Kamu mungkin sudah tahu satu kata: triste. Betul, itu memang jawabannya. Tapi begitu kamu mau bilang “aku kangen kamu”, “kasihan banget”, atau “film itu sedih”, kata triste saja tidak cukup, dan kadang malah salah.
Jadi di artikel ini aku mau tunjukkan empat lapis kesedihan dalam bahasa Spanyol sekaligus, biar kamu punya peta utuhnya dulu sebelum masuk ke detail satu per satu.
- 1 Peta besarnya: empat lapis “sedih” dalam bahasa Spanyol
- 2 Lapis 1: triste tidak berubah bentuk untuk laki-laki dan perempuan
- 3 Lapis 2: estar triste (sekarang sedih) vs ser triste (memang menyedihkan)
- 4 Lapis 3: triste (kata sifat) dan tristeza (kata benda) itu beda barang
- 5 Lapis 4: “sedih” dan “kesepian” itu dua hal berbeda — dan di sini kita diuntungkan
- 6 Kangen dalam bahasa Spanyol: extrañar
- 7 Kalau yang sedih itu orang lain: pobrecito
- 8 Kalimat-kalimat siap pakai untuk situasi sedih
- 9 Rangkuman: peta “sedih” bahasa Spanyol
- 10 Empat artikel lanjutan
Peta besarnya: empat lapis “sedih” dalam bahasa Spanyol
Sebelum kita masuk ke contoh, aku kasih kerangkanya dulu. Kalau kamu pegang empat poin ini, sisanya tinggal isi.
Empat lapis “sedih” dalam bahasa Spanyol
1. triste = kata sifat “sedih”. Uniknya, bentuknya sama untuk laki-laki dan perempuan.
2. estar triste / ser triste = perasaan sesaat vs sifat bawaan. Salah pilih, artinya berubah total.
3. tristeza = kata bendanya, “kesedihan”. Punya pola kalimat sendiri (me da tristeza).
4. triste ≠ kesepian = untuk “kesepian” orang Spanyol pakai solo / sola, bukan triste.
Lalu ada dua kata di luar keempatnya yang sering muncul bareng: extrañar (kangen) dan pobrecito (kasihan).
Dan ada kabar bagus buat kamu yang penutur bahasa Indonesia.
Dua dari empat lapis ini justru lebih gampang buat kita daripada buat orang Inggris atau Jepang. Nanti aku tunjukkan di mana persisnya.
Lapis 1: triste tidak berubah bentuk untuk laki-laki dan perempuan
Kalau kamu pernah belajar kata sifat bahasa Spanyol, kamu pasti sudah kenal polanya: kata sifat ikut jenis kelamin orangnya.
Pola yang biasa (kata sifat berakhiran -o)
・Estoy enojado. (Aku marah — laki-laki)
・Estoy enojada. (Aku marah — perempuan)
・Estoy cansado / cansada. (Aku capek)
Nah, triste tidak ikut pola itu. Kata ini berakhiran -e, dan kata sifat berakhiran -e dalam bahasa Spanyol tidak punya bentuk laki-laki dan perempuan yang berbeda.
【triste — satu bentuk untuk semua orang】
・Estoy triste. (Aku sedih — laki-laki)
・Estoy triste. (Aku sedih — perempuan)
・Estamos tristes. (Kami sedih — jamak)【Yang salah】
・Estoy tristo. — tidak ada kata ini
・Estoy trista. — tidak ada kata ini juga
Persis! Ya kan, ini justru yang gampang.
Yang penting kamu sadar bahwa ada dua tipe kata sifat, biar kamu tidak refleks menambahkan -o atau -a ke semua kata. Karena bahasa Indonesia tidak punya perubahan kata sifat sama sekali, kesalahan yang paling sering justru kebalikannya: terlalu semangat menambahkan akhiran.
Aku sudah bahas triste lebih dalam di artikel terpisah, termasuk bedanya dengan deprimido, melancólico, dan cara pakainya di kalimat sehari-hari. Tautannya ada di bagian akhir artikel ini.
Lapis 2: estar triste (sekarang sedih) vs ser triste (memang menyedihkan)
Ini lapis yang paling sering bikin pemula tersandung, karena bahasa Indonesia tidak punya kata kerja “adalah” sama sekali. Kita cukup bilang “aku sedih”, tanpa kata penghubung apa pun.
Bahasa Spanyol punya dua kata untuk itu: ser dan estar.
Aturan praktisnya begini:
estar ⇒ keadaan sekarang, bisa berubah
ser ⇒ sifat yang melekat, itu memang isinya
Jadi buat perasaan orang, hampir selalu estar.
【Untuk orang: pakai estar】
・Estoy triste porque mi gato se escapó.
(Aku sedih karena kucingku kabur.)
・María está triste hoy.
(María sedih hari ini.)【Untuk benda, cerita, film, lagu: pakai ser】
・Es una película muy triste.
(Itu film yang sangat sedih.)
・Es una historia triste.
(Itu cerita yang sedih.)
Nah, ini yang penting. Ella es triste tidak berarti “dia lagi sedih”.
Artinya jadi “dia orangnya memang murung” — semacam penilaian soal kepribadiannya. Padahal maksud kamu cuma “hari ini dia lagi down”.
Jadi kalau ragu, pakai estar. Untuk perasaan manusia, estar hampir tidak pernah salah.
Lapis 3: triste (kata sifat) dan tristeza (kata benda) itu beda barang
Dari triste lahir kata benda tristeza, artinya “kesedihan”. Keduanya sering dipakai bergantian dalam terjemahan bahasa Indonesia, tapi pola kalimatnya tidak bisa ditukar.
【Yang alami】
・¡Qué triste! (Sedih banget! — komentar atas suatu kejadian)
・¡Qué tristeza! (Duh, sedihnya… — nuansanya lebih berat)
・Siento mucha tristeza. (Aku merasakan kesedihan yang dalam.)
・Estoy triste. (Aku sedih.)【Yang tidak alami】
・Tengo tristeza. — secara tata bahasa tidak salah, tapi orang Spanyol praktis tidak bicara begini. Pakai Estoy triste atau Siento tristeza.
Wajar kok, banyak yang begitu. Tener memang dipakai untuk tener hambre (lapar) dan tener sueño (ngantuk), jadi tangan kita otomatis mau menaruh tristeza di situ juga.
Tapi tristeza bukan tipe itu. Ingat saja dua yang aman: Estoy triste dan Siento tristeza.
Pola penting: me da tristeza (itu membuatku sedih)
Ada satu pola yang sangat sering muncul dan wajib kamu kenal: dar tristeza.
Kata kerja dar aslinya “memberi”. Jadi Me da tristeza secara harfiah berarti “itu memberiku kesedihan” — yang jadi subjeknya adalah penyebabnya, bukan kamu.
【Pola: (sesuatu) + me da tristeza】
・Me da tristeza ver la casa vacía.
(Melihat rumah yang kosong itu bikin aku sedih.)
・Esa canción me da tristeza.
(Lagu itu bikin aku sedih.)
・Nos da mucha tristeza que te vayas.
(Kami sedih sekali kamu pergi.)
Pola me da 〜 ini bukan cuma buat sedih, lho. Dia jalan di banyak emosi:
・me da miedo ⇒ bikin aku takut
・me da pena ⇒ bikin aku kasihan / malu (tergantung daerah)
・me da rabia ⇒ bikin aku kesal
Sekali kamu paham mesinnya, satu pola ini langsung mengunci belasan ungkapan. Efisien banget, ya kan?
Lapis 4: “sedih” dan “kesepian” itu dua hal berbeda — dan di sini kita diuntungkan
Ini bagian yang bikin banyak pelajar dari negara lain bingung, tapi buat kita justru mulus.
Dalam bahasa Inggris, kata sad dan lonely sering bercampur dalam pemakaian sehari-hari. Akibatnya banyak pelajar mencoba memakai triste untuk arti “kesepian” — dan itu tidak jalan.
Pemetaan yang rapi buat penutur bahasa Indonesia
sedih ⇒ triste (Estoy triste.)
kesepian ⇒ solo / sola (Me siento solo. / Me siento sola.)
sendirian (secara fisik) ⇒ estar solo / sola (Estoy solo en casa.)
kangen ⇒ extrañar (Te extraño.)
Bahasa Indonesia sudah memisahkan sedih, kesepian, dan kangen jadi tiga kata yang berbeda.
Jadi kamu tidak perlu belajar pemisahan itu — kamu sudah punya. Tinggal tempel kata Spanyolnya di masing-masing kotak yang sudah ada di kepalamu.
【Bandingkan tiga kalimat ini】
・Estoy triste. (Aku sedih. — ada sesuatu yang menyakitkan)
・Me siento solo. (Aku kesepian. — tidak ada yang menemani)
・Te extraño. (Aku kangen kamu. — kamu yang tidak ada)Ketiganya bisa muncul bersamaan, tapi tidak saling menggantikan.
Kangen dalam bahasa Spanyol: extrañar
Kalau kesedihan yang kamu rasakan itu karena ada orang yang tidak ada di sisimu, kata yang kamu butuhkan bukan triste, melainkan extrañar.
・Te extraño. (Aku kangen kamu.)
・Extraño a mi familia. (Aku kangen keluargaku.)
・Extraño la comida de mi mamá. (Aku kangen masakan ibuku.)
Te extraño itu posisinya persis seperti “Aku kangen kamu”. Bukan cuma artinya yang mirip — tingkat keakrabannya juga sama: dipakai ke pacar, ke keluarga, ke teman dekat, dan terdengar hangat tanpa terdengar berlebihan.
Bahasa Inggris tidak punya padanan sedekat itu, jadi ini keunggulan kita.
Tapi extrañar punya dua jebakan yang harus kamu tahu:
- Kalau objeknya orang, kamu wajib menaruh a di depannya (Extraño a mi madre). Bahasa Indonesia tidak punya ini sama sekali.
- extrañar punya arti kedua yang sama sekali tidak berhubungan dengan kangen: “merasa aneh, heran”. No me extraña artinya “aku tidak heran”.
Dua-duanya aku kupas tuntas di artikel khusus extrañar — tautannya ada di bagian akhir.
Dan ada satu lagi cara bilang kangen: echar de menos
Di Spanyol, orang lebih sering bilang Te echo de menos daripada Te extraño. Artinya sama persis, tapi wilayah pakainya berbeda.
Tenang, dua-duanya dimengerti di seluruh dunia berbahasa Spanyol. Tidak ada yang bakal bingung.
Yang berbeda cuma “rasa lokalnya”: extrañar terdengar Amerika Latin, echar de menos terdengar Spanyol. Dan ada satu jebakan ejaan di echo yang wajib kamu hindari — itu aku bahas di artikel perbandingannya, tautannya ada di bawah.
Kalau yang sedih itu orang lain: pobrecito
Sampai sini kita bicara soal kesedihan kita sendiri. Tapi separuh dari percakapan soal sedih itu justru soal menanggapi kesedihan orang lain.
Kata yang paling sering dipakai untuk itu adalah pobrecito — persis di posisi “kasihan” dalam bahasa Indonesia.
・¡Pobrecito! (Kasihan! — untuk laki-laki / anak laki-laki)
・¡Pobrecita! (Kasihan! — untuk perempuan)
・Pobrecitos, llevan tres horas esperando.
(Kasihan mereka, sudah tiga jam menunggu.)
Dan di sini bahasa Indonesia lagi-lagi menolong kamu.
Kata “kasihan” kita kan bisa tulus (“kasihan banget dia”), tapi bisa juga jadi ejekan kalau nadanya diubah (“kasihan deh lu”). pobrecito bergerak persis di rentang yang sama.
Jadi kamu sudah paham mekanismenya. Tinggal hati-hati saja waktu chat, karena nada suara tidak ikut terkirim.
Kalimat-kalimat siap pakai untuk situasi sedih
Sekarang kita gabungkan semuanya jadi kalimat yang benar-benar kepakai.
Kalau kamu yang sedang sedih
・Estoy triste. (Aku sedih.)
・Me siento mal. (Aku lagi nggak enak hati.)
・He tenido un día difícil. (Hari ini berat buatku.)
・No tengo ganas de nada. (Aku lagi nggak mood ngapa-ngapain.)
・Me da tristeza pensar en eso. (Aku sedih kalau memikirkan itu.)
Kalau kamu mau menghibur orang lain
・¿Estás bien? (Kamu nggak apa-apa?)
・¿Qué te pasa? (Ada apa?)
・Lo siento mucho. (Aku turut sedih.)
・Aquí estoy si necesitas hablar. (Aku di sini kalau kamu mau cerita.)
・Todo va a estar bien. (Semuanya akan baik-baik saja.)
・No estés triste. (Jangan sedih. — perhatikan, ini bentuk subjuntivo)
Satu catatan budaya kecil tapi berguna.
Dalam percakapan Spanyol, orang biasanya mengakui dulu perasaan lawan bicara baru menghibur. Lo siento mucho (aku ikut sedih) dulu, baru Todo va a estar bien.
Kalau kamu langsung lompat ke “sudah, nggak apa-apa”, kadang terdengar seperti kamu sedang buru-buru menutup percakapan.
Rangkuman: peta “sedih” bahasa Spanyol
●estar triste = lagi sedih (orang). ser triste = memang menyedihkan (film, cerita) atau memang murung (sifat orang).
●tristeza = kata benda “kesedihan”. Pakai Siento tristeza atau Me da tristeza, bukan Tengo tristeza.
●kesepian bukan triste, tapi solo / sola: Me siento solo / sola.
●kangen = extrañar (Amerika Latin) atau echar de menos (Spanyol). Kalau objeknya orang, jangan lupa a.
●kasihan = pobrecito / pobrecita. Sama seperti “kasihan deh”, bisa tulus bisa menyindir.
Tepat sekali! Yang tersisa buatmu cuma dua PR: ser / estar dan perubahan bentuk kata sifat. Dua-duanya memang tidak ada di bahasa Indonesia, jadi wajar kalau butuh waktu.
Selebihnya, kamu sudah punya perasaannya. Tinggal ganti bajunya saja.
Empat artikel lanjutan
Tiap kata di atas punya detail yang tidak muat di satu artikel. Silakan lanjut ke yang paling kamu butuhkan:
- Triste artinya apa? — kata sifat yang tidak berubah kelamin, dan bedanya dengan deprimido serta melancólico.
- Extrañar artinya apa? — satu kata, dua arti: “kangen” dan “merasa aneh”. Plus soal a di depan nama orang.
- Beda te extraño dan te echo de menos — mana yang dipakai di mana, dan jebakan ejaan echo vs hecho.
- Pobrecito artinya apa? — kenapa kata “miskin” bisa jadi ungkapan simpati, dan kapan dia berubah jadi sindiran.
Wiktionary, entri “triste” (https://en.wiktionary.org/wiki/triste)
Wiktionary, entri “extrañar” (https://en.wiktionary.org/wiki/extrañar)
Wiktionary, entri “echar de menos” (https://en.wiktionary.org/wiki/echar_de_menos)
Wiktionary, entri “pobrecito” (https://en.wiktionary.org/wiki/pobrecito)
KBBI Daring, entri “kangen” dan “rindu” (https://kbbi.web.id/kangen)