Este Artinya Apa? Kata Tunjuk yang Jadi “Anu”-nya Orang Spanyol

Kodak
Kata Spanyol hari ini adalah «este»!

Kalau kamu buka kamus, artinya sederhana: “ini”. Este libro = “buku ini”. Selesai, kan?

Tapi kalau kamu dengarkan orang Meksiko ngobrol, kamu akan dengar este keluar di tempat yang sama sekali bukan tempat kata “ini” — di tengah kalimat, sendirian, diseret panjang: «esteee…».

Dan begitu kamu tahu apa yang terjadi di situ, kamu akan sadar bahasa Indonesia punya kata yang persis sama.

Arti dasar «este»: kata tunjuk untuk sesuatu yang dekat

Kita mulai dari yang lurus dulu.

«este» (dibaca: és-te) adalah kata tunjuk yang berarti “ini” — dipakai untuk sesuatu yang dekat dengan orang yang sedang bicara. Menurut Diccionario de la lengua española (DLE) terbitan Real Academia Española, kata ini berasal dari bahasa Latin iste, dan definisi pertamanya adalah “Que está cerca de la persona que habla”“yang berada dekat dengan orang yang berbicara”.

Karena bahasa Spanyol punya jenis kelamin dan jumlah untuk kata benda, bentuknya berubah-ubah:

Bentuk lengkap kata tunjuk «este»

este ⇒ maskulin tunggal(este libro = buku ini)
esta ⇒ feminin tunggal(esta casa = rumah ini)
estos ⇒ maskulin jamak(estos libros = buku-buku ini)
estas ⇒ feminin jamak(estas casas = rumah-rumah ini)
esto ⇒ netral, untuk hal yang belum jelas bendanya(¿Qué es esto? = Ini apa?)

Oke, sejauh ini masih masuk akal. Tapi kok bisa kata “ini” tiba-tiba jadi bunyi orang bingung?
Kodak

Pertanyaan yang bagus! Dan jawabannya justru ada di dalam arti dasarnya sendiri.

Coba pikirkan: apa yang kamu lakukan dengan kata “ini”? Kamu menunjuk ke sesuatu tanpa menyebut namanya. Nah — itu persis yang kamu butuhkan saat nama benda itu tidak mau keluar dari mulutmu.

«este» sebagai kata pengisi: saat kata yang dicari tidak keluar

Ini bukan slang yang dikarang anak muda. Kamus resmi bahasa Spanyol sendiri mencatatnya sebagai entri tersendiri.

Di dalam entri este, DLE mencantumkan:

este
interj. coloq. esto. Este… Quería contarles algo grave. U. especialmente en Am.

Terjemahan: este — kata seru, ragam percakapan, sama dengan esto. Contoh: “Este… Aku mau cerita sesuatu yang serius.” Terutama dipakai di Amerika (Latin).

Dan kalau kita ikuti rujukannya ke esto, definisinya makin jelas:

esto
interj. coloq. Expresa duda o vacilación respecto de lo que se va a decir. Esto… Quería pedirles un favor.

Terjemahan: kata seru, ragam percakapan. “Menyatakan keraguan atau kebimbangan mengenai apa yang akan diucapkan.” Contoh: “Esto… Aku mau minta tolong.”

※Sumber: Real Academia Española, Diccionario de la lengua española, entri «este, esta»

Perhatikan kalimat kuncinya: “keraguan mengenai apa yang AKAN diucapkan”. Bukan keraguan tentang isi pendapatmu, bukan keraguan tentang benar atau salah — tapi keraguan tentang kata apa yang mau keluar berikutnya.

Itulah pekerjaan spesifik este. Kalimatmu sudah jalan, lalu satu kata macet, dan kamu butuh sesuatu untuk menahan giliran bicara sementara kamu menggali kata itu dari ingatan.

Contoh «este» sebagai kata pengisi

Este… ¿cómo se dice…? Ah, sí, «paraguas».
(Anu… apa ya istilahnya…? Ah iya, «payung».)

・Ayer fui al… este… al mercado con mi hermana.
(Kemarin aku pergi ke… anu… ke pasar sama kakakku.)

Este… no sé cómo explicarlo, pero lo intento.
(Anu… aku nggak tahu cara jelasinnya, tapi aku coba deh.)

・Necesito ese, este, la cosa esa para abrir la botella.
(Aku butuh itu, anu, benda itu buat buka botolnya.)

Contoh yang terakhir itu… kok rasanya familiar banget ya? “Aku butuh itu, anu, benda itu…”
Kodak
Nah, ya kan? Itu bukan kebetulan sama sekali. Sekarang kita masuk ke bagian yang paling menyenangkan buat kita yang bahasa ibunya bahasa Indonesia.

Kabar baik: «este» itu «anu» — sampai ke asal-usulnya

Dari semua kata pengisi bahasa Spanyol, este adalah yang paling gampang buat penutur bahasa Indonesia. Alasannya sederhana: kamu sudah memakainya seumur hidup, cuma dalam bahasa lain.

Buka Kamus Besar Bahasa Indonesia dan lihat entri anu:

anu n
1 yang tidak disebutkan namanya (orang, benda, dan sebagainya)
2 (untuk menyebutkan) sesuatu yang namanya terlupa atau tidak diketahui

※Sumber: Kamus Besar Bahasa Indonesia, entri «anu»

Baca definisi kedua sekali lagi: “sesuatu yang namanya terlupa atau tidak diketahui”. Lalu bandingkan dengan DLE tadi: “keraguan mengenai apa yang akan diucapkan”.

Dua kamus, dua benua, dua bahasa yang tidak ada hubungan kekerabatan sama sekali — mendeskripsikan pekerjaan yang sama persis.

Kenapa «este» dan «anu» sejalan

Keduanya bukan bunyi kosong seperti “eee” atau “hmm”.
Keduanya adalah kata penunjuk yang isinya dikosongkan.

Kamu tetap menunjuk ke benda yang kamu maksud — kamu cuma belum bisa menamainya.
Makanya keduanya terasa jauh lebih “sopan” daripada diam total: lawan bicara tahu ada sesuatu yang sedang kamu tuju, dan dia bisa ikut membantu menebaknya.

Perbandingannya jadi sangat langsung:

“Kemarin aku ketemu… anu… si Rina.”
⇒ «Ayer me encontré con… este… Rina.»

“Tolong ambilin anu dong, yang di meja.”
⇒ «Pásame este… eso que está en la mesa.»

Oh, jadi aku tinggal tukar kata aja ya? Nggak perlu belajar kebiasaan baru sama sekali.
Kodak
Persis begitu! Tapi ada satu hal soal cara mengucapkannya yang bikin bedanya besar. Ini sering dilewatkan orang.

Cara mengucapkannya: yang dipanjangkan adalah huruf terakhir

Kalau kamu ucapkan este dengan tegas dan pendek — «ES-te!» — bunyinya seperti kamu benar-benar sedang menunjuk sebuah benda. Itu bukan efek yang kamu mau.

Sebagai kata pengisi, este hampir selalu diseret di bagian akhirnya:

・Tulisan yang sering kamu lihat di chat: «esteee…» atau «estee…»
Bunyi -e di akhir yang dipanjangkan, bukan bagian es- di depan.

・Nada suaranya datar atau sedikit menggantung ke atas, tidak turun.
Nada yang turun memberi sinyal “aku sudah selesai bicara” — dan itu justru membuat lawan bicara mengambil alih giliran, padahal kamu belum selesai.

・Tekanan katanya tetap di suku kata pertama: ES-te, bukan es-TE.
Ini penting karena esté (dengan tekanan di belakang) adalah kata yang sama sekali berbeda — lihat bagian jebakan di bawah.

Buat penutur bahasa Indonesia, ini justru mudah, karena kamu sudah melakukan hal yang sama dengan “anuuu…” dan “apa yaaa…”. Panjangkan huruf terakhirnya, jaga nadanya tetap menggantung, dan lawan bicaramu otomatis akan menunggu.

Di mana «este» dipakai? Meksiko adalah pusatnya

Catatan DLE tadi — “U. especialmente en Am.” — perlu kita perjelas, karena ini menentukan apakah este layak jadi kata pengisi pertamamu atau tidak.

Kodak

Singkatnya begini: este adalah kata pengisi khas Amerika Latin, dan Meksiko adalah tempat kamu akan mendengarnya paling sering.

Di Spanyol, orang lebih sering memakai bunyi «eh…» atau langsung «pues…» di posisi yang sama. Este tetap dipahami di sana, tapi tidak sering keluar.

Jadi pilihannya tergantung dengan siapa kamu akan ngobrol:

Kapan sebaiknya kamu memilih «este»

Pakai «este» kalau ⇒ lawan bicaramu kebanyakan dari Meksiko atau Amerika Tengah, atau kamu memang sedang belajar Spanyol ragam Amerika Latin

Pilih «pues» dulu kalau ⇒ kamu belum tahu akan sering ngobrol dengan orang dari negara mana. Pues dipakai luas di seluruh dunia berbahasa Spanyol, jadi lebih aman sebagai pilihan pertama

Oke, kebetulan aku lagi belajar dari konten-konten Meksiko sih. Berarti este cocok buat aku ya.
Kodak
Cocok banget! Tapi sebelum kamu mulai pakai, aku harus tunjukkan dua jebakan ejaan. Yang kedua terutama, sering bikin pelajar bingung sendiri saat baca teks.

Dua jebakan yang wajib kamu tahu

Jebakan 1: «el este» artinya “timur”

Bahasa Spanyol punya dua kata «este» yang sama sekali berbeda, dan kamus pun memisahkannya jadi dua entri (este1 dan este2).

Yang sudah kita bahas adalah este2, si kata tunjuk. Tapi ada juga este1 = arah mata angin “timur”. Cara membedakannya gampang: kalau ada kata sandang «el» di depannya, itu artinya “timur”.

Bandingkan
este libro ⇒ “buku ini“(kata tunjuk)
el este de México ⇒ “timurnya Meksiko”(arah mata angin)
・El sol sale por el este. ⇒ “Matahari terbit dari timur.”

Jebakan 2: «esté» dengan tanda aksen adalah kata kerja

Ini yang lebih sering bikin repot, karena bedanya cuma satu coretan kecil.

«esté» (dengan aksen di huruf e yang terakhir) bukan kata tunjuk sama sekali. Itu adalah bentuk subjuntivo dari kata kerja estar (“berada / dalam keadaan”).

este(tanpa aksen, tekanan di depan: ES-te)
⇒ “ini” / atau kata pengisi “anu…”

esté(dengan aksen, tekanan di belakang: es-TÉ)
⇒ bentuk subjuntivo dari estar
Contoh: Espero que esté bien. = “Semoga dia baik-baik saja.”

este dengan «el» ⇒ “timur”

Kalau kamu sedang membaca dan menemukan este, tanda aksen itu adalah petunjuk pertamamu. Tidak ada aksen dan berdiri sendiri di tengah kalimat dengan titik-titik di sekitarnya? Hampir pasti itu si kata pengisi.

Kodak

Oh iya, satu catatan tambahan buat kamu yang suka baca buku lama.

Dulu, saat este dipakai sebagai kata ganti (bukan sebagai penerang kata benda), orang menulisnya «éste» dengan aksen. DLE sekarang menyatakan aksen itu hanya perlu kalau ada risiko salah paham. Jadi kalau kamu ketemu «éste» di teks lama, jangan bingung — itu kata yang sama.

Peringatan: satu «este» menolong, sepuluh «este» mengganggu

Ini bagian yang harus kita bicarakan dengan jujur.

Dalam bahasa Spanyol, kata pengisi yang dipakai berlebihan punya nama sendiri: muletilla. Dan asal katanya sangat menggambarkan masalahnya. Menurut DLE, muletilla adalah bentuk kecil dari muleta, yang berarti tongkat penyangga — alat bantu jalan. Definisinya: “Voz o frase que alguien repite mucho por hábito” = “kata atau frasa yang diulang-ulang seseorang karena kebiasaan”.

Tongkat penyangga sangat menolong kalau kakimu memang cedera. Tapi kalau kamu memakainya untuk jalan-jalan santai, orang akan bertanya-tanya.

Boleh: «Este… no me acuerdo del nombre, pero era el restaurante de la esquina.»
Satu kali, di titik kata yang benar-benar macet. Terdengar alami.

Sudah berlebihan: «Este… ayer, este, fui a, este, la casa de, este, mi amigo.»
Ini bukan lagi terdengar fasih — ini terdengar gugup, dan lawan bicara jadi ikut lelah mendengarnya.

Ingat ini: diam satu-dua detik itu WAJAR.
Kamu tidak wajib mengisi setiap celah. Orang yang terdengar fasih bukan orang yang tidak pernah berhenti — tapi orang yang berhentinya terdengar tenang.

Nah ini yang nggak kepikiran. Aku kira makin sering dipakai makin kelihatan lancar.
Kodak

Justru kebalikannya! Coba tes ini: rekam suaramu sendiri saat berlatih Spanyol selama dua menit, lalu dengarkan ulang sambil menghitung este.

Kalau lebih dari dua atau tiga kali dalam dua menit, kurangi. Itu ukuran yang jauh lebih jujur daripada perasaanmu saat sedang bicara.

Cara melatih «este» supaya keluar sendiri

Kata pengisi punya sifat aneh: kamu memakainya justru saat otakmu sedang sibuk mencari hal lain. Artinya, menghafalnya tidak cukup — kata ini harus sudah otomatis sebelum kamu butuh.

Latihan tiga langkah

Langkah 1 — Sadari dulu “anu”-mu.
Selama sehari, perhatikan setiap kali kamu bilang “anu” atau “apa ya” dalam bahasa Indonesia. Kamu tidak bisa mengganti kebiasaan yang tidak kamu sadari.

Langkah 2 — Latih dengan kosakata yang sengaja kamu lupakan.
Ceritakan sesuatu dalam bahasa Spanyol dan pilih benda yang kamu memang belum tahu namanya. Saat mentok, jangan diam dan jangan pindah ke bahasa Indonesia — ucapkan «esteee…» lalu lanjutkan dengan «¿cómo se dice?» atau «esa cosa».

Langkah 3 — Jadikan itu satu paket.
Hafalkan rangkaian ini sebagai satu kesatuan sampai keluar tanpa berpikir:
«Este… ¿cómo se dice…?»
Rangkaian ini menyelamatkanmu di hampir semua situasi kata yang macet — dan sekaligus mengundang lawan bicara untuk membantu.

Rangkuman arti dan pemakaian «este»

Berikut ringkasan semua yang kita bahas.

«este» arti dasarnya “ini” — kata tunjuk untuk sesuatu yang dekat dengan si pembicara(dari bahasa Latin iste
●Dalam percakapan, DLE mencatatnya sebagai kata seru yang “menyatakan keraguan mengenai apa yang akan diucapkan”, dengan catatan terutama dipakai di Amerika Latin(pusatnya Meksiko)
●Pekerjaannya spesifik ⇒ kamu sedang mencari SATU KATA, bukan sedang menyusun jawaban
●Untuk penutur Indonesia ⇒ ini adalah «anu». Dua-duanya kata penunjuk yang isinya dikosongkan, jadi kamu tinggal tukar katanya
●Cara ucap ⇒ panjangkan huruf terakhirnya(«esteee…»)dengan nada menggantung, tekanan tetap di ES-te
●Jebakan ⇒ el este = “timur” / esté dengan aksen = bentuk subjuntivo dari estar
●Batas wajar ⇒ maksimal dua-tiga kali per dua menit. Diam sejenak itu tidak aneh
Kodak

Kalau kamu mau lihat bagaimana este berbeda dari tiga kata pengisi Spanyol lainnya — pues, o sea, dan a ver — semuanya kubandingkan dalam satu tabel di artikel utama.

Di sana juga ada penjelasan kenapa partikel akhir kalimat seperti sih dan dong tidak punya padanan di bahasa Spanyol!

Sumber rujukan
Real Academia Española, Diccionario de la lengua española — entri «este, esta» dan «muletilla»(https://dle.rae.es/este
Kamus Besar Bahasa Indonesia — entri «anu»(https://kbbi.web.id/anu
Wiktionary — entri «este» (bahasa Spanyol, bagian Interjection)(https://en.wiktionary.org/wiki/este