Indicate Artinya Apa? Kenapa Kadang Jadi “Menunjukkan”, Kadang “Mengindikasikan”

Kodak
Kata bahasa Inggris hari ini: “indicate”!

Kata ini tersusun dari tiga bagian: “in-“(ke arah ~) + “dic”(berkata, menyebut) + “-ate”(penanda kata kerja).

Gambaran intinya “mengarahkan sesuatu ke satu titik supaya orang sadar”, jadi “indicate” = “menunjukkan”, “menandakan”, “mengisyaratkan”. Nah, satu kata Inggris ini di bahasa kita bisa jatuh ke beberapa kata berbeda, ya kan?

Iya nih! Kadang aku lihat diterjemahkan “menunjukkan”, tapi di berita sering jadi “mengindikasikan”. Bingung, itu sebenarnya sama atau beda?

“indicate” artinya apa? Gambaran intinya “mengarahkan telunjuk sambil bicara”

“indicate” (dibaca: ˈɪndɪkeɪt / ÍN-di-kéit【kata kerja】) artinya “menunjukkan”, “menjadi tanda bahwa ~”, “mengisyaratkan”, “menyatakan (secara singkat)”.

Susunannya “in-“(ke arah, ke dalam) + “dic”(berkata, menyebutkan) + “-ate”(kata kerja), dan benang merah yang menyatukan semua artinya adalah “mengarahkan perhatian ke satu titik”.

Kodak

Bayangkan orang yang mengangkat telunjuk sambil ngomong, “Itu lho, yang di sana.”

Dia tidak memegang bendanya, tidak juga membeberkannya. Dia cuma mengarahkan perhatian kita ke arah tertentu. Itulah rasa dasar “indicate” — dan nanti kamu akan lihat, ini bukan kebetulan sama sekali.

Karena rasa dasarnya “mengarahkan perhatian”, “indicate” dipakai di tiga situasi besar yang sebenarnya satu keluarga:

  • Data atau fakta yang mengarahkan kita ke satu kesimpulan ⇒ “Penelitian ini menunjukkan bahwa ~”
  • Orang yang menyampaikan maksud atau keinginannya ⇒ “Dia mengisyaratkan bahwa dia bersedia”
  • Benda yang secara harfiah menunjuk ke sesuatu ⇒ “Jarum ini menunjuk ke angka 40”
Oh, jadi intinya bukan “memperlihatkan barangnya”, tapi “menunjuk ke arahnya” ya?
Kodak
Persis! Itu kunci untuk membedakannya dari “show” nanti. “indicate” itu sering agak tidak langsung — kamu masih perlu menyimpulkan sendiri.

Contoh kalimat dasar “indicate”

【Menjadi tanda / menunjukkan (dari data, bukti)】
・Research indicates that over 80% of teachers are unhappy with their salary.
(Penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 80% guru tidak puas dengan gajinya.)
・The long skid marks indicated that the driver had tried to brake.
(Bekas ban yang panjang itu menandakan bahwa si pengemudi sempat mengerem.)

【Menyampaikan maksud / mengisyaratkan】
・They have already indicated their willingness to cooperate.
(Mereka sudah menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama.)
・He patted the sofa to indicate that I should sit down.
(Dia menepuk sofa untuk memberi isyarat supaya aku duduk.)

【Menunjuk secara harfiah】
・”That’s her,” he said, indicating a girl near the window.
(”Itu dia,” katanya sambil menunjuk seorang gadis di dekat jendela.)
・Sales targets are indicated on the graph by a dotted line.
(Target penjualan ditandai pada grafik dengan garis putus-putus.)

※Contoh disusun mengacu pada entri “indicate” di Longman Dictionary of Contemporary English dan Dictionary.com.

Cara baca “indicate” dalam bahasa Inggris (hati-hati jebakan kata “indikasi”)

Kalau soal bacanya… aku selalu ragu. Soalnya di kepala aku sudah ada kata “indikasi”, jadi kebawa-bawa.
Kodak
Nah, itu jebakan yang paling sering terjadi buat penutur bahasa Indonesia! Kita bahas pelan-pelan ya.

Bunyinya adalah /ˈɪndɪkeɪt/. Kalau ditulis dengan ejaan kita kira-kira jadi “ÍN-di-kéit”.

Ada dua hal yang harus kamu jaga:

Dua titik rawan saat membaca “indicate”

① Tekanan jatuh di suku kata PERTAMA
IN-di-keit ⇒ bukan “in-DI-keit”, bukan juga “in-di-KEIT”.
Kata “indikasi” dalam bahasa Indonesia tekanannya di belakang (in-di-KA-si), jadi refleks itu harus kamu tahan.

② Bagian “-cate” dibaca /keɪt/, bukan /kət/
Bunyinya “kéit” seperti pada kata “eight” atau “late” — bukan “ket” pendek.
Jadi: IN-di-kéit. Bagian akhir ini justru yang paling sering dipotong pendek oleh pemula.

Yang menarik, begitu kata ini berubah bentuk, letak tekanannya ikut berpindah. Ini sering bikin orang salah baca padahal sudah hafal kata dasarnya:

indicate /ˈɪndɪkeɪt/ ⇒ ÍN-di-keit(kata kerja: menunjukkan)

indication /ˌɪndɪˈkeɪʃən/ ⇒ in-di-KÉI-syen(kata benda: tanda, petunjuk)

indicator /ˈɪndɪkeɪtə(r)/ ⇒ ÍN-di-kei-ter(kata benda: indikator; di Inggris juga berarti lampu sein)

indicative /ɪnˈdɪkətɪv/ ⇒ in--ke-tiv(kata sifat: menjadi pertanda)

Wah, “indicative” tekanannya pindah ke tengah! Gitu ya… berarti nggak bisa asal ikut pola kata dasarnya.
Kodak
Betul. Tapi ada trik gampang: akhiran “-tion” dan “-ic” selalu menarik tekanan ke suku kata tepat sebelumnya. Sekali kamu tahu polanya, bukan cuma “indicate”, ratusan kata lain ikut kebuka.

“Menunjukkan” dalam bahasa Inggris: kenapa kita punya dua lapis kata, tapi Inggris cuma satu

Ini bagian yang paling penting, dan sekaligus paling sering bikin orang Indonesia ragu waktu menerjemahkan.

Bahasa Indonesia punya dua lapis kata untuk gagasan “menunjukkan”:

Lapis pertama: menunjukkan — kata asli, dipakai di mana saja, dari obrolan warung sampai skripsi
Lapis kedua: mengindikasikan — kata serapan, terasa ilmiah, resmi, khas berita dan laporan
Iya! Kalau aku bilang “mengindikasikan” ke teman waktu nongkrong, pasti aku diketawain. Kedengaran kayak pembaca berita.
Kodak

Hahaha, tepat sekali! Dan di sinilah masalahnya: bahasa Inggris tidak punya dua lapis itu.

Kata “indicate” satu-satunya, dan dia menutupi kedua lapis kita sekaligus. Jadi arah “Inggris ke Indonesia” itu satu jadi banyak, sementara arah “Indonesia ke Inggris” banyak jadi satu.

Akibatnya, satu kalimat Inggris yang sama bisa diterjemahkan berbeda tergantung nuansanya:

Satu kalimat, dua rasa terjemahan

The data indicates a decline in sales.

⇒ “Data itu menunjukkan penurunan penjualan.”
 (netral, enak dibaca siapa saja — pilihan aman)

⇒ “Data itu mengindikasikan adanya penurunan penjualan.”
 (terasa lebih hati-hati dan formal, seolah masih perlu dibuktikan lebih lanjut — cocok untuk laporan)

Tapi cerita belum selesai. Selain dua lapis tadi, ada dua kata lain yang wilayahnya bersinggungan, dan bedanya halus tapi nyata.

“menandakan” — ketika sesuatu jadi pertanda

KBBI mendefinisikan menandakan sebagai “menyatakan atau menunjukkan (bahwa)” sekaligus “menjadi tanda; memberi alamat (bahwa)”.

Contoh dari KBBI sendiri sangat mengena: “tidak dibalasnya suratmu itu menandakan bahwa dia benci kepadamu”.

Kodak

Perhatikan contohnya ya: yang jadi “tanda” itu justru sesuatu yang tidak terjadi — surat yang tidak dibalas.

Di situlah rasa khas “menandakan”: ada gejala kecil, lalu kita menarik kesimpulan besar darinya. Dalam bahasa Inggris, ini juga wilayah “indicate”!

Oh, jadi kalau ada gejala terus kita simpulkan sesuatu, itu “menandakan” ya? Kayak “langit mendung menandakan mau hujan”?
Kodak
Sempurna! Dan dalam bahasa Inggris itu jadi “Dark clouds indicate rain.” Sama persis kata kerjanya.

“menyatakan” — ketika yang bicara adalah orangnya

KBBI mencatat menyatakan punya arti “menunjukkan; memperlihatkan; menandakan”, tapi juga “mengatakan; mengemukakan (pikiran, isi hati)”.

Arti kedua itulah yang membedakannya: menyatakan paling sering dipakai kalau ada manusia yang sengaja menyampaikan sesuatu.

Nah, “indicate” juga punya sisi ini — ingat contoh tadi, “They indicated their willingness to cooperate.”

menunjukkan ⇒ paling luas dan paling aman. Kalau ragu, pakai ini. Bisa untuk data, orang, maupun benda yang menunjuk.

mengindikasikan ⇒ nada ilmiah dan berita. Cocok untuk data, hasil riset, dugaan yang belum pasti. Jangan dipakai di obrolan santai.

menandakan ⇒ ada gejala kecil yang jadi pertanda hal lain. Rasanya seperti membaca isyarat alam atau situasi.

menyatakan ⇒ ada orang yang sengaja menyampaikan maksud atau pendapatnya.

Gitu ya… jadi waktu ketemu “indicate” di teks Inggris, aku harus tanya dulu: ini datanya yang ngomong, gejalanya yang ngomong, atau orangnya yang ngomong?
Kodak

Itu pertanyaan yang tepat banget! Kamu sudah menangkap intinya.

Dan kabar baiknya: kalau kamu menulis dalam bahasa Inggris, kamu tidak perlu memilih. Semua situasi itu boleh pakai “indicate”. Yang repot cuma pas menerjemahkan ke bahasa kita, ya kan?

“indicate” vs “show” bedanya di mana?

Nah ini yang dari tadi aku penasaran. Kalau dua-duanya jadi “menunjukkan”, kenapa nggak pakai “show” saja terus? Kan lebih gampang.
Kodak
Pertanyaan bagus! Sebenarnya banyak kalimat di mana keduanya memang bisa saling tukar. Tapi ada satu perbedaan yang konsisten, dan kalau kamu pegang ini, kamu tidak akan salah lagi.
show ⇒ “membuat sesuatu terlihat langsung oleh mata” = memperlihatkan, memamerkan, membuktikan secara terang-terangan
indicate ⇒ “mengarahkan perhatian ke sesuatu, lalu orang menyimpulkan sendiri” = menandakan, mengisyaratkan, memberi petunjuk

Gampangnya: “show” menaruh barangnya di depan matamu. “indicate” menunjuk ke arah barang itu.

Karena itu, “show” terasa lebih langsung dan lebih hangat, sedangkan “indicate” terasa lebih jauh, lebih hati-hati, dan lebih formal.

Rasakan bedanya lewat situasi nyata

She showed me her passport.
「Dia memperlihatkan paspornya kepadaku.」
⇒ Bendanya benar-benar dikeluarkan dan aku melihatnya dengan mata. Di sini “indicate” terdengar aneh, karena tidak ada yang perlu disimpulkan.

Her silence indicated that she disagreed.
「Diamnya menandakan bahwa dia tidak setuju.」
⇒ Dia tidak mengatakan apa-apa. Aku yang menyimpulkan. Di sini “indicate” jauh lebih pas daripada “show”.

The graph shows / indicates a sharp increase.
「Grafik itu menunjukkan kenaikan tajam.」
⇒ Dua-duanya benar! Bedanya tipis: “show” = angkanya kelihatan jelas di grafik, “indicate” = grafik itu mengarahkan kita pada kesimpulan adanya kenaikan. Di laporan resmi, “indicate” lebih sering dipilih.

Oh, jadi kalau ada barangnya beneran di depan mata, pakai “show”. Kalau harus mikir dulu baru ngerti, pakai “indicate” ya?
Kodak

Itu ringkasan yang bagus banget! Simpan kalimat itu baik-baik ya.

Oh iya, ada satu petunjuk praktis lagi: “indicate” hampir tidak pernah muncul di percakapan santai. Kamu akan menemukannya di jurnal, laporan, berita, dan soal TOEFL — bukan di obrolan sama teman. Dari situ saja kamu sudah bisa merasakan bobotnya.

Bagaimana dengan “suggest”, “signal”, dan “point out”?

Kalau kamu sudah paham “indicate”, tiga kata ini jadi mudah karena masing-masing menempati sudut yang berbeda:

  • suggest:paling lemah dan paling berhati-hati. “Sepertinya begini, tapi belum tentu.” ⇒ The results suggest a possible link.(Hasilnya mengisyaratkan kemungkinan adanya kaitan.)
  • indicate:di tengah. Ada dasar yang cukup kuat untuk menyimpulkan. ⇒ The results indicate a clear link.(Hasilnya menunjukkan adanya kaitan yang jelas.)
  • demonstrate / prove:paling kuat. Sudah terbukti, tidak bisa dibantah. ⇒ The results prove the link.(Hasilnya membuktikan kaitan itu.)
  • signal:memberi tanda yang sengaja dan mencolok, sering untuk perubahan besar. ⇒ The speech signalled a change in policy.(Pidato itu menjadi sinyal perubahan kebijakan.)
  • point out:menunjuk sambil berkata, biasanya untuk hal yang orang lain belum sadari. ⇒ He pointed out a mistake in my essay.(Dia menunjukkan satu kesalahan di esaiku.)
Kodak

Kalau kamu menulis esai akademik dalam bahasa Inggris, urutan suggest → indicate → demonstrate ini wajib kamu kuasai.

Salah pilih, dan tulisanmu bisa terdengar terlalu sombong atau justru terlalu ragu-ragu — padahal datanya sama saja!

Pola tata bahasa “indicate” yang wajib dihafal

Setelah paham artinya, sekarang kita lihat bentuk kalimatnya. “indicate” punya beberapa pola tetap, dan kabar baiknya cuma ada empat.

1. Pola paling sering: “indicate that ~”

Ini bentuk nomor satu, terutama untuk data dan penelitian. Kata “that” boleh dihilangkan dalam tulisan santai, tapi di tulisan resmi sebaiknya tetap ditulis.

【Contoh】
・The survey indicates that young people read fewer books than before.
(Survei itu menunjukkan bahwa anak muda lebih sedikit membaca buku dibanding dulu.)
・Everything indicates that he was telling the truth.
(Segala sesuatu menandakan bahwa dia berkata jujur.)

2. “indicate + kata benda”

Kalau yang ditunjuk cukup diungkapkan dengan satu kata benda, tidak perlu “that”.

【Contoh】
・A red light indicates danger.
(Lampu merah menandakan bahaya.)
・Please indicate your preferred date on the form.
(Mohon cantumkan tanggal yang kamu pilih pada formulir.)

Eh, yang kedua itu artinya jadi “mencantumkan” ya? Kok bisa?
Kodak

Bagus, kamu jeli! Itu tetap sama kok gambaran intinya: kamu menandai satu titik di formulir supaya orang lain tahu pilihanmu. Menunjuk juga, kan?

Kalimat model ini sering banget muncul di formulir pendaftaran dan email resmi, jadi hafalkan ya.

3. “indicate to somebody that ~”

Kalau kamu ingin menyebutkan kepada siapa isyarat itu diberikan, sisipkan “to + orang”. Perhatikan: yang benar adalah “indicate to me”, bukan “indicate me”.

【Contoh】
・He indicated to us that the meeting was over.
(Dia memberi isyarat kepada kami bahwa rapatnya sudah selesai.)

※Salah:He indicated us that ~ ⇒ “to” tidak boleh hilang.

4. Bonus khas Inggris Britania: “indicate” = menyalakan lampu sein

Di Inggris, “indicate” juga dipakai tanpa objek untuk arti memberi sein saat berkendara. Lampu seinnya sendiri disebut “indicator”.

【Contoh】
・Don’t forget to indicate before you turn.
(Jangan lupa kasih sein sebelum belok.)

Kodak

Menarik, ya? Kata “sein” yang kita pakai sehari-hari itu sendiri kata serapan, dan KBBI mengartikannya “tanda; isyarat”.

Jadi “memberi sein” = “memberi isyarat ke arah mana aku akan belok” — persis gambaran inti “indicate”! Mobilmu benar-benar sedang menunjuk arah.

Wah, nyambung banget! Jadi lampu sein itu ya telunjuknya mobil ya.

“Indikasi” di kemasan obat: arti khusus “indicate” di dunia medis

Coba ambil kotak obat yang ada di rumahmu. Hampir pasti ada tulisan “Indikasi” dan “Kontraindikasi” di sana.

Ini bukan kebetulan — dua kata itu datang langsung dari “indicate”, dan artinya sangat spesifik:

Indikasi ⇒ kondisi atau penyakit yang membuat obat ini boleh dan tepat dipakai
Kontraindikasi ⇒ kondisi yang justru membuat obat ini tidak boleh dipakai(”kontra-” = berlawanan)
Oh! Selama ini aku baca bagian itu tapi nggak pernah kepikiran kalau asalnya dari kata yang sama.
Kodak

Logikanya begini: gejala pasien “menunjuk” ke obat yang tepat.

Demam dan nyeri itu seolah mengangkat telunjuk ke arah satu obat tertentu dan berkata, “yang ini.” Itulah kenapa dalam dunia medis “indikasi” berarti “alasan yang membenarkan pemakaian obat ini”.

Dalam bahasa Inggris, arti medis ini biasanya muncul dalam bentuk pasif, dan ini pola yang wajib kamu kenali:

【Contoh dalam teks medis】
・This drug is indicated for the treatment of high blood pressure.
(Obat ini diindikasikan untuk pengobatan tekanan darah tinggi.)
・Surgery is not indicated in this case.
(Pada kasus ini, operasi tidak dianjurkan / tidak diindikasikan.)
・Ibuprofen is contraindicated in patients with asthma.
(Ibuprofen merupakan kontraindikasi bagi pasien asma.)

Kodak

Perhatikan kalimat kedua ya! “is not indicated” di teks medis bukan berarti “tidak ditunjukkan” — artinya “tidak disarankan, tidak diperlukan”.

Kalau kamu terjemahkan harfiah, artinya bisa melenceng jauh. Ini jebakan klasik!

Oh iya, dalam bahasa Indonesia sehari-hari kata “indikasi” juga sering muncul di berita dengan arti yang lebih longgar — misalnya “ada indikasi kecurangan dalam proyek itu”.

KBBI sendiri mendefinisikan indikasi sebagai “tanda-tanda yang menarik perhatian; petunjuk” — jadi arti umum inilah yang paling dekat dengan “indication” dalam bahasa Inggris.

Asal-usul kata “indicate”: ternyata berawal dari jari telunjuk

Sekarang bagian yang paling seru. Kalau kita telusuri sejarahnya, akan ketahuan kenapa dari tadi aku terus-terusan bicara soal telunjuk.

“indicate” masuk ke bahasa Inggris sekitar tahun 1650-an, diserap dari bahasa Latin “indicare” yang berarti “menunjuk, memberitahukan”.

Origin of indicate
1650s, “to point out,” back-formation from indication, or else from Latin indicatus, past participle of indicare “to point out, show, make known” (from in- “into, in, on, upon” + dicare “proclaim”).

Terjemahan: Tahun 1650-an, dengan arti “menunjuk”. Terbentuk dari kata “indication”, atau berasal dari bahasa Latin “indicatus”, bentuk lampau dari “indicare” (“menunjuk, memperlihatkan, memberitahukan”) — yang tersusun dari “in-“(ke dalam, ke atas, ke arah) + “dicare”(memaklumkan, mengumumkan).

※Dikutip dan diringkas dari「Online Etymology Dictionary

Nah, kata Latin “indicare” ini punya saudara kandung yang jauh lebih kamu kenal: “index”.

Dan arti asli “index” dalam bahasa Latin adalah…

index = JARI TELUNJUK

Dalam bahasa Latin, “index” berarti “orang yang menunjuk; apa pun yang menunjuk” — dan pemakaian aslinya adalah untuk jari telunjuk.

Baru kemudian artinya berkembang jadi “daftar isi di belakang buku” (akhir abad ke-16), lalu jadi “indeks” dalam statistik dan ekonomi (abad ke-19).

Dalam bahasa Inggris modern, jari telunjuk masih disebut “index finger”.

Tunggu… telunjuk?! Berarti “indeks harga saham” dan “jari telunjuk” itu satu keluarga kata?
Kodak

Iya, benar-benar satu keluarga! Indeks itu kan angka yang “menunjuk” ke kondisi ekonomi, dan daftar indeks di buku itu “menunjuk” ke halaman berapa. Semuanya jari telunjuk dalam bentuk lain.

Dan sekarang bagian favoritku: coba pikirkan kata “telunjuk” dalam bahasa kita.

Eh… “telunjuk” itu dari kata “tunjuk”! Jadi bahasa Indonesia juga menamai jarinya dari fungsi menunjuk?
Kodak

Tepat sekali! Dua bahasa yang sama sekali tidak berhubungan, tapi memilih logika yang persis sama.

Bahkan KBBI mendefinisikan “menunjuk” sebagai “mengacungkan jari telunjuk ke ~”. Jadi kalau kamu ingat telunjuk ⇔ index ⇔ indicate, kata ini tidak akan pernah lepas dari ingatanmu lagi.

Mengenal bagian kata: “in-” + “dic” + “-ate”

Sekarang kita bongkar potongannya satu per satu. Bagian tengahnya adalah kunci yang membuka puluhan kata lain.

“in-” adalah bagian yang berarti “ke dalam, ke arah, ke atas”

Banyak orang mengira “in-” selalu berarti “tidak” (seperti pada impossible atau incorrect), tapi sebenarnya ada dua “in-” yang berbeda dalam bahasa Inggris.

Pada “indicate”, yang dipakai adalah “in-” yang berarti “ke arah ~” — bukan yang bermakna penyangkalan.

Kodak

Ini penting banget lho! Kalau kamu salah menebak, artinya bisa terbalik 180 derajat.

Contoh “in-” yang berarti “ke arah / ke dalam”: include(menutup ke dalam ⇒ mencakup), import(membawa ke dalam ⇒ mengimpor), invade(berjalan masuk ⇒ menyerbu).

“dic” adalah bagian yang berarti “berkata, memaklumkan”

Ini jantungnya. Bagian “dic / dict” berasal dari akar yang sangat tua yang berarti “menunjukkan” sekaligus “mengucapkan dengan khidmat”.

Dua arti itu — menunjuk dan berkata — melebur jadi satu, dan itulah alasan “indicate” bisa berarti “menunjuk” maupun “menyatakan”.

Kalau kamu hafal potongan “dic / dict” ini, kata-kata berikut langsung terasa masuk akal:

  • dictionary:kumpulan “kata-kata yang diucapkan” ⇒ kamus
  • predict:”pre-(sebelum)” + “dict(berkata)” ⇒ meramalkan(mengatakan sebelum terjadi)
  • dictate:mengucapkan supaya ditulis orang lain ⇒ mendikte, memerintah
  • dedicate:”de-(menjauh, sepenuhnya)” + “dicare(memaklumkan)” ⇒ mempersembahkan, mendedikasikan
  • verdict:”ver(benar)” + “dict(dikatakan)” ⇒ vonis, putusan pengadilan(yang dinyatakan benar)
  • index / indeks:yang menunjuk ⇒ daftar isi, indeks, jari telunjuk
Gila, satu potongan kecil bisa buka sebanyak itu! Dan “diksi” yang suka dibahas di pelajaran sastra itu juga dari sini ya?
Kodak

Betul sekali — “diction” alias “diksi” (pilihan kata) juga anggota keluarga yang sama!

Kamu lihat kan, banyak kata serapan di bahasa Indonesia yang sebenarnya bisa jadi jembatan buat menghafal kosakata Inggris. Sayang banget kalau tidak dimanfaatkan, ya kan?

“-ate” adalah bagian yang mengubahnya jadi kata kerja

Akhiran “-ate” tugasnya sederhana: mengubah sebuah gagasan menjadi kata kerja yang berarti “melakukan hal itu”.

Kamu sudah sering ketemu dia: create, separate, celebrate, communicate, educate — semuanya kata kerja.

Kodak

Jadi kalau digabung semuanya: “in-(ke arah)” + “dic(berkata)” + “-ate(melakukan)” = “berkata sambil mengarah ke sesuatu”.

Dari sana lahir semua artinya: menunjuk, menandakan, mengisyaratkan, menyatakan. Satu gambaran, banyak wajah!

Rangkuman arti dan cara mengingat “indicate”

Berikut ringkasan semua yang sudah kita bahas hari ini.

“indicate” tersusun dari “in-(ke arah)” + “dic(berkata)” + “-ate(kata kerja)”
⇒Gambaran intinya “mengarahkan perhatian ke satu titik supaya orang sadar”
⇒Artinya: menunjukkan, menandakan, mengisyaratkan, menyatakan secara singkat

Cara baca ⇒ /ˈɪndɪkeɪt/ = “ÍN-di-kéit”. Tekanan di suku kata pertama! Jangan terbawa pola “in-di-KA-si” bahasa Indonesia.

Bedanya dengan “show” ⇒ “show” menaruh barangnya di depan matamu, “indicate” menunjuk ke arahnya lalu kamu yang menyimpulkan. “indicate” lebih formal dan lebih tidak langsung.

Padanan Indonesianyamenunjukkan(paling luas dan aman) / mengindikasikan(ilmiah, berita) / menandakan(ada gejala jadi pertanda) / menyatakan(ada orang yang menyampaikan). Bahasa Inggris cuma punya satu kata untuk semuanya.

Pola tata bahasa ⇒ “indicate that ~” paling sering. Ingat juga “indicate to somebody” — “to” tidak boleh hilang.

Trik menghafalindex = jari telunjuk, dan dalam bahasa kita jari itu namanya telunjuk (dari “tunjuk”). Dua bahasa, satu logika!

Oh, jadi begitu ya! Sekarang aku ngerti kenapa “indicate” kadang jadi “menunjukkan”, kadang “mengindikasikan” — bukan penerjemahnya yang plin-plan, tapi memang bahasa kita yang punya dua lapis.
Kodak

Nah, itu kesimpulan yang keren banget!

Dan ingat: begitu kamu menulis dalam bahasa Inggris, semua kerumitan itu hilang. Cukup satu kata — “indicate” — sambil membayangkan telunjuk yang mengarah ke sesuatu. Selamat mencoba ya!

Referensi
「Online Etymology Dictionary — entri “indicate”, “index”, “dedicate”(https://www.etymonline.com/word/indicate)」
「Longman Dictionary of Contemporary English — entri “indicate”, “indicative”, “show”(https://www.ldoceonline.com/dictionary/indicate)」
「Dictionary.com — entri “indicate”(https://www.dictionary.com/browse/indicate)」
「KBBI Daring — entri “indikasi”, “tunjuk”, “tanda”, “nyata”, “sein”(https://kbbi.web.id/indikasi)」