kodak

Satu frasa di daftar itu layak kamu simpan lebih rapat daripada yang lain: make an observation.

Di rapat atau diskusi kelas, kalimat “May I make an observation?” terdengar sopan sekaligus percaya diri — kamu tidak sedang membantah, kamu sedang menyampaikan apa yang kamu perhatikan. Pendek, aman, dan langsung bisa dipakai besok.

🧭 Cek 30 Detik: kalimatmu dibaca dosen, atau didengar teman?

Artinya sama-sama betul, tapi bahasa Indonesia membagi rasa “observation” jadi beberapa anak tangga. Cari tempat kalimatmu berdiri.

Q1. Di mana kalimat ini akan muncul?
Chat, obrolan santai, media sosial → ngeliatin / merhatiin
“dari tadi aku merhatiin dia terus”
Kalimat netral sehari-hari → memperhatikan
Aman dipakai di mana saja.
Artikel, laporan, berita → mengamati / pengamatan
Titik tengah paling serbaguna, paling sering pas untuk observation.
Kunjungan resmi ke suatu lokasi/kebijakan → meninjau / peninjauan
“bupati meninjau lokasi banjir”
Akademik, medis, kedinasan → observasi / mengobservasi
“pasien perlu diobservasi”, “metode observasi partisipan”

※ Jebakan: “That’s an interesting observation” = “komentar/pengamatan yang menarik”, BUKAN “observasi yang menarik” — di sini observation cuma berarti celetukan yang jeli.

Rangkuman arti, cara baca, dan penggunaan ”observation”

Berikut rangkuman singkat tentang ”observation”:

●”observation” tersusun dari 「ob-(ke arah, di depan)」+「serv(=servare, menjaga)」+「-ation(kata benda)」, dari akar Proto-Indo-Eropa *ser-(melindungi)
⇒ Gambaran intinya: “menjaga mata tetap tertuju ke sesuatu”
⇒ Artinya: pengamatan/hasil pengamatan/komentar atas sesuatu yang diperhatikan/pemantauan(medis)
●Cara baca ⇒ ob-zer-VEI-syen /ˌɒbzəˈveɪʃn/. Huruf s berbunyi “z”, tekanan di suku kata ketiga. Kata kerjanya observe = əb-ZERV(2 suku kata).
●observation vs observasi ⇒ artinya sama, yang beda adalah tingkat bahasanya. observasi terasa akademik/medis, sedangkan ”observation” di bahasa Inggris dipakai santai juga ⇒ terjemahan yang paling sering pas adalah pengamatan, bukan “observasi”.
●⚠️ That’s an interesting observation = “komentar/pengamatan yang menarik”, bukan “observasi yang menarik”.
observation deck ⇒ dek observasi, anjungan pandang di puncak gedung tinggi. Polanya: observation + benda = “benda untuk memandang”(observation tower / post / car / wheel).
●Kejutan sejarah ⇒ observe mula-mula berarti “menaati, menjalankan”, baru kemudian berarti “mengamati”. Sisa makna lama itu hidup di observe the rules dan di kata observance(ketaatan).
●Keluarga servareobserve(mata tertuju)/conserve(menjaga utuh)/preserve(menjaga sebelum rusak)/reserve(menyimpan untuk nanti)/observatory(tempat mengamati)
Ternyata yang paling bikin aku salah selama ini malah kata “observasi” sendiri ya, bukan bahasa Inggrisnya.
Kodak

Itu kesimpulan yang matang, dan berlaku untuk banyak kata serapan lain juga: kata pinjaman biasanya membawa suasana tempat dia dipinjam, bukan seluruh isi kata aslinya.

Untuk penutup, simpan satu kalimat yang bisa langsung dipakai: “Based on my observation, it works better this way.”(Berdasarkan pengamatanku, cara ini lebih baik.)Sopan, jelas, dan berguna dari ruang kelas sampai ruang rapat.

Referensi
「Online Etymology Dictionary, “observation”, “observe”, “observance”, “observant”(https://www.etymonline.com/word/observation)」
「Longman Dictionary of Contemporary English, “observation”, “observe”(https://www.ldoceonline.com/dictionary/observation)」
「Wiktionary, “observation”(IPA dan daftar kata turunan)(https://en.wiktionary.org/wiki/observation)」
「Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online, “observasi”, “mengobservasi”, “amat”, “mengamati”, “pengamat”, “pengamatan”(https://kbbi.web.id/observasi)」
「Merriam-Webster Dictionary, “observation deck”(https://www.merriam-webster.com/dictionary/observation deck)」