Extrañar Artinya Apa? Dari “Kangen” sampai “Nggak Heran” dalam Satu Kata

Kodak
Kata Spanyol hari ini: extrañar.

Ini kemungkinan besar kata kerja pertama yang benar-benar ingin kamu ucapkan sendiri, bukan sekadar dihafal buat ujian. Karena Te extraño artinya “aku kangen kamu”.

Tapi hati-hati — kata yang sama juga punya arti kedua yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan kangen. Kalau kamu tidak tahu itu, kamu bisa salah paham waktu mendengar orang bilang No me extraña.

Satu kata dua arti? Terus gimana caranya aku tahu yang mana yang dimaksud?
Diagnosis makna extrañar

Apa yang ingin kamu periksa sekarang?


Arti pertama: extrañar = kangen, rindu

extrañar(cara baca: eks-tra-NYAR)adalah kata kerja yang berarti “merindukan”, “kangen”, “merasa kehilangan karena seseorang atau sesuatu tidak ada”.

Ini arti yang paling sering kamu temui, dan ini juga alasan utama orang mencari kata ini.

【Contoh dasar】
Te extraño.
(Aku kangen kamu.)
Te extraño mucho.
(Aku kangen banget sama kamu.)
Extraño mi casa.
(Aku kangen rumahku.)
Extraño la comida de mi mamá.
(Aku kangen masakan ibuku.)
Te voy a extrañar.
(Nanti aku bakal kangen kamu.)

Kodak

Dan di sini kamu punya keuntungan besar sebagai penutur bahasa Indonesia.

Bahasa Indonesia punya kata kangen. Bahasa Inggris tidak punya padanan sedekat itu — mereka pakai miss, yang juga dipakai untuk “ketinggalan bus” dan “meleset waktu menembak”.

Te extraño ≒ Aku kangen kamu — bukan cuma artinya yang cocok, tapi juga tingkat keakrabannya.

Peta rasa: kangen, rindu, dan padanan Spanyolnya

kangenextrañar
Sehari-hari, hangat, dipakai ke pacar, keluarga, teman dekat. Tidak berlebihan.

rinduañorar
Lebih puitis dan agak sastrawi. Dalam bahasa Spanyol pun añorar terasa lebih formal daripada extrañar.

kerinduannostalgia / añoranza
Kata benda. Untuk perasaan sebagai “barang”, bukan sebagai tindakan.

Oh, jadi extrañar itu setara kangen dan añorar setara rindu ya? Aku langsung ngerti rasanya kalau dijelaskan begitu.
Kodak

Persis! Ya kan, ini bagian yang tidak perlu kamu pelajari — kamu sudah punya perasaannya.

Yang perlu kamu pelajari cuma bajunya: bentuk kata kerja dan aturan tata bahasanya. Nah, mari kita ke situ.

Aturan penting nomor satu: kalau objeknya orang, wajib pakai “a”

Ini konsep yang sama sekali tidak ada dalam bahasa Indonesia, jadi mari kita pelan-pelan.

Dalam bahasa Spanyol, kalau objek langsung sebuah kalimat adalah orang tertentu, kamu harus menaruh kata a di depannya. Namanya “a personal”.

【Objeknya orang ⇒ pakai a】
・Extraño a mi madre. (Aku kangen ibuku.)
・Extraño a mis amigos. (Aku kangen teman-temanku.)
・Extraño a Carlos. (Aku kangen Carlos.)

【Objeknya benda ⇒ tidak pakai a】
・Extraño mi ciudad. (Aku kangen kotaku.)
・Extraño el mar. (Aku kangen laut.)
・Extraño la comida picante. (Aku kangen makanan pedas.)

Terus kenapa Te extraño nggak pakai a? Kan “kamu” itu orang juga.
Kodak

Pertanyaan yang tajam! Jawabannya: karena te itu sendiri sudah bentuk objek.

Kata ganti seperti te(kamu), me(aku), lo / la(dia)sudah membawa fungsi “objek” di dalam dirinya, jadi tidak butuh a lagi.

Jadi hafalannya begini: nama orang atau kata benda orang ⇒ butuh a. Kata ganti objek ⇒ tidak.

Te extrañotanpa a(te sudah bentuk objek)
Extraño a Anapakai a(Ana adalah nama orang)
Extraño Barcelonatanpa a(kota, bukan orang)

Arti kedua: extrañar = merasa aneh, heran

Sekarang bagian yang sering bikin pemula bengong. Kata extrañar yang sama juga berarti “membuat merasa aneh”, “mengherankan”.

Kodak

Kenapa bisa begitu? Lihat akar katanya.

extrañar lahir dari extraño, yang berarti “asing, aneh”. Dari bahasa Latin extraneus — “yang dari luar”.

Jadi inti kata ini sebenarnya adalah “merasakan ada yang tidak pada tempatnya”. Dan dari inti itu tumbuh dua cabang.

Satu akar, dua cabang

Akar: extraño = asing, aneh, tidak pada tempatnya

Cabang 1: “duniaku terasa aneh karena kamu tidak ada” ⇒ kangen
Cabang 2: “hal ini terasa aneh buatku” ⇒ heran, kaget

Oh, jadi dua-duanya berangkat dari “kok rasanya aneh” ya? Kalau begitu nggak sepenuhnya acak dong.

Bentuk yang harus kamu kenali: me extraña / no me extraña

Untuk arti kedua, susunan kalimatnya terbalik dibanding arti pertama. Yang jadi subjek adalah hal yang aneh itu, bukan kamu.

【Arti “heran”】
Me extraña que no haya llamado.
(Aneh ya, dia belum menelepon.)
No me extraña nada.
(Aku sama sekali tidak heran.)
No me extraña que estés cansado.
(Nggak heran sih kamu capek.)
・Eso me extrañó mucho.
(Itu bikin aku heran banget.)

Kodak

Bandingkan dua kalimat ini baik-baik:

Te extraño.Aku kangen kamu.
Me extrañas. ⇒ bisa berarti “kamu kangen aku” maupun “kamu bikin aku heran”

Yang jadi penentu adalah apa yang datang sesudahnya. Kalau diikuti que + anak kalimat, hampir pasti itu arti “heran”.

Sedikit soal subjuntivo

Perhatikan contoh No me extraña que estés cansado. Bentuknya bukan estás, melainkan estés.

Itu karena ungkapan yang menyatakan reaksi perasaan — heran, senang, sedih, kaget — menuntut anak kalimatnya memakai bentuk subjuntivo.

Me extraña que no venga. (Aneh ya dia tidak datang.)
No me extraña que tengas hambre. (Nggak heran kamu lapar.)
Me extrañó que no dijera nada. (Aku heran dia tidak bilang apa-apa.)

Waduh, subjuntivo. Aku belum sampai situ. Harus dihafal semua sekarang?
Kodak

Tenang, sekarang belum perlu.

Yang cukup buat sekarang: sadar bahwa sesudah “me extraña que” bentuk kata kerjanya berubah. Itu saja.

Kalau kamu sudah menyadarinya, waktu nanti kamu belajar subjuntivo secara resmi, kamu akan bilang “oh, yang itu toh”. Jauh lebih cepat masuk.

Kesalahan yang sering terjadi: extrañar bukan untuk “ketinggalan bus”

Kalau kamu belajar bahasa Spanyol lewat bahasa Inggris, jebakan ini hampir pasti kena.

Bahasa Inggris memakai satu kata miss untuk dua hal yang sangat berbeda: “kangen” dan “ketinggalan / tidak sempat”. Bahasa Spanyol memisahkan keduanya.

Dua “miss” yang berbeda

Kangen (perasaan)extrañar
・Extraño a mi hermano. (Aku kangen kakakku.)

Ketinggalan (kejadian)perder
Perdí el autobús. (Aku ketinggalan bus.)
Perdí el vuelo. (Aku ketinggalan pesawat.)
Me perdí la película. (Aku nggak sempat nonton filmnya.)

Extrañé el autobús ⇒ terdengar seperti “aku kangen sama bus itu”. Bukan itu maksudmu.

Hahaha, kangen sama bus. Untung dikasih tahu duluan.
Kodak

Dan sebenarnya bahasa Indonesia sudah membantumu di sini juga!

Kamu tidak pernah bilang “aku kangen bus” untuk maksud “ketinggalan bus”, kan? Kamu bilang “ketinggalan”.

Jadi selama kamu berpikir dari bahasa Indonesia, bukan dari bahasa Inggris, jebakan ini otomatis kamu lewati.

Bentuk kata kerja extrañar yang paling sering dipakai

extrañar adalah kata kerja berakhiran -ar yang perubahannya beraturan. Jadi begitu kamu hafal polanya, tidak ada kejutan.

【Sekarang (presente)】
yo extraño(aku kangen)
extrañas(kamu kangen)
él / ella extraña(dia kangen)
nosotros extrañamos(kami kangen)
ellos extrañan(mereka kangen)

【Lampau (pretérito)】
・Te extrañé mucho. (Aku kangen banget sama kamu waktu itu.)

【Akan datang】
・Te voy a extrañar. (Aku bakal kangen kamu.)
・Te extrañaré. (Aku akan merindukanmu. — sedikit lebih formal / sastrawi)

Kodak

Untuk percakapan sehari-hari, Te voy a extrañar jauh lebih sering terdengar daripada Te extrañaré.

Kalau kamu mau mengucapkan selamat tinggal ke teman di bandara, pakai yang pertama. Yang kedua lebih cocok buat lirik lagu.

Satu catatan wilayah: extrañar atau echar de menos?

Satu hal yang perlu kamu tahu sejak awal: extrañar paling umum di Amerika Latin. Di Spanyol, orang lebih sering memakai ungkapan lain: echar de menos.

Te extraño. (lebih terdengar Amerika Latin)
Te echo de menos. (lebih terdengar Spanyol)

Artinya sama persis, dan keduanya dimengerti di seluruh dunia berbahasa Spanyol.

Berarti aku nggak akan dianggap aneh kalau salah pilih ya? Tapi aku tetap penasaran kapan pakai yang mana.
Kodak

Sama sekali tidak aneh, tenang saja.

Tapi perbandingan keduanya itu bahasan yang cukup panjang — ada soal asal-usulnya yang lucu, dan ada satu jebakan ejaan yang bahkan penutur asli sering keliru. Aku sudah tulis terpisah di artikel pusat kami.

Kalimat siap pakai dengan extrañar

【Ke orang yang kamu sayang】
Te extraño. (Aku kangen kamu.)
Te extraño un montón. (Aku kangen banget. — santai)
¿Me extrañas? (Kamu kangen aku nggak?)
Yo también te extraño. (Aku juga kangen kamu.)

【Soal kampung halaman】
Extraño mi país. (Aku kangen negaraku.)
Extraño a mi familia. (Aku kangen keluargaku.)
Lo que más extraño es la comida. (Yang paling aku kangenin itu makanannya.)

【Arti “heran”】
No me extraña. (Nggak heran sih.)
Me extraña mucho. (Aku heran banget.)

Kodak

No me extraña itu betul-betul sering dipakai dalam obrolan sehari-hari, setara “ya iyalah” atau “pantas saja” dalam bahasa Indonesia.

Hafalkan saja sebagai satu blok utuh. Nanti waktu kamu dengar orang mengucapkannya, kamu tidak akan salah kira dia sedang bilang “aku nggak kangen kamu”.

Untung dijelaskan. Kalau nggak, aku pasti kepikiran semalaman gara-gara salah tangkap.

Rangkuman: extrañar artinya apa

extrañar punya dua arti yang berangkat dari satu akar (extraño = asing, aneh)
Arti 1: kangenTe extraño = “aku kangen kamu”. Setara persis dengan kata kangen bahasa Indonesia
Arti 2: heranNo me extraña = “aku nggak heran”. Biasanya diikuti que + subjuntivo
●Kalau objeknya orang, wajib pakai a: Extraño a mi madre
⇒ Tapi Te extraño tidak pakai a, karena te sudah bentuk objek
Bukan untuk “ketinggalan bus” — itu perder (Perdí el autobús)
●Di Spanyol lebih umum echar de menos, tapi keduanya dimengerti di mana-mana
Kodak
Kalau kamu mau lihat extrañar ini dalam peta besar semua ungkapan kesedihan bahasa Spanyol — mulai dari triste, tristeza, sampai pobrecito — silakan lanjut ke artikel pusat di bawah ini.
Sumber rujukan
Wiktionary, entri “extrañar” (https://en.wiktionary.org/wiki/extrañar)
Wiktionary, entri “echar de menos” (https://en.wiktionary.org/wiki/echar_de_menos)
KBBI Daring, entri “kangen” dan “rindu” (https://kbbi.web.id/kangen)
WordReference Forums, “No me extraña que + subjuntivo” (https://forum.wordreference.com/)