Kata ini terdiri dari dua bagian: “contra-“ (melawan, berhadapan) + “dict” (berbicara, mengatakan).
Jadi gambaran intinya adalah “berbicara melawan”, dan dari situ lahir arti “contradiction” = “pertentangan”, “hal yang saling bertentangan”, “bantahan”. Gampang, ya kan?
Nah, di situ jebakannya! Bentuknya memang bersaudara, tapi rasa bahasanya beda jauh.
Kalau kamu bilang “kontradiksi” ke teman di warung kopi, terdengar kayak lagi seminar, kan? Sementara di bahasa Inggris, “contradiction” itu kata biasa yang dipakai orang sehari-hari. Itu yang mau aku bahas tuntas di artikel ini.
- 1 “Contradiction” artinya pertentangan — gambaran intinya “berbicara melawan”
- 2 Cara baca “contradiction” dalam bahasa Inggris: jangan terjebak lidah Indonesia
- 3 “Contradiction” vs “kontradiksi”: kenapa rasanya beda padahal bentuknya sama?
- 4 “Bertentangan” bahasa Inggrisnya apa? Ini kuncinya: ubah kata kerja jadi kata benda
- 5 Frasa penting yang wajib dihafal bersama “contradiction”
- 6 Asal-usul kata “contradiction”: dari bahasa Latin “berbicara melawan”
- 7 Kenali keluarganya: “contra-” dan “dict” muncul di mana-mana
- 8 Rangkuman: arti, cara baca, dan cara pakai “contradiction”
“Contradiction” artinya pertentangan — gambaran intinya “berbicara melawan”
“contradiction” (cara baca: /ˌkɑːn.trəˈdɪk.ʃən/ — kon-tre-DIK-syen 【kata benda】) artinya “pertentangan”, “ketidaksesuaian antara dua hal”, “hal yang saling bertolak belakang”, dan juga “bantahan / sanggahan”.
Kata ini tersusun dari “contra-” (melawan, berhadapan) + “dict” (berbicara), sehingga gambaran inti yang selalu melekat adalah “berbicara melawan sesuatu yang sudah dikatakan”.
Bayangkan ada satu pernyataan yang sudah berdiri di depanmu. Lalu datang pernyataan kedua yang berdiri persis di depannya sambil berkata “tidak, bukan begitu”.
Dua-duanya tidak bisa benar bersamaan. Situasi itulah yang disebut “contradiction”.
Tepat sekali, itu poin yang sering dilewatkan pemula!
Dua hal yang cuma berbeda itu belum tentu contradiction. Kopi dan teh itu berbeda, tapi tidak bertentangan. Tapi kalau kamu bilang “aku nggak pernah minum kopi” lalu besoknya ketahuan tiap pagi ngopi — nah, itu baru contradiction, karena keduanya tidak mungkin benar bersamaan.
Perlu diingat juga bahwa “contradiction” adalah kata benda. Bentuk kata kerjanya adalah “contradict”, dan bentuk kata sifatnya adalah “contradictory”. Tiga bersaudara ini akan sering kamu temui bersamaan, jadi hafalkan sekaligus saja.
Contoh kalimat dasar “contradiction”
【Arti 1: pertentangan / ketidaksesuaian】
・There is a clear contradiction between what he says and what he does.
(Ada pertentangan yang jelas antara apa yang dia katakan dan apa yang dia lakukan.)
・Her report was full of contradictions.
(Laporannya penuh dengan hal-hal yang saling bertentangan.)
・I don’t see any contradiction in wanting both freedom and security.
(Menurutku tidak ada yang bertentangan dari menginginkan kebebasan sekaligus rasa aman.)【Arti 2: bantahan / sanggahan】
・He listened to the criticism without contradiction.
(Dia mendengarkan kritik itu tanpa membantah sedikit pun.)【Bentuk kata kerja: contradict】
・The new data contradicts the earlier study.
(Data baru itu bertentangan dengan penelitian sebelumnya.)
・Please don’t contradict me in front of the customers.
(Tolong jangan membantahku di depan pelanggan.)【Bentuk kata sifat: contradictory】
・We got two contradictory answers from the same office.
(Kami dapat dua jawaban yang saling bertentangan dari kantor yang sama.)
Bagus, kamu jeli! Justru itu arti aslinya, lho.
Ingat lagi bagiannya: contra (melawan) + dict (berbicara). Jadi “contradict someone” = berbicara melawan orang itu = “membantah”, “menyanggah”, “menyangkal ucapannya”.
KBBI mendefinisikan membantah sebagai “melawan (menentang, menyerang) perkataan orang” — persis sekali, ya kan?
Cara baca “contradiction” dalam bahasa Inggris: jangan terjebak lidah Indonesia
Ini bagian yang paling banyak bikin orang Indonesia salah, karena kita sudah terlanjur akrab dengan bentuk serapan “kontradiksi”.
Cara baca “contradiction”
Lambang fonetik: /ˌkɒn.trəˈdɪk.ʃən/ (Inggris British) / /ˌkɑːn.trəˈdɪk.ʃən/ (Inggris Amerika)
Perkiraan dengan ejaan Indonesia: kon-tre-DIK-syen
Jumlah suku kata: 4 suku kata
Tekanan utama: suku kata ketiga, DIK
Coba bandingkan sendiri, ya!
“Kontradiksi” versi Indonesia itu 5 suku kata: kon-tra-dik-si.
“Contradiction” versi Inggris cuma 4 suku kata: kon-tre-DIK-syen.
Cuma beda satu suku kata, tapi ini yang bikin ucapanmu langsung terdengar “Indonesia banget” kalau salah.
Hehe, itu jebakan nomor satu! Tenang, hampir semua pemula begitu kok.
Kuncinya: akhiran -tion di bahasa Inggris selalu dibaca “syen”, bukan “si-on”. Bukan cuma di kata ini — nation jadi “NEY-syen”, action jadi “AK-syen”, education jadi “e-ju-KEY-syen”. Sekali kamu kunci pola ini, ratusan kata lain ikut beres.
Ada tiga hal lagi yang sebaiknya kamu perhatikan supaya pengucapannya terdengar alami.
1. Huruf “a” di bagian “-tra-” berubah jadi bunyi lemah
Di bahasa Indonesia, huruf a selalu dibaca jelas “a”. Tapi di bahasa Inggris, vokal pada suku kata yang tidak mendapat tekanan sering meluruh menjadi bunyi samar yang disebut schwa /ə/.
Jadi “-tra-” di sini bukan “tra” yang tegas, melainkan lebih mirip “tre” dengan e pepet — seperti e pada kata “beras” atau “empat”. Kalau kamu baca “kon-TRA-dik-syen” dengan a yang jelas dan keras, penutur asli mungkin butuh sedetik untuk mencerna.
2. Tekanan jatuh di “DIK”, bukan di depan
Bahasa Indonesia relatif rata tekanannya, jadi kita cenderung membaca semua suku kata dengan bobot yang sama. Dalam bahasa Inggris, satu suku kata harus menonjol.
Untuk kata ini, yang menonjol adalah DIK. Ucapkan bagian itu sedikit lebih keras dan lebih panjang: kon-tre-DIK-syen.
3. Bentuk kata kerjanya berakhir dengan gugus konsonan “-kt”
Bentuk kata kerja “contradict” dibaca /ˌkɑːn.trəˈdɪkt/ — “kon-tre-DIKT”. Perhatikan bahwa ia berakhir dengan dua konsonan berdempet, k + t, tanpa vokal di belakangnya.
Lidah Indonesia biasanya refleks menambahkan bunyi vokal (“dikte”, “dik-tu”). Latih pelan-pelan: hentikan napas di k, lalu lepaskan t tipis-tipis saja.
Persis! Dan kabar baiknya, contradictory (/ˌkɑːn.trəˈdɪk.tər.i/ — “kon-tre-DIK-te-ri”) juga menaruh tekanannya di DIK yang sama.
Jadi begitu kamu kuasai satu, dua saudaranya ikut lancar.
“Contradiction” vs “kontradiksi”: kenapa rasanya beda padahal bentuknya sama?
Sekarang kita masuk ke inti artikel ini — bagian yang menurutku paling berguna buat pelajar Indonesia.
Nah! Itulah yang disebut register, yaitu tingkat keformalan sebuah kata.
Dalam bahasa Indonesia, “kontradiksi” adalah kata serapan yang tinggal di ruang akademik: skripsi, logika, filsafat, debat, tajuk rencana. Dipakai di obrolan biasa, langsung terasa kaku.
Tapi di bahasa Inggris, “contradiction” itu kata sehari-hari yang netral. Ibu rumah tangga, tukang kayu, anak SMA — semuanya bisa pakai tanpa terdengar sok pintar.
Itu kesalahpahaman yang sangat umum, dan sayang banget karena kamu jadi rugi.
Bayangkan: kamu punya kata yang enak dipakai kapan saja, tapi kamu simpan di lemari karena merasa “ini terlalu formal”. Padahal penutur asli pakai ini di dapur sambil masak.
Kenapa bisa terjadi ketimpangan seperti ini? Jawabannya ada di sejarah masuknya kata.
Dalam bahasa Inggris, “contradiction” sudah masuk sejak akhir abad ke-14 dan sudah ratusan tahun mengendap di percakapan biasa. Sementara itu, bahasa Indonesia meminjam “kontradiksi” jauh belakangan, dan pintu masuknya adalah dunia pendidikan tinggi serta terjemahan buku ilmiah — bukan pasar atau dapur.
Akibatnya, kata itu tidak pernah “turun kelas” ke bahasa sehari-hari, dan tetap membawa aroma ruang kuliah sampai sekarang.
Makanya, kalau kamu menerjemahkan kalimat Inggris ke bahasa Indonesia, jangan otomatis pakai “kontradiksi”.
Sesuaikan dengan suasananya: obrolan santai butuh kata santai, tulisan ilmiah baru pakai kata ilmiah. Ini yang bikin terjemahanmu terdengar hidup, bukan kaku kayak mesin.
Tangga register: dari yang paling formal ke paling santai
【Paling formal — akademik, logika, hukum, jurnalistik】
●kontradiksi / kontradiktif
→ “Terdapat kontradiksi dalam premis kedua argumen tersebut.”
→ Cocok untuk skripsi, jurnal, putusan pengadilan, tajuk rencana.
【Netral — bisa formal, bisa sehari-hari】
●bertentangan / pertentangan / berlawanan / bertolak belakang
→ “Keputusan itu bertentangan dengan aturan yang berlaku.”
→ Aman dipakai di mana saja. Ini pilihan default-mu.
【Santai — obrolan sehari-hari】
●tidak konsisten / nggak nyambung / omongannya beda-beda / plin-plan
→ “Katanya nggak suka pedas, tapi tiap hari makan sambal. Nggak konsisten banget.”
→ Di sinilah “contradiction” bahasa Inggris sebenarnya sering berada.
Betul sekali, dan itu ringkasan yang bagus banget!
Bahasa Inggris punya satu kata yang lentur di semua situasi. Bahasa Indonesia justru menyebarnya ke tiga laci berbeda. Jadi arah terjemahannya tidak simetris, ya kan?
“Bertentangan” bahasa Inggrisnya apa? Ini kuncinya: ubah kata kerja jadi kata benda
Sekarang kita balik arahnya. Kalau kamu mau bilang “bertentangan” dalam bahasa Inggris, apa yang harus dipakai?
Hehe, itu karena ada satu perbedaan struktur yang harus kamu sadari dulu!
“Bertentangan” itu kata kerja dalam bahasa Indonesia. Tapi “contradiction” itu kata benda dalam bahasa Inggris.
Jadi kamu tidak bisa menempelkannya begitu saja. Harus ganti gigi dulu.
Perhatikan perbandingan berikut. Kalimat Indonesia menaruh “bertentangan” sebagai predikat, sedangkan kalimat Inggris membungkusnya jadi benda dan memasang kata kerja lain di depannya.
Indonesia: Ucapannya bertentangan dengan tindakannya. (kata kerja)
Inggris pola A: His words contradict his actions. (kata kerja “contradict”)
Inggris pola B: There is a contradiction between his words and his actions. (kata benda + “there is”)
Inggris pola C: His words are contradictory. (kata sifat + be)
Ketiganya benar. Yang berubah cuma cara membungkusnya.
Pintar! Itu memang pola paling aman buat pemula, dan sering muncul di tulisan akademik juga.
Tapi kalau kamu mau terdengar lebih luwes, kata kerja “contradict” jauh lebih ringkas. Bandingkan sendiri: “His words contradict his actions” cuma lima kata, ya kan?
Selain “contradict”, ada beberapa pilihan lain untuk menerjemahkan “bertentangan”. Masing-masing punya nuansa sendiri.
1. contradict — bertentangan secara isi/pernyataan
Dipakai ketika dua pernyataan, data, atau fakta tidak bisa sama-sama benar. Ini padanan paling pas untuk “bertentangan” dalam arti logis.
【Contoh】
・The witness’s story contradicts the police report.
(Cerita saksi itu bertentangan dengan laporan polisi.)
・He contradicted himself three times in one interview.
(Dia tiga kali mengatakan hal yang bertolak belakang dalam satu wawancara.)
2. go against / be against — bertentangan dengan aturan atau nilai
Kalau yang dilanggar adalah aturan, kebijakan, prinsip, atau keyakinan, penutur asli lebih sering memakai “go against”. Ini terdengar jauh lebih alami dan santai daripada “contradict”.
【Contoh】
・This goes against company policy.
(Ini bertentangan dengan kebijakan perusahaan.)
・I can’t do it — it goes against everything I believe in.
(Aku nggak bisa melakukannya, itu bertentangan dengan semua yang aku yakini.)
3. conflict with — bertentangan/berbenturan, sering soal jadwal atau kepentingan
“conflict with” memberi kesan dua hal saling berbenturan sampai salah satu harus mengalah. Sangat umum untuk jadwal, kepentingan, dan hasil penelitian.
【Contoh】
・The meeting conflicts with my class.
(Rapat itu bentrok dengan kelasku.)
・These findings conflict with earlier research.
(Temuan ini bertentangan dengan penelitian sebelumnya.)
4. be inconsistent with — tidak konsisten, tidak selaras
Ini padanan langsung untuk “tidak konsisten”. KBBI mendefinisikan konsisten sebagai “tetap (tidak berubah-ubah); taat asas” dan juga “selaras; sesuai” — jadi bentuk negatifnya pas sekali di sini.
【Contoh】
・His behavior is inconsistent with what he preaches.
(Perilakunya tidak selaras dengan apa yang dia khotbahkan.)
Pegang aturan sederhana ini saja:
・Soal aturan atau prinsip → go against
・Soal fakta atau pernyataan → contradict
・Soal jadwal atau kepentingan → conflict with
Tiga itu sudah menutup 90% kebutuhan harianmu. Sisanya belakangan saja!
Frasa penting yang wajib dihafal bersama “contradiction”
Kata ini punya beberapa pasangan tetap yang sering muncul di ujian, berita, maupun percakapan. Hafalkan sekalian sebagai satu paket.
a contradiction in terms
Frasa yang sudah dipakai sejak tahun 1705 ini artinya “istilah yang isinya sudah bertabrakan dengan dirinya sendiri” — semacam ungkapan yang mustahil secara definisi.
Contoh klasiknya: “silent alarm” (alarm yang tidak berbunyi) atau “a friendly enemy” (musuh yang ramah). Dalam bahasa Indonesia kira-kira setara dengan mengatakan “itu istilah yang bertolak belakang dengan dirinya sendiri”.
【Contoh】
・”A cheap holiday in Tokyo” is almost a contradiction in terms.
(“Liburan murah di Tokyo” itu hampir-hampir istilah yang bertolak belakang dengan dirinya sendiri.)
in (direct) contradiction to / with
Artinya “jelas-jelas bertentangan dengan”. Sering muncul di berita dan tulisan resmi ketika seseorang melanggar aturannya sendiri.
【Contoh】
・The decision is in direct contradiction to the company’s own guidelines.
(Keputusan itu jelas-jelas bertentangan dengan pedoman perusahaan itu sendiri.)
self-contradiction / contradict oneself
Artinya “bertentangan dengan ucapan sendiri”, alias plin-plan. Ini frasa yang sangat sering dipakai di percakapan sehari-hari.
【Contoh】
・You’re contradicting yourself — you just said the opposite!
(Kamu bertentangan sama omonganmu sendiri, barusan kamu bilang kebalikannya!)
proof by contradiction / law of non-contradiction
Dua istilah teknis dari matematika dan logika. “Proof by contradiction” adalah pembuktian dengan kontradiksi (mengandaikan yang sebaliknya, lalu menunjukkan bahwa itu mustahil), sedangkan “law of non-contradiction” adalah hukum non-kontradiksi.
Nah, khusus dua istilah terakhir ini, bahasa Indonesia justru memang memakai kata “kontradiksi”.
Kenapa? Karena keduanya memang tinggal di ranah akademik, tempat kata serapan itu berada. Jadi di sinilah “kontradiksi” berada di rumahnya sendiri, ya kan?
Asal-usul kata “contradiction”: dari bahasa Latin “berbicara melawan”
Sekarang kita gali sedikit sejarahnya, supaya gambaran intinya makin melekat di ingatan.
Kata “contradiction” masuk ke bahasa Inggris sekitar akhir abad ke-14, lewat bahasa Prancis Kuno, yang mengambilnya dari bahasa Latin Akhir “contradictionem”.
Situs kamus etimologi Etymonline mencatat asal-usulnya seperti ini.
contradiction (n.)
late 14c., “objection, opposition,” also “absolute inconsistency,” from Old French contradiction or directly from Late Latin contradictionem, noun of action from past-participle stem of Latin contradicere, literally “to speak against,” from contra (“against”) + dicere (“to say, speak”).Terjemahan bebas: akhir abad ke-14, bermakna “keberatan, penentangan”, juga “ketidaksesuaian mutlak”. Berasal dari bahasa Prancis Kuno contradiction atau langsung dari bahasa Latin Akhir contradictionem, kata benda tindakan dari akar partisip lampau kata Latin contradicere, yang secara harfiah berarti “berbicara melawan”, dari contra (“melawan”) + dicere (“mengatakan, berbicara”).
※Rujukan dan kutipan: “Etymonline“
Yang menarik, arti pertamanya di bahasa Inggris bukan “pertentangan logis” yang abstrak, melainkan “keberatan” dan “penentangan” — sesuatu yang sangat konkret dan manusiawi: seseorang berdiri lalu berkata “tidak setuju”.
Barulah sekitar tahun 1400 muncul arti “pernyataan yang berkebalikan langsung dengan apa yang sudah dikatakan”, dan sekitar tahun 1610-an berkembang menjadi “fakta atau keadaan yang saling bertentangan” — arti yang paling sering kita pakai hari ini.
Akar PIE: *deik- (menunjuk; menyatakan dengan khidmat)
↓
Latin: dicere (mengatakan, berbicara)
↓ (+ contra “melawan”)
Latin: contradicere (berbicara melawan)
↓
Latin Akhir: contradictionem (tindakan berbicara melawan)
↓ (lewat Prancis Kuno)
Inggris Pertengahan, akhir abad ke-14: contradiction (keberatan, penentangan)
↓
Inggris modern: contradiction (pertentangan, hal yang saling bertolak belakang)
Tepat! Dan justru di situ letak perbedaan menarik dengan bahasa Indonesia.
Coba lihat kata “bertentangan”. Menurut KBBI, akar katanya “tentang” punya arti lama “dekat di depan (muka); berhadapan dengan”. Bentuk bertentang pun masih berarti “berhadapan”.
Jadi “bertentangan” secara harfiah adalah “saling berhadap-hadapan” — gambaran posisi tubuh, bukan mulut!
Kamu menangkapnya dengan sangat baik!
Dan omong-omong, kata “tentang” yang kamu pakai tiap hari untuk “mengenai” itu kata yang sama persis, lho. Dari “berada di depan sesuatu” → “menghadap ke sesuatu” → “mengenai sesuatu”. Bahasa itu memang penuh kejutan, ya kan?
Kenali keluarganya: “contra-” dan “dict” muncul di mana-mana
Begitu kamu mengenali dua bagian ini, puluhan kata Inggris lain jadi ikut terbuka sendiri. Ini keuntungan terbesar dari belajar lewat akar kata.
“contra-” berarti “melawan, berhadapan, kebalikan”
Prefiks ini berasal dari bahasa Latin contra yang berarti “melawan, berseberangan”. Bentuk lain yang sering kamu temui adalah counter-.
- contrast: “contra-” (berhadapan) + “st” (berdiri) ⇒ kontras, perbedaan mencolok
- contrary: ⇒ berlawanan (on the contrary = sebaliknya)
- controversy: “contro-” (melawan) + “vers” (berputar/berbalik) ⇒ kontroversi, perdebatan sengit
- counterattack: “counter-” (balik melawan) + “attack” (menyerang) ⇒ serangan balik
Perhatikan bahwa banyak dari kata-kata ini juga sudah masuk ke bahasa Indonesia: kontras, kontroversi, kontra.
Kalau di sepak bola kamu dengar “Persija kontra Persib”, itu ya contra yang sama persis! Jadi kamu sebenarnya sudah kenal prefiks ini sejak lama tanpa sadar.
“dict” berarti “berbicara, mengatakan”
Bagian ini berasal dari kata kerja Latin dicere (“mengatakan”), yang ditelusuri lebih jauh sampai ke akar Proto-Indo-Eropa *deik- (“menunjuk; menyatakan dengan khidmat”).
Ini salah satu akar kata paling produktif di bahasa Inggris — Etymonline mendaftar lebih dari lima puluh turunannya.
- dictionary: kumpulan hal-hal yang “dikatakan” ⇒ kamus
- predict: “pre-” (sebelum) + “dict” (mengatakan) ⇒ meramalkan, memprediksi
- dictate: mengatakan supaya ditulis orang lain ⇒ mendikte, memerintah
- verdict: “ver” (benar) + “dict” (dikatakan) ⇒ vonis, putusan pengadilan
- dedicate: “de-” (sepenuhnya) + “dic” (menyatakan) ⇒ mendedikasikan, mempersembahkan
- indicate: “in-” (ke arah) + “dic” (menunjuk) ⇒ menunjukkan, mengindikasikan
Persis, dan ini kabar bagus buat kamu sebagai penutur bahasa Indonesia!
Karena bahasa Indonesia menyerap begitu banyak istilah Eropa, kamu sebenarnya sudah punya modal kosakata yang besar tanpa sadar. Tugasmu tinggal menyambungkan yang sudah kamu tahu ke bentuk Inggrisnya — jauh lebih ringan daripada menghafal dari nol, ya kan?
Itu kesimpulan yang sempurna!
Kata serapan adalah jembatan, bukan cermin. Bentuknya mirip, tapi tingkat keformalannya bisa jauh berbeda di dua bahasa. Ingat itu, dan bahasa Inggrismu akan terdengar jauh lebih alami.
Rangkuman: arti, cara baca, dan cara pakai “contradiction”
Berikut ringkasan semua yang sudah kita bahas.
●“contradiction” tersusun dari “contra-” (melawan) + “dict” (berbicara)
⇒ Gambaran inti: “berbicara melawan”
⇒ Artinya: “pertentangan”, “hal yang saling bertolak belakang”, “bantahan”
●Cara baca ⇒ /ˌkɑːn.trəˈdɪk.ʃən/ = “kon-tre-DIK-syen”, 4 suku kata, tekanan di DIK. Akhiran -tion dibaca “syen”, bukan “si-on”!
●Keluarga kata ⇒ contradict (kata kerja) / contradiction (kata benda) / contradictory (kata sifat)
●Perbedaan register ⇒ “contradiction” di bahasa Inggris terdengar netral dan sehari-hari, sedangkan “kontradiksi” di bahasa Indonesia terasa akademis dan kaku. Untuk percakapan biasa, pilih “bertentangan” atau “tidak konsisten”.
●Menerjemahkan “bertentangan” ⇒ aturan/prinsip pakai go against, fakta/pernyataan pakai contradict, jadwal/kepentingan pakai conflict with.
●Frasa wajib ⇒ “a contradiction in terms”, “in direct contradiction to”, “contradict oneself”.
Terakhir, satu tips praktis buat latihan!
Hari ini coba cari satu contradiction kecil di sekitarmu — iklan yang janjinya beda dengan kenyataan, atau ucapan temanmu yang berubah-ubah. Lalu ucapkan dalam hati: “That’s a contradiction.”
Kata yang kamu pakai untuk hal nyata akan menempel jauh lebih kuat daripada kata yang cuma kamu hafal dari daftar. Selamat mencoba, ya!
Etymonline — Online Etymology Dictionary (https://www.etymonline.com/word/contradiction)
Wiktionary, “contradiction” (https://en.wiktionary.org/wiki/contradiction)
Longman Dictionary of Contemporary English, “contradiction” (https://www.ldoceonline.com/dictionary/contradiction)
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) — entri “kontradiksi”, “tentang”, “bantah”, “konsisten” (https://kbbi.web.id/)