Deredere Artinya Apa? Tipe Paling Jujur di Antara Semua Dere, dan Bedanya dengan Dandere

Kodak
Kata bahasa Jepang hari ini adalah 「デレデレ」(deredere)!

Kamu mungkin sudah kenal tsundere, yandere, kuudere. Tapi begitu ketemu deredere, banyak orang malah bingung: ”lho, kalau semuanya berakhiran dere, kenapa yang satu ini dere-nya dua kali?”

Jawabannya justru bikin seluruh keluarga kata ini masuk akal. Deredere adalah satu-satunya tipe yang tidak punya lapisan penutup — dan karena itu dia jadi titik nol yang dipakai untuk mengukur semua tipe dere lainnya. Yuk kita bedah!

Deredere Artinya Apa? Suka ya Ditunjukkan, Titik

「デレデレ」(deredere / dibaca: de-re-de-re)dalam konteks anime adalah sebutan untuk tipe karakter yang menunjukkan rasa sayangnya secara terbuka dari awal sampai akhir, tanpa fase jual mahal, tanpa diam-diaman, dan tanpa sisi gelap.

Dia ramah ke hampir semua orang, ceria, gampang tersenyum, dan kalau dia suka pada seseorang — ya kelihatan. Nggak ada usaha untuk menutupinya.

Hah? Cuma gitu doang? Kok kesannya biasa banget ya dibanding tsundere atau yandere…
Kodak

Haha, reaksi kamu itu wajar banget — dan justru itu kuncinya!

Coba bandingkan sebentar. Tsundere punya cangkang ketus di luar. Yandere punya senyum manis yang menutupi sesuatu yang gelap. Kuudere punya lapisan dingin. Dandere punya diam.

Nah, deredere sama sekali tidak punya lapisan itu. Isi hatinya dan sikapnya sama persis. Karena itulah dia terasa ”biasa” — dia memang bentuk polosnya!

Jadi kalau tipe dere lain bisa digambarkan sebagai ”isi + bungkus”, deredere adalah isinya saja tanpa bungkus.

Rumus sederhananya

Tsundere ⇒ ketus(bungkus)+ dere(isi)
Yandere ⇒ manis yang rusak(bungkus)+ dere(isi)
Kuudere ⇒ dingin(bungkus)+ dere(isi)
Dandere ⇒ diam(bungkus)+ dere(isi)
Deredere ⇒ (tidak ada bungkus)+ dere(isi)

Oh! Jadi kolom depannya kosong, makanya yang tersisa cuma ”dere” yang diulang dua kali gitu?
Kodak

Persis seperti itu! Kamu langsung nangkap intinya.

Dan ada satu fakta yang bikin ini makin menarik: ”deredere” bukan kata ciptaan fandom anime. Kata ini sudah ada di kamus bahasa Jepang jauh sebelum anime modern lahir — dan arti aslinya agak tidak enak didengar, lho.

Cara Baca ”Deredere” — De-Re-De-Re, Bukan ”Dre-Dre”

Sebelum masuk lebih dalam, kita bereskan dulu soal pelafalan, karena di sinilah orang Indonesia paling sering keliru.

Tulisan Jepangnya: デレデレ(katakana)/ でれでれ(hiragana, bentuk yang dipakai kamus)
Romaji: deredere(kadang ditulis dere-dere
Cara baca: de – re – de – re(4 ketukan, panjangnya sama rata)

1. ”E”-nya adalah é seperti pada ”sate”, bukan e pepet seperti pada ”beras”

Ini jebakan nomor satu buat penutur bahasa Indonesia. Karena huruf e di bahasa kita bisa dibaca dua cara, banyak orang otomatis membacanya ”dreh-dreh” atau ”dərədərə”.

Padahal bunyi え/エ dalam bahasa Jepang selalu bunyi é yang jelas — seperti pada kata sate, bebek, enak.

Kodak

Jadi bacanya ”DÉ-RÉ-DÉ-RÉ” ya!

Aturan ini berlaku untuk semua kata Jepang, bukan cuma yang ini. Sensei dibaca ”sénsé”, anime dibaca ”animé”, tsundere dibaca ”tsundéré”. Dalam bahasa Jepang tidak ada e pepet sama sekali — sekali kamu pegang aturan ini, pelafalanmu langsung naik kelas!

2. ”R”-nya cuma satu ketukan lidah, jangan digetarkan

Bunyi れ(re) Jepang itu satu sentuhan cepat ujung lidah di langit-langit — posisinya ada di antara r, l, dan d bahasa Indonesia.

Kabar baiknya: r bahasa Indonesia sudah cukup dekat, asal tidak kamu getarkan panjang-panjang seperti waktu bilang ”rrroti”. Cukup satu ketukan ringan.

Berarti kalau aku baca cepat sambil menggetarkan r-nya, malah kedengaran aneh dong buat orang Jepang?
Kodak

Iya, kedengarannya jadi terlalu ”kuat”. Bahasa Jepang itu bahasa yang datar dan berketuk: setiap suku kata punya panjang yang sama, dan tidak ada satu suku kata yang ditekan keras seperti dalam bahasa Inggris.

Jadi jangan baca ”de-RE-de-re” dengan tekanan di tengah. Bacalah rata: dé・ré・dé・ré, seperti empat ketukan drum yang sama besarnya.

Asal Katanya: Gitaigo Tua yang Artinya Justru Agak Menghina

Sekarang bagian yang paling sering bikin orang kaget. Dalam bahasa Jepang sehari-hari, ”deredere” bukan pujian.

Kata ini aslinya adalah gitaigo(擬態語)— kata tiruan keadaan, salah satu ciri khas bahasa Jepang. Kamus 「デジタル大辞泉」 terbitan Shogakukan mencatatnya begini:

態度や姿勢にしまりがなく、だらしのないさま。また、男が女にだらしのない態度をとるさま。
用例:「町をでれでれ(と)歩く」「女性にでれでれする」

Terjemahan: ”Keadaan di mana sikap atau postur tubuh tidak ada kencangnya, jadi lembek dan berantakan. Juga, keadaan seorang laki-laki yang bersikap tidak karuan di depan perempuan.”
Contoh: ”berjalan di kota dengan lunglai”, ”jadi lembek kalau di depan perempuan”.

Lho, kok isinya soal ”lembek” dan ”nggak karuan”? Aku kira artinya ”mesra” atau ”romantis”!
Kodak

Nah, itu perbedaan yang penting banget untuk kamu tahu!

Gambaran aslinya bukan ”hati berbunga-bunga”, tapi sesuatu yang meleleh dan kehilangan bentuk — seperti es krim yang ditinggal di bawah matahari.

Kalau orang Jepang bilang 「彼、女性にデレデレしてる」, nadanya bukan ”dia romantis”, tapi lebih ke ”dia jadi bego kalau ada cewek”. Ada sedikit ejekan di dalamnya, ya kan?

Kamus besar 「精選版 日本国語大辞典」 bahkan mencatat contoh pemakaiannya dari naskah rakugo (seni cerita komedi tradisional Jepang) berjudul Sumida no Najime tahun 1889 — zaman Meiji, lebih dari 130 tahun lalu.

Artinya di situ: sikap orang yang jadi tidak tenang dan kehilangan wibawa di depan lawan jenis yang dia sukai.

Perjalanan kata ”deredere”

1880-an: でれでれ = kata tiruan keadaan untuk sikap yang lembek, tidak tegas(nada agak mengejek)
↓(dipakai untuk orang yang sedang naksir)
Bahasa sehari-hari: 女性にデレデレする = jadi nggak karuan di depan perempuan
↓(dipotong jadi kata kerja baru)
Bahasa gaul: デレるdereru)= ”mulai menunjukkan sisi manisnya”
↓(potongan ”dere” dipakai sebagai onderdil kata)
Fandom anime: ツンデレ・ヤンデレ・クーデレ… lalu デレデレ dipakai lagi, kali ini sebagai nama tipe karakter

Kodak

Perhatikan baris terakhirnya. Ini bagian yang paling sering salah dimengerti!

Banyak orang mengira urutannya: ”deredere dulu, baru tsundere”. Padahal sebagai nama tipe karakter, ”deredere” justru lahir belakangan — setelah tsundere populer.

Kenapa bisa gitu? Kan yang polos harusnya duluan…
Kodak

Karena orang baru butuh nama untuk sesuatu setelah ada pembandingnya!

Selama semua karakter ”ya begitu-begitu saja”, tidak ada yang merasa perlu memberi label. Begitu tsundere muncul dan semua orang membicarakan ”karakter yang menyembunyikan perasaannya”, barulah muncul pertanyaan: ”kalau yang nggak menyembunyikan apa-apa, namanya apa dong?”

Dan jawabannya diambil dari kata lama yang sudah ada: デレデレ.

Ensiklopedia daring Jepang Niconico Daihyakka pun menjelaskan deredere sebagai istilah turunan dari tsundere, untuk karakter yang 「終始好意を隠さない」shūshi kōi o kakusanai = dari awal sampai akhir tidak menyembunyikan rasa suka).

Kalau kamu penasaran dengan tipe yang jadi ”pemicu” seluruh keluarga kata ini, pembahasan lengkapnya ada di sini: Tsundere Artinya Apa? Arti Kata Tsundere dalam Bahasa Jepang

Deredere vs Dandere: Bedanya Ada di ”Niat Menyembunyikan”

Ini pertanyaan yang paling sering muncul, dan wajar — karena keduanya sama-sama terasa ”lembut” dan ”nggak galak”. Tapi bedanya sebenarnya sangat tajam.

Kodak

Sebelum membandingkan, kita bongkar dulu kata ダンデレ(dandere).

Kata ini gabungan dari だんまりdanmari = membisu, diam seribu bahasa)+ デレdere). Jadi artinya: orang yang menutup mulut, padahal di dalam hatinya penuh rasa suka.

Perhatikan strukturnya: dandere punya bungkus, dan bungkusnya adalah diam. Deredere tidak punya bungkus apa-apa. Dari situ semuanya jadi jelas.

Deredere vs Dandere dalam satu kalimat

Derederetidak ada niat menyembunyikan. Suka ya bilang, senang ya kelihatan. Perasaannya keluar tanpa filter.

Dandereada perasaan, tapi tidak keluar. Bukan karena jual mahal, tapi karena tidak tahu caranya, gugup, atau takut salah bicara.

Ooh, jadi dandere itu bukan orang dingin ya? Cuma… nggak sanggup ngomong?
Kodak

Tepat sekali, dan itu tangkapan yang penting banget!

Bayangkan dua orang di kelas yang sama-sama naksir kamu.

Yang deredere akan menghampiri, senyum lebar, ”Hai! Aku duduk sini boleh ya?”
Yang dandere akan duduk di kursi belakang, melirik, menyiapkan kalimat di kepalanya selama sepuluh menit — lalu akhirnya cuma bilang ”…pulpen kamu jatuh”.

Perasaannya sama besar. Yang beda cuma apakah perasaan itu punya jalan keluar atau tidak.

Ada satu catatan tambahan soal dandere: ensiklopedia Jepang mencatat bahwa kata ini punya dua jalur asal-usul yang sama-sama beredar.

だんまり(danmari)+ デレ
Karakter pendiam yang tidak menunjukkan isi hatinya, padahal di dalam sudah ”dere”. Ini pemakaian yang paling umum sekarang, dan dianggap kerabat dekat dari kuudere.

ダンディー(dandy)+ デレ
Karakter yang biasanya berwibawa dan gagah, lalu tiba-tiba luluh pada satu orang tertentu. Ini pemakaian lama yang lebih jarang kamu temui.

Wah, kalau dandere aja punya dua versi, gimana bedain dandere sama kuudere? Dua-duanya kan diam.
Kodak

Pertanyaan bagus! Patokannya adalah alasan diamnya:

Kuudere ⇒ diam karena memang memilih berjarak. Dia nyaman-nyaman saja sendirian.
Dandere ⇒ diam karena nggak tahu caranya mendekat. Sebenarnya dia ingin terhubung.
Deredere ⇒ tidak diam sama sekali, karena tidak ada yang perlu ditahan.

Kalau kamu susun ketiganya dalam satu garis, polanya kelihatan jelas: seberapa jauh jarak antara isi hati dan sikap yang terlihat.

Jarak antara ”isi hati” dan ”yang terlihat”

Deredere ⇒ jaraknya nol(yang terlihat = isi hatinya)
Dandere ⇒ jaraknya ada, tapi bukan disengaja(tidak bisa keluar)
Kuudere ⇒ jaraknya bagian dari kepribadiannya(memang begitu suhunya)
Tsundere ⇒ jaraknya disengaja(sengaja bersikap sebaliknya)
Yandere ⇒ jaraknya berbahaya(yang terlihat manis, isinya sudah retak)

Karakter Deredere di Anime: Ciri-Ciri yang Bisa Kamu Cek Sendiri

Karena deredere tidak punya ”ciri khas yang mencolok” seperti tsundere (”b-bukan berarti aku suka kamu ya!”), banyak orang kesulitan mengenalinya. Jadi mari kita bikin daftar periksanya.

Kodak
Kalau sebuah karakter memenuhi sebagian besar poin di bawah ini, kemungkinan besar dia deredere!
  • Sikapnya konsisten dari episode pertama sampai terakhir. Tidak ada ”momen luluh” yang dramatis, karena dia memang sudah hangat dari awal.
  • Ramah ke semua orang, bukan cuma ke satu orang. Kebaikannya bukan hadiah khusus, tapi kepribadiannya.
  • Rasa sukanya tidak dia bantah. Kalau digoda teman-temannya, dia mungkin malu — tapi dia tidak akan berbohong dan bilang ”aku sama sekali nggak suka dia”.
  • Energinya positif dan menular. Dia sering jadi penggerak suasana dalam kelompok.
  • Tidak posesif. Dia tidak marah kalau orang yang dia suka dekat dengan orang lain — bandingkan dengan yandere, yang justru sebaliknya.
Poin terakhir itu menarik. Berarti deredere justru tipe yang paling ”aman” ya?
Kodak

Betul! Di kalangan penggemar, deredere sering disebut sebagai tipe dere yang paling seimbang dan paling sehat.

Rasa sayangnya tidak dibalut apa-apa, jadi tidak ada teka-teki dan tidak ada risiko salah paham. Kejujurannya sendiri yang jadi daya tariknya.

Contoh karakter yang sering disebut deredere

Perlu diingat: pelabelan tipe dere bukan sesuatu yang resmi. Ini kesepakatan tidak tertulis antar penggemar, jadi bisa berbeda-beda tergantung siapa yang menilai. Tapi beberapa nama ini hampir selalu muncul dalam pembahasan deredere:

Sering disebut deredere

Ochaco UrarakaMy Hero Academia)— ceria, hangat ke semua teman sekelas, dan perasaannya kelihatan jelas tanpa dia tutup-tutupi
Orihime InoueBleach)— polos, penuh perhatian, menyayangi orang-orang di sekitarnya tanpa syarat
Naruto UzumakiNaruto)— pengingat penting bahwa deredere bukan cuma untuk karakter perempuan: dia jujur pada perasaannya sendiri dan tidak suka berbelit-belit

Eh, Naruto juga masuk?! Aku kira istilah ”dere” cuma dipakai buat karakter cewek di anime romantis.
Kodak

Itu salah paham yang umum banget, dan kamu benar bahwa awalnya memang begitu — definisi kamus untuk tsundere pun masih menyebut ”perempuan”.

Tapi seiring waktu, istilah-istilah ini melebar ke karakter laki-laki, ke anime aksi, bahkan ke orang sungguhan di sekitar kita. Yang dinilai bukan gender atau genre, tapi pola hubungan antara perasaan dan sikap.

Memakai ”Deredere” dalam Kalimat Bahasa Jepang

Karena ini blog belajar bahasa Jepang, ayo sekalian kita pakai katanya! デレデレ paling sering muncul dengan するsuru = melakukan)di belakangnya.

Contoh kalimat dasar

【Sebagai kata kerja: デレデレする】
・彼はいつも彼女にデレデレしている。
Kare wa itsumo kanojo ni deredere shite iru.
”Dia selalu lembek banget kalau di depan pacarnya.”

・お父さん、猫にデレデレだね。
Otōsan, neko ni deredere da ne.
”Ayah lengket banget ya sama kucing.”

【Menerangkan kata benda: デレデレした〜】
・デレデレした顔をしないで。
Deredere shita kao o shinaide.
”Jangan pasang muka meleleh gitu dong.”

【Sebagai nama tipe karakter】
・あのヒロインはデレデレ系だ。
Ano hiroin wa deredere-kei da.
”Heroine itu tipe deredere.”

Kodak

Perhatikan perbedaan rasa antara contoh-contoh di atas!

Tiga kalimat pertama memakai deredere sebagai kata sehari-hari — dan nadanya menggoda atau sedikit mengejek. Kalimat terakhir memakainya sebagai istilah fandom, dan itu netral atau bahkan pujian.

Kata yang sama, dua dunia yang berbeda. Kalau kamu memuji orang Jepang dengan ”kamu deredere ya!”, reaksinya belum tentu senang, lho!

Bahaya juga ya… untung dikasih tahu duluan.
Kodak

Haha, makanya kita bahas! Kalau maksudmu memuji seseorang yang hangat dan ramah, kata yang lebih aman adalah 「優しい」yasashii = baik hati)atau 「素直」sunao = jujur pada perasaan sendiri).

Ngomong-ngomong, sunao ini sebenarnya inti dari kepribadian deredere versi bahasa Jepang yang sopan!

Kenapa Bahasa Indonesia Tidak Punya Kata Seperti Ini?

Coba pikirkan sebentar. Dalam bahasa Indonesia kita punya manja, mesra, lengket, gombal, baperan — semuanya menggambarkan perilaku. Tapi tidak ada satu kata pun yang secara khusus menyatakan hubungan antara isi hati dan sikap yang ditampilkan.

Iya juga ya… ”manja” itu cuma menggambarkan sikapnya doang, nggak menyinggung soal disembunyikan atau nggaknya.
Kodak

Nah itu dia! Kamu baru saja menemukan sendiri hal yang bikin keluarga kata ”dere” begitu istimewa.

Bahasa Jepang punya konsep 「建前と本音」tatemae to honne = sikap yang ditampilkan vs perasaan sebenarnya)yang sudah lama meresap ke dalam budayanya. Karena kesadaran akan ”dua lapis” itu kuat, mereka jadi butuh — dan mampu — bikin kata untuk setiap pola hubungan antara lapis luar dan lapis dalam.

Dan deredere adalah kasus istimewanya: orang yang lapisannya cuma satu.

Karena itulah, meskipun terlihat paling ”biasa”, deredere sebenarnya punya posisi khusus di antara semua tipe: dia adalah titik nol tempat semua tipe lain diukur. Tanpa dia, kata ”tsundere” pun tidak akan punya arti — karena tidak akan ada pembanding untuk ”sisi dere”-nya.

Jadi deredere itu semacam ”penggarisnya” gitu ya. Baru ngeh aku!
Kodak

Perumpamaan yang bagus banget! Iya, persis seperti penggaris.

Kalau kamu mau lihat keseluruhan keluarga kata ini sekaligus — tsundere, yandere, kuudere, dandere, dan ”mesin” yang melahirkan mereka semua — semuanya sudah aku rangkum di sini: Tipe Dere dalam Anime: Arti ”Dere” dan Mesin Kata di Baliknya

Rangkuman: Deredere Artinya Apa?

Berikut rangkuman semua yang sudah kita bahas.

Deredere(デレデレ) = tipe karakter yang menunjukkan rasa sayangnya secara terbuka dari awal sampai akhir
⇒ satu-satunya tipe dere yang tidak punya lapisan penutup: kolom depan rumus ”◯◯+dere” dibiarkan kosong
⇒ karena itu dia jadi titik nol untuk mengukur semua tipe dere lainnya
Cara bacadé-ré-dé-ré(4 ketukan rata; ”e” dibaca seperti pada ”sate”, bukan seperti pada ”beras”; ”r” cukup satu ketukan, jangan digetarkan)
Asal katagitaigo lama untuk ”sikap yang lembek dan tidak tegas”, tercatat sejak 1889 — dalam percakapan sehari-hari nadanya agak mengejek, bukan pujian
Bedanya dengan dandere ⇒ deredere tidak menyembunyikan perasaannya; dandere punya perasaan yang tidak bisa keluar karena membisu
Ciri karakternya ⇒ konsisten hangat sejak awal, ramah ke semua orang, tidak membantah perasaannya, dan tidak posesif
Kodak

Satu pesan penutup dariku.

Dari semua tipe dere, deredere adalah yang paling jarang jadi favorit orang — karena dia tidak punya kejutan. Tapi coba pikir lagi: menunjukkan perasaanmu apa adanya, tanpa berlindung di balik apa pun, itu justru butuh keberanian paling besar, ya kan?

Kata yang dulu dipakai untuk mengejek orang yang ”lembek”, sekarang jadi nama untuk kejujuran semacam itu. Menurutku, itu perubahan makna yang manis sekali!

Sumber dan referensi
「デジタル大辞泉」小学館(kotobank
「精選版 日本国語大辞典」小学館(kotobank
「実用日本語表現辞典」(Weblio
ニコニコ大百科「デレデレ」「ダンデレ」(dic.nicovideo.jp
CBR, ”Anime’s Dere Types, Explained” / ”10 Best Deredere Characters In Shonen Anime”(cbr.com