Kalau kamu orang Indonesia, kamu punya keuntungan besar di topik ini. Soalnya cara berpikir di balik wkwkwk dan jajaja itu nyaris sama.
Tapi ada satu jebakan: jajaja TIDAK dibaca “ja-ja-ja”. Ayo kita bereskan ini dulu!
- 1 Mulai dari wkwkwk: kenapa kita tidak menulis “hahaha”?
- 2 jajaja artinya “tawa” — dan dibacanya “hahaha”
- 3 jeje dan jiji: vokal yang mengubah rasa tawa
- 4 Panjang tawa = besar tawa
- 5 Kejutan: menurut aturan resmi, “jajaja” itu salah
- 6 Kapan sebaiknya kamu TIDAK menulis jajaja
- 7 Ringkasan: jajaja artinya dan cara memakainya
Mulai dari wkwkwk: kenapa kita tidak menulis “hahaha”?
Sebelum masuk ke bahasa Spanyol, coba pikirkan tawa kita sendiri sebentar.
Ketika kamu tertawa di depan layar HP, bunyi yang keluar dari mulutmu bukan “wek-wek-wek”. Tapi yang kamu ketik tetap wkwkwk. Kenapa?
Menurut penelusuran media Indonesia, salah satu teori yang paling sering disebut adalah teori keyboard.
Di komunitas pemain game online, “haha” terasa terlalu formal, lalu berubah jadi “huehue”, “huahua”, lalu “hwhwhw” — dan akhirnya jadi wkwkwk karena huruf w bisa diketik tanpa menggeser tangan kiri, dan huruf k tanpa menggeser tangan kanan.
Ada juga teori lain yang menghubungkannya dengan kata ngakak — dari “kakaka” menjadi “wakaka” lalu memendek jadi wkwk.
Mana pun yang benar, intinya sama: kita mengubah bunyi tawa menjadi huruf, lalu membiarkannya berevolusi mengikuti kenyamanan mengetik.
Nah, jajaja lahir dari titik awal yang sama persis — menulis bunyi tawa apa adanya.
Bedanya cuma satu: bahasa Spanyol tidak perlu berevolusi jauh-jauh, karena hurufnya sudah pas dari awal. Ini yang akan kita lihat sekarang!
jajaja artinya “tawa” — dan dibacanya “hahaha”
“jajaja”(dibaca: ha-ha-ha)adalah onomatope tawa dalam bahasa Spanyol — persis seperti “hahaha” dalam bahasa Inggris atau “wkwkwk” dalam bahasa Indonesia.
Kamus mencatat pelafalannya sebagai /ˈxaxaxa/, dan asal-usulnya memang onomatope — tiruan bunyi.
Kenapa j, bukan h?
Dalam bahasa Spanyol:
huruf h ⇒ TIDAK berbunyi sama sekali(hola dibaca “ola”, hora dibaca “ora”)
huruf j ⇒ berbunyi seperti “h” yang serak dari tenggorokan(jamón dibaca “hamon”)
Jadi kalau orang Spanyol menulis “hahaha”, yang terbaca justru “a-a-a”.
Untuk menghasilkan bunyi “ha”, mereka harus memakai huruf j.
Tepat sekali! Ini poin paling penting hari ini.
Orang Spanyol, orang Indonesia, orang Inggris — bunyi tawa dari mulut kita semua sama. Yang berbeda cuma huruf apa yang dipakai untuk menuliskannya.
Jadi jangan pernah baca jajaja sebagai “ja-ja-ja” ala Indonesia, ya!
Bunyi j Spanyol ini sedikit lebih kasar daripada “h” Indonesia — ada gesekan di tenggorokan, seperti saat kamu mengembuskan napas untuk mengelap kacamata. Tapi untuk keperluan membaca chat, anggap saja “h” sudah lebih dari cukup.
⇒ jajaja = hahaha
⇒ h Spanyol diam, j Spanyol yang berbunyi “h”
jeje dan jiji: vokal yang mengubah rasa tawa
Bagian ini juga sangat akrab buat kamu!
Kita punya wkwkwk, xixixi, hehe, hihi — dan rasanya beda-beda, kan? Bahasa Spanyol melakukan hal yang sama, cuma dengan mengganti vokal setelah j.
Lembaga bahasa Spanyol sendiri mengakui adanya varian je, ji, jo, dan ju selain ja, dan menyebut bahwa varian-varian ini bisa mengungkapkan nuansa yang berbeda — ironis, jahil, atau sarkastis.
Peta rasa tawa bahasa Spanyol
jajaja(ha-ha-ha)
⇒ tawa netral, tawa paling standar
⇒ padanan rasa: wkwkwk
jejeje(he-he-he)
⇒ tawa yang agak ditahan, sedikit malu, kadang sedikit nakal
⇒ padanan rasa: hehe
jijiji(hi-hi-hi)
⇒ cekikikan, jahil, seperti sedang menyembunyikan sesuatu
⇒ padanan rasa: xixixi / hihi
jojojo(ho-ho-ho)
⇒ tawa berat dari perut; sering dipakai untuk suara orang tua atau tokoh berjanggut putih di bulan Desember
jujuju(hu-hu-hu)
⇒ jarang; terasa licik atau menyeramkan
Nah, ya kan? Makanya orang Indonesia biasanya cepat sekali menguasai bagian ini.
Satu catatan kecil: jejeje sering dipakai saat orang tertawa atas kesalahannya sendiri — mirip “hehe maaf ya” dalam bahasa kita.
Contoh percakapan
【jajaja — tawa biasa】
・A: Se me cayó el café encima del teclado
(Kopiku tumpah ke atas keyboard)
・B: jajajaja no puede ser
(wkwkwkwk yang benar aja)【jejeje — tertawa atas kesalahan sendiri】
・A: Perdón, se me olvidó otra vez jejeje
(Maaf, aku lupa lagi hehehe)【jijiji — jahil】
・A: Ya escondí tu regalo, jijiji
(Hadiahmu sudah kusembunyikan, xixixi)
Panjang tawa = besar tawa
Sama seperti wkwk dan wkwkwkwkwkwk punya bobot yang berbeda, panjang jajaja juga membawa informasi.
Skala panjang tawa
ja(1 suku)
⇒ hati-hati! Sering terasa sinis, dingin, atau “tidak lucu tuh”
jaja(2 suku)
⇒ tawa sopan, tawa basa-basi
jajaja(3 suku)
⇒ tawa tulus standar. Ini pilihan teraman untukmu
jajajajaja(panjang)
⇒ benar-benar ngakak
JAJAJAJAJA(huruf besar)
⇒ ngakak sampai tidak bisa napas
Sayangnya iya, cukup sering begitu!
Ini sama seperti kamu membalas lelucon teman cuma dengan “wk” doang. Secara teknis itu tawa, tapi yang tersampaikan justru “aku sudah baca, tapi ya sudah”.
Makanya tiga suku (jajaja) adalah zona aman. Kalau ragu, pakai itu.
Kalau butuh yang lebih kuat dari jajaja
Ketika tawa saja tidak cukup, orang Spanyol punya beberapa pilihan tambahan yang sering muncul di chat:
- jajaja no puedo — “hahaha aku nggak sanggup” (saking lucunya)
- me muero — “aku mati” ⇒ ngakak parah
- me parto — “aku pecah” ⇒ ngakak sampai perut sakit(sangat umum di Spanyol)
- qué risa — “lucu banget”
- xd — bentuk tertulis dari wajah tertawa; masih dipakai, tapi terasa agak jadul
Kejutan: menurut aturan resmi, “jajaja” itu salah
Betul, semua orang menulisnya begitu di chat. Tapi kalau kita bicara penulisan formal, ceritanya lain!
Bentuk yang dianjurkan secara resmi adalah ja, ja, ja — dengan koma di antara tiap suku.
Alasannya cukup masuk akal: ketika onomatope tawa diucapkan, setiap suku katanya punya tekanan sendiri. Cara menuliskan pelafalan itu adalah dengan memisahkan tiap suku dengan koma — sama seperti onomatope lain (cri, cri, cri untuk suara jangkrik, miau, miau untuk kucing).
Kalau ditulis menyatu sebagai jajaja, secara teknis yang terbaca justru satu kata dengan tekanan di tengah — bukan bunyi tawa yang sebenarnya.
Dalam novel, artikel, subtitle resmi
⇒ —Ja, ja, ja —dijo ella.
(”Ha, ha, ha,” katanya.)
Dalam chat, media sosial, komentar
⇒ jajajaja qué bueno
(Praktis tidak ada yang mengetik koma di sini.)
Sebagai kata benda(”tawa” sebagai benda)
⇒ ditulis menyatu dengan aksen: jajajá(jamak: jajajás)
Persis! Di chat, jajaja yang menyatu itu justru yang natural.
Tapi kalau suatu hari kamu menulis cerita atau dialog dalam bahasa Spanyol, ingat bentuk ja, ja, ja. Itu nilai plus yang tidak dimiliki kebanyakan pembelajar!
Kapan sebaiknya kamu TIDAK menulis jajaja
jajaja termasuk singkatan chat yang paling aman untuk langsung kamu pakai — jauh lebih aman daripada tqm atau xq. Tapi tetap ada garisnya.
Rambu-rambu pemakaian
Aman
・chat dengan teman, teman sekelas, partner tukar bahasa
・komentar media sosial
・pesan santai ke keluarga angkat
Hati-hati
・email ke guru atau dosen(satu jaja pendek masih bisa dimaafkan)
・chat kerja(kecuali rekan kerja sudah memakainya duluan)
Hindari
・surat lamaran, email ke klien, dokumen resmi
・saat lawan bicara sedang bercerita hal serius
Satu jebakan halus yang sering menimpa pembelajar: memakai jajaja untuk menutupi rasa gugup.
Dalam bahasa Indonesia, “hehe” sering kita pakai untuk melembutkan kalimat, kan? Tapi dalam bahasa Spanyol, jajaja murni berarti “ini lucu”.
Kalau kamu tempelkan ke kalimat yang sama sekali tidak lucu, lawan bicaramu bisa bingung — atau mengira kamu menertawakannya!
Untuk kasus seperti itu, jejeje jauh lebih cocok daripada jajaja!
Ingat tadi: jejeje membawa nuansa malu dan menertawakan diri sendiri. Itu yang paling dekat dengan “hehe” penghalus milik kita.
Bagaimana dengan emoji?
Orang Spanyol dan Amerika Latin tentu memakai emoji seperti kita. Tapi ada satu perbedaan kebiasaan yang menarik.
Dalam chat berbahasa Indonesia, gambar wajah tertawa sering menggantikan kata tawa. Dalam chat berbahasa Spanyol, gambar itu lebih sering ditambahkan setelah jajaja, bukan menggantikannya.
Jadi kalau kamu hanya mengirim gambar wajah tertawa tanpa jajaja, balasanmu bisa terasa agak sepi.
Aturan praktis: tulis dulu jajaja, baru tambahkan gambarnya kalau mau. Urutan itu yang terasa natural.
Ringkasan: jajaja artinya dan cara memakainya
⇒ dibaca “ha-ha-ha”, karena huruf j Spanyol berbunyi seperti h serak, sedangkan huruf h sama sekali tidak berbunyi
●Vokal mengubah rasa:jajaja(netral)/ jejeje(malu, menertawakan diri)/ jijiji(jahil)
●Panjang = besar tawa. ja sendirian terasa sinis, jajaja tiga suku adalah zona aman
●Bentuk resmi menurut aturan penulisan adalah ja, ja, ja dengan koma — tapi di chat, jajaja yang menyatu justru natural
●Jangan pakai jajaja sebagai penghalus kalimat seperti “hehe” kita — untuk itu pakailah jejeje
Itulah kekuatan sebenarnya dari memahami satu kata sampai ke akarnya!
Dan jajaja ini cuma satu dari tiga pola pembentuk singkatan chat Spanyol. Dua pola lainnya membuka jauh lebih banyak singkatan sekaligus — semuanya kurangkum di artikel induk berikut.
Singkatan Chat Bahasa Spanyol: 3 Pola yang Bikin “jajaja q tal, ntc tqm” Langsung Terbaca
Wiktionary, entri “jajaja”(https://en.wiktionary.org/wiki/jajaja)
Academia Ecuatoriana de la Lengua, “¿Cómo se escribe la onomatopeya de la risa?”(https://www.academiaecuatorianadelalengua.org/como-se-escribe-la-onomatopeya-de-la-risa/)
Fundéu Guzmán Ariza, “«ja, ja, ja», no «jajaja»”(https://fundeu.do/ja-ja-ja-no-jajaja/)
Kompas Tekno, “Orang Indonesia Doyan Ketik ‘Wkwkwk’ Saat Tertawa, Ini Asal-usulnya”(https://tekno.kompas.com/read/2021/08/06/16470007/)
Wikilengua del español, “Abreviaturas en chats y microblogs”(https://www.wikilengua.org/index.php/Abreviaturas_en_chats_y_microblogs)