Susunannya: 「intro-(ke dalam)」+「duct(menuntun, memimpin)」+「-ion(bentuk kata benda)」.
「hal menuntun masuk ke dalam」 itulah gambaran intinya, jadi “introduction” = 「perkenalan」「pendahuluan, bagian pembuka」「pemasukan hal baru」.
Betul, dia memang bentuk bendanya. Tapi ada dua hal yang bikin dia layak dibahas terpisah.
Pertama, bunyinya berubah — cukup drastis, sampai banyak orang salah baca. Kedua, dia punya satu pekerjaan yang bentuk kerjanya nggak punya: bagian pembuka esai, skripsi, dan presentasi. Kalau kamu lagi menulis tugas kuliah dalam bahasa Inggris, kata inilah yang bakal kamu tulis paling atas.
- 1 Arti dan penggunaan ”introduction” — gambaran intinya “yang menuntun kita masuk”
- 2 ”introduction” vs ”introduce” — beda bentuk, beda bunyi, beda posisi dalam kalimat
- 3 Menulis ”Introduction” di esai — apa saja yang harus ada
- 4 ”introduction” vs ”preface” vs ”foreword” vs ”prologue”
- 5 Asal kata ”introduction” — dan penemuan menarik di kata “pengantar” kita
- 6 Rangkuman arti, cara baca, dan penggunaan ”introduction”
Arti dan penggunaan ”introduction” — gambaran intinya “yang menuntun kita masuk”
”introduction(cara baca: /ˌɪntrəˈdʌkʃn/, kira-kira “in-truh-DAK-syen”, tekanan di suku kata ketiga【kata benda】)” berarti 「perkenalan(antara orang)」「bagian pembuka sebuah tulisan, buku, atau pidato」「pemasukan atau pemberlakuan sesuatu yang baru」.
Kata ini tersusun dari 「intro-(ke dalam)」+「duct(=Latin ducere, menuntun)」+「-ion(perbuatan / hasilnya)」. Gambaran inti yang menyatukan semuanya adalah 「sesuatu atau seseorang yang menuntun kita dari luar ke dalam」.
Bayangkan kamu datang ke rumah yang belum pernah kamu masuki. Ada orang yang membukakan pintu, menyapa, lalu mengantar kamu sampai ke ruang tamu.
Orang itu bukan isi rumahnya, tapi tanpa dia kamu nggak akan sampai ke dalam. Nah, itulah posisi ”introduction” — di ambang pintu, tugasnya mengantar.
Dari satu gambaran itu, tiga pemakaian utamanya jadi masuk akal:
- Perkenalan antarorang. a brief introduction ⇒ perkenalan singkat. Yang dituntun masuk adalah orang.
- Bagian pembuka tulisan atau acara. the introduction of an essay ⇒ pendahuluan. Yang dituntun masuk adalah pembaca.
- Pemberlakuan hal baru. the introduction of a new tax ⇒ pemberlakuan pajak baru. Yang dituntun masuk adalah hal barunya.
Tepat sekali, dan kamu merangkumnya lebih rapi dari kamus mana pun.
Ada satu pemakaian keempat yang juga sering muncul: judul buku. “An Introduction to Psychology” artinya “Pengantar Psikologi” — buku yang tugasnya menuntun pemula masuk ke sebuah bidang. Perhatikan preposisinya: an introduction to ~, sama seperti kata kerjanya.
Contoh kalimat dasar ”introduction”
【Perkenalan antarorang】
・After a short introduction, we started the meeting.
(Setelah perkenalan singkat, kami memulai rapat.)
・He needs no introduction.
(Dia tidak perlu diperkenalkan lagi. ※ungkapan untuk orang yang sudah terkenal)【Bagian pembuka tulisan】
・The introduction should state the main question clearly.
(Bagian pendahuluan harus menyatakan pertanyaan utamanya dengan jelas.)
・I always write the introduction last.
(Aku selalu menulis pendahuluan paling akhir.)【Pemberlakuan hal baru】
・The introduction of online payment changed everything.
(Masuknya pembayaran daring mengubah segalanya.)
・Since the introduction of the new rule, traffic has improved.
(Sejak diberlakukannya aturan baru, lalu lintas jadi lebih baik.)【Judul buku / mata kuliah】
・She is reading “An Introduction to Economics”.
(Dia sedang membaca “Pengantar Ilmu Ekonomi”.)
”introduction” vs ”introduce” — beda bentuk, beda bunyi, beda posisi dalam kalimat
Ini pasangan yang wajib kamu kuasai sekaligus, karena keduanya muncul di kalimat yang mirip tapi tidak bisa saling menggantikan.
introduce vs introduction
●introduce(kata kerja)/ˌɪntrəˈdjuːs/ — “in-truh-DYUS”
⇒ butuh pelaku dan objek. She introduced me to her sister.
●introduction(kata benda)/ˌɪntrəˈdʌkʃn/ — “in-truh-DAK-syen”
⇒ berdiri sebagai benda. She gave me a short introduction.
※Perhatikan huruf c: di introduce dibaca /s/, di introduction dibaca /k/. Ini bukan pengecualian aneh — pola yang sama berlaku di produce → production dan reduce → reduction.
Sebenarnya ada aturannya, dan cukup rapi: huruf c dibaca /s/ kalau diikuti e, i, y, dan dibaca /k/ kalau diikuti huruf lain.
Di introduce ada huruf e sesudahnya ⇒ /s/. Di introduction yang menyusul huruf t ⇒ /k/. Aturan yang sama menjelaskan city(/s/)versus cat(/k/). Lumayan, ya kan?
Kesalahan yang sering muncul di tugas kuliah
Karena bentuknya mirip, banyak pelajar tanpa sadar memasang bentuk yang salah di tempat yang salah. Tiga contoh berikut paling sering aku temui:
❌ In the introduce, I will explain three points.
✅ In the introduction, I will explain three points.
(Di bagian pendahuluan, saya akan menjelaskan tiga hal.)❌ Let me introduction myself.
✅ Let me introduce myself.
(Perkenalkan, nama saya…)❌ This chapter is an introduction of machine learning.
✅ This chapter is an introduction to machine learning.
(Bab ini adalah pengantar untuk pembelajaran mesin.)
※Sesudah introduction, preposisinya to, bukan of — kecuali kalau maksudnya “pemberlakuan sesuatu”, seperti the introduction of a new rule.
Contoh terakhir itu halus tapi penting, jadi aku pertegas.
introduction to ~ = menuntun orang masuk ke bidang itu(pengantar).
introduction of ~ = hal itu sendiri yang dituntun masuk(pemberlakuan, pemasukan).
Coba rasakan bedanya: an introduction to coffee(buku pengantar tentang kopi)versus the introduction of coffee to Java(masuknya kopi ke Jawa). Beda satu huruf, beda cerita sepenuhnya!
Menulis ”Introduction” di esai — apa saja yang harus ada
Kalau kamu menulis esai, laporan, atau skripsi dalam bahasa Inggris, bagian bernama Introduction hampir selalu diminta. Isinya cukup baku di mana pun kamu kuliah, jadi sekali kamu hafal polanya, kamu tinggal pakai ulang.
・Latar(background) — kenapa topik ini perlu dibicarakan sekarang.
・Masalah(problem / gap) — apa yang belum terjawab atau apa yang mengganggu.
・Tujuan atau pertanyaan(aim / research question) — apa yang mau kamu jawab.
・Peta tulisan(outline) — pembaca akan dibawa lewat jalur mana.
Perhatikan bagian terakhir. Fungsi “peta tulisan” itu persis gambaran inti kata ”introduction”: kamu berdiri di ambang pintu dan berkata “ikuti saya, kita akan lewat sini dulu, lalu ke sana”. Bukan kebetulan bagian ini dinamai begitu.
Kalimat siap pakai untuk bagian Introduction
・This paper examines ~.(Tulisan ini menelaah ~.)
・The aim of this study is to ~.(Tujuan penelitian ini adalah ~.)
・This essay is organized as follows.(Esai ini disusun sebagai berikut.)
・Little attention has been paid to ~.(Belum banyak perhatian diberikan pada ~.)
Hehe, aku juga dulu begitu! Aku pikir Introduction itu cuma tempat buat “curhat” kenapa aku milih topik ini, jadi ya aku tulis latar belakang panjang lebar terus selesai. Ternyata bagian yang paling sering hilang justru “peta tulisan” di akhir — kalimat yang bilang ke pembaca “nanti kamu bakal aku ajak lewat bagian A, B, C”. Begitu aku mulai selalu nambahin satu kalimat outline di penutup Introduction, feedback dosenku langsung beda jauh.
Nah, kamu baru saja menyentuh salah satu titik paling membingungkan waktu orang Indonesia menerjemahkan skripsinya. Keduanya bukan hal yang sama, dan bahasa Inggris juga membedakannya.
Aku bahas dua-duanya sekarang, karena ini sering bikin dokumen resmi jadi salah label.
”introduction” vs ”preface” vs ”foreword” vs ”prologue”
Di buku bahasa Inggris, ada beberapa bagian yang sama-sama terletak di depan. Sekilas mirip, tapi masing-masing punya tugas dan penulis yang berbeda.
Empat “bagian depan” dalam buku bahasa Inggris
●Introduction ⇒ bagian dari isi buku itu sendiri. Ditulis penulisnya, berisi topik dan arah pembahasan.
= padanan terdekat: Pendahuluan(bab pertama skripsi)
●Preface ⇒ catatan penulis tentang bukunya. Kenapa ditulis, bagaimana prosesnya, ucapan terima kasih.
= padanan terdekat: Kata Pengantar
●Foreword ⇒ ditulis orang lain, biasanya tokoh yang dihormati, semacam rekomendasi.
= padanan terdekat: Kata Sambutan
●Prologue ⇒ bagian dari ceritanya, dipakai di novel dan drama. Adegan pembuka.
= padanan terdekat: Prolog
Jadi kalau kamu menerjemahkan skripsi ke bahasa Inggris, susunannya kira-kira begini: bagian “Kata Pengantar” yang berisi puji syukur dan terima kasih itu menjadi Preface(atau Acknowledgements), sedangkan “BAB I PENDAHULUAN” menjadi Introduction. Menaruh ucapan terima kasih di bawah judul “Introduction” akan terasa janggal bagi pembaca asing.
Cara membedakan yang paling cepat: tanya siapa yang menulis dan tentang apa.
Kalau isinya tentang bukunya(“saya menulis ini karena…”)⇒ Preface. Kalau isinya tentang topiknya(“kemacetan di kota besar semakin parah…”)⇒ Introduction. Kalau yang menulis orang lain ⇒ Foreword. Selesai, tiga pertanyaan saja.
Asal kata ”introduction” — dan penemuan menarik di kata “pengantar” kita
”introduction” tercatat dalam bahasa Inggris sejak akhir abad ke-14, dari bahasa Prancis Kuno induction dan langsung dari Latin introductionem, yang secara harfiah berarti “hal menuntun ke dalam, pemasukan”. Akarnya sama dengan ”introduce”: intro-(ke dalam)+ ducere(menuntun), yang kembali lagi ke akar Proto-Indo-Eropa *deuk-(menuntun).
Sekarang bagian yang benar-benar seru. Coba lihat kata bahasa Indonesia untuk bagian pembuka tulisan:
⇒ “yang mengantar; yang menuntun”
Menurut KBBI, antar berarti “menemani (membawa) orang berjalan atau pergi” dan “mengirimkan (membawa) ke”. Dan pengantar punya empat arti sekaligus: “orang yang mengantar(kan)”, “alat untuk mengantar(kan)”, “pembimbing”, dan “pandangan umum secara ringkas sebagai pendahuluan”.
Perhatikan baik-baik. Bahasa Indonesia memakai kata yang aslinya berarti “mengantar orang berjalan” untuk menamai bagian pembuka sebuah tulisan — persis logika yang sama dengan Latin ducere.
Aku juga awalnya mikir itu kebetulan doang! Soalnya dari kecil aku cuma tahu “kata pengantar” sebagai istilah baku di buku, tanpa pernah mikirin kenapa dipilih kata itu, bukan “pembuka” atau “awalan”. Begitu aku bongkar makna asli “antar” — bawa orang berjalan — baru aku sadar itu bukan kebetulan sama sekali, tapi otak manusia di mana pun memang suka pakai gambaran yang sama untuk hal abstrak.
Sama persis, dan itulah yang bikin aku suka membandingkan dua bahasa ini. Bahasa Indonesia dan bahasa Latin tidak serumpun sama sekali — satu dari rumpun Austronesia, satu dari Indo-Eropa. Mereka tidak saling meniru.
Tapi dua-duanya sampai pada kesimpulan yang sama: bagian pembuka itu tugasnya mengantar pembaca masuk. Manusia di mana pun ternyata membayangkan hal yang mirip.
Dua bahasa, satu gambaran
Latin ducere(menuntun)→ introductionem → introduction
antar(mengantar, menemani berjalan)→ peng-antar → pengantar
⇒ Dua-duanya berarti: “yang menuntun kamu masuk”
Bahasa Indonesia sebenarnya punya dua kata, dan gambarannya beda
Menariknya lagi, kita tidak cuma punya satu pilihan. Ada pengantar, ada juga pendahuluan. Dan kalau kamu bongkar bahannya, dua kata ini memotret hal yang berbeda:
- pengantar(dari antar)⇒ gambaran ruang. Ada yang menuntun, ada yang dituntun, ada arah masuk.
- pendahuluan(dari dahulu)⇒ gambaran waktu. Sekadar “bagian yang datang lebih dulu”.
Bahasa Inggris juga punya pasangan seperti ini: introduction(gambaran ruang)dan preliminary atau opening(gambaran urutan). Jadi kalau kamu bingung memilih di tulisan formal, ingat saja: mau menekankan “saya akan menuntun pembaca” atau “ini bagian pertama”?
Oh iya, satu hal lagi soal antar yang perlu kamu simpan di kepala.
Kata ini punya saudara kembar: hantar. Dua-duanya berasal dari akar purba yang sama, dan hantar inilah yang muncul di kalimat “tembaga menghantarkan listrik”. Jadi kata untuk “pengantar buku” dan kata untuk “menghantarkan listrik” itu satu keluarga!
Kebetulan? Sama sekali bukan — dalam bahasa Inggris juga begitu, dan nanti kita lihat sendiri di kata conduct.
Diagnosis 30 Detik: Introduction, Preface, Foreword, atau Prologue?
Bagian “depan” buku dalam bahasa Inggris ada empat macam. Cek siapa yang menulis dan tentang apa isinya.
Padanan: Pendahuluan (bab pertama skripsi).
Padanan: Kata Pengantar.
Padanan: Kata Sambutan.
Padanan: Prolog.
An Introduction to Psychology (Pengantar Psikologi).
the introduction of a new tax (pemberlakuan pajak baru).
※ Jangan taruh ucapan terima kasih di bawah judul “Introduction” — itu tempatnya Preface atau Acknowledgements, bukan Introduction.
Rangkuman arti, cara baca, dan penggunaan ”introduction”
Berikut rangkuman singkat tentang ”introduction”:
⇒ Gambaran intinya: “yang menuntun kita dari luar ke dalam”
⇒ Artinya: perkenalan / pendahuluan / pemberlakuan hal baru / buku pengantar
●Cara baca ⇒ in-truh-DAK-syen /ˌɪntrəˈdʌkʃn/. Huruf c jadi /k/, beda dengan introduce yang /s/.
●Preposisi ⇒ an introduction to ~(pengantar untuk bidang ~)/the introduction of ~(masuknya / diberlakukannya ~)
●Jangan tertukar ⇒ Introduction=Pendahuluan(isi)/Preface=Kata Pengantar(catatan penulis)/Foreword=Kata Sambutan(ditulis orang lain)
●Penemuan hari ini ⇒ kata pengantar kita dibangun dari antar(mengantar orang berjalan)— gambaran yang persis sama dengan Latin ducere, padahal dua bahasa ini tidak serumpun.
Itu bonus yang jarang disebut orang, padahal nyata: belajar bahasa asing bikin kamu melihat bahasa sendiri dengan mata baru.
Sekarang coba satu hal kecil. Buka buku apa pun yang ada di dekatmu, lihat halaman depannya, dan tebak — kalau diterjemahkan, bagian itu jadi Introduction, Preface, atau Foreword? Lima detik saja, tapi ingatannya nempel lama.
「Online Etymology Dictionary, “introduction”, “introduce”, “*deuk-”(https://www.etymonline.com/word/introduce)」
「Cambridge Dictionary, “introduction”(https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/introduction)」
「Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online, “antar”, “introduksi”(https://kbbi.web.id/antar)」
「Wiktionary, “hantar” dan “antar”(https://en.wiktionary.org/wiki/hantar)」