Onegaishimasu Artinya Apa? Kata Ajaib yang Dipakai Orang Jepang Setiap Hari

Kodak
Nah, kalau kamu cuma boleh bawa satu kata ke Jepang, aku akan menyuruh kamu bawa yang ini:

お願いします(onegaishimasu)

Artinya kira-kira “mohon bantuannya”, tapi cakupannya jauh lebih luas dari itu. Kata ini bisa dipakai ke siapa saja, untuk apa saja, dan bahkan bisa berdiri sendiri tanpa kalimat apa pun.

Serius? Satu kata doang bisa sefleksibel itu? Kayaknya terlalu enak buat jadi kenyataan.
Kodak
Kedengarannya berlebihan, ya kan? Tapi tunggu sampai kamu tahu kenapa dia sefleksibel itu.

Rahasianya ada di struktur katanya. Begitu kamu bongkar isinya, semuanya masuk akal.

Onegaishimasu artinya: “aku menyampaikan harapanku (kepadamu)”

お願いします(onegaishimasu)adalah bentuk sopan untuk menyampaikan permintaan, harapan, atau titipan kepada lawan bicara. Terjemahan yang paling dekat dalam bahasa Indonesia adalah “mohon bantuannya” atau “tolong ya”, tergantung situasi.

Kata ini terdiri dari tiga bagian:

Bongkar kata お願いします

お(o)
Awalan penanda hormat. Ditempel di depan kata benda untuk menaikkan kesopanan.

願い(negai)
Kata benda yang artinya “harapan”, “permohonan”, “keinginan”. Berasal dari kata kerja 願う(negau / berharap, memohon).

します(shimasu)
Bentuk sopan dari する(suru / melakukan).

→ Harfiahnya: “Aku melakukan sebuah permohonan (kepadamu).”

Oh, jadi aku bukan menyuruh dia melakukan sesuatu, tapi cuma menyampaikan harapanku ya?
Kodak
Itu inti seluruh artikel ini, dan kamu menangkapnya di kalimat pertama!

Perhatikan: subjek kalimatnya adalah aku, bukan kamu. Aku yang berharap. Aku yang menundukkan kepala. Lawan bicara sama sekali tidak disuruh apa-apa secara tata bahasa.

Karena itulah kata ini hampir tidak mungkin terdengar kasar.

Kenapa onegaishimasu tidak pernah terdengar menyuruh

Untuk merasakan bedanya, coba bandingkan dengan kata permintaan yang lain: ください(kudasai).

ください sebenarnya adalah bentuk perintah dari kata kerja くださる(kudasaru), yaitu bentuk hormat dari “memberi”. Jadi walaupun tata bahasanya sopan, di dalam DNA-nya tetap ada perintah.

・待ってください。/ Matte kudasai.
Struktur: “KAMU, berilah aku (tindakan menunggu).”
→ Kata kerjanya menunjuk ke lawan bicara. Ada rasa menyuruh yang tersisa.

・お願いします。/ Onegaishimasu.
Struktur: “AKU menyampaikan harapan.”
→ Kata kerjanya menunjuk ke diri sendiri. Tidak ada yang disuruh.

Gitu ya. Jadi bedanya bukan di tingkat kesopanan, tapi di arah kalimatnya.
Kodak
Kamu merumuskannya lebih bagus dari aku!

Dan ini sangat berguna secara praktis. Situs Tokyo University of Foreign Studies mencatat bahwa 「Vてください」 punya fungsi instruksi yang dipakai guru ke murid atau dokter ke pasien.

Artinya, kalau kamu pakai 〜てください ke orang yang posisinya lebih tinggi, kalimat itu bisa tertangkap sebagai instruksi. お願いします tidak punya risiko itu sama sekali.

Tiga cara pakai onegaishimasu

Inilah alasan kata ini disebut serbaguna. Ada tiga pola, dan kamu bisa langsung pakai ketiganya hari ini juga.

1. Kata benda + を + お願いします — meminta barang

Pola paling gampang. Sebut barangnya, tempel お願いします. Selesai.

【Meminta barang】
・コーヒーをお願いします。
Koohii o onegaishimasu.
(Kopinya, ya.)
・お会計をお願いします。
Okaikei o onegaishimasu.
(Minta bonnya, ya.)
・領収書をお願いします。
Ryoushuusho o onegaishimasu.
(Minta kuitansinya, ya.)
・水をお願いします。
Mizu o onegaishimasu.
(Minta airnya, ya.)

Kodak
Kamu juga bisa bilang 「コーヒーをください」 di sini, dan itu tidak salah.

Tapi di restoran dan toko, お願いします terdengar sedikit lebih halus. Kalau kamu perhatikan orang Jepang saat memesan, kamu akan sering dengar versi ini.

2. Kata benda + お願いします — menitipkan urusan atau pekerjaan

Yang menarik, kata benda di sini tidak harus barang. Bisa juga sebuah pekerjaan, sebuah nama, atau sebuah tujuan.

【Menitipkan urusan】
・この資料、お願いします。
Kono shiryou, onegaishimasu.
(Dokumen ini, mohon dikerjakan ya.)
・東京駅までお願いします。
Toukyou-eki made onegaishimasu.
(Ke Stasiun Tokyo, ya. — di dalam taksi)
・田中さんをお願いします。
Tanaka-san o onegaishimasu.
(Bisa bicara dengan Tanaka-san? — di telepon)

Loh, yang taksi itu keren banget. Aku gak perlu bilang “tolong antarkan aku ke” segala macam ya?
Kodak
Betul sekali! Ini senjata bertahan hidup paling berguna buat pemula.

Sebutkan tujuannya saja, lalu お願いします. Sopirnya paham. Kamu tidak perlu tahu kata kerja “mengantar” sama sekali, ya kan?

3. Berdiri sendiri — お願いします saja

Dan inilah kekuatan terbesarnya. お願いします bisa menjadi kalimat lengkap tanpa tambahan apa pun.

Konteks yang mengisi sisanya.

Situasi 1: Kasir bertanya “Mau dibungkus terpisah?”
お願いします。(Ya, tolong.)

Situasi 2: Kamu menyerahkan formulir ke petugas.
お願いします。(Mohon diproses ya.)

Situasi 3: Kamu menunjuk barang di etalase.
お願いします。(Yang itu ya.)

Situasi 4: Rekan kerja bilang “Nanti aku yang urus.”
お願いします。(Aku titip ya, makasih.)

Ini sih kayak tombol darurat. Kalau aku lupa semua kosakata, tinggal tunjuk terus bilang onegaishimasu!
Kodak
Justru itu yang aku mau kamu bawa pulang dari artikel ini!

Tapi ada satu batasan teknis yang harus kamu tahu, supaya tidak bikin kalimat aneh. Ini kesalahan yang sangat umum.

Satu kesalahan umum: onegaishimasu tidak bisa ditempel ke bentuk-て

Karena お願いします begitu fleksibel, banyak pelajar mengira dia bisa ditempel ke kata kerja juga. Sayangnya tidak bisa langsung.

SALAH: 待ってお願いします。
Matte onegaishimasu.
→ Ini bukan bahasa Jepang. Jangan dipakai.

BENAR (pilih salah satu):
・待ってください。/ Matte kudasai. (sopan standar)
・待っていただけますか。/ Matte itadakemasu ka. (sopan ke atasan)
・少々お待ちください。/ Shoushou omachi kudasai. (formal, gaya pelayanan)

Kodak
Aturan gampangnya begini:

お願いします menempel pada KATA BENDA. ください menempel pada KATA BENDA dan KATA KERJA bentuk-て.

Kalau yang kamu minta adalah sebuah tindakan dan kamu mau menyebut kata kerjanya, pakai ください atau 〜ていただけますか. Atau — ini trik yang sering dipakai — ubah tindakannya jadi kata benda.

【Trik: ubah tindakan jadi kata benda】
・確認をお願いします。
Kakunin o onegaishimasu.
(Mohon dicek ya. — 確認 = “pengecekan”)
・翻訳をお願いします。
Honyaku o onegaishimasu.
(Mohon diterjemahkan ya. — 翻訳 = “terjemahan”)
・説明をお願いします。
Setsumei o onegaishimasu.
(Mohon dijelaskan ya. — 説明 = “penjelasan”)

Oh pinter! Jadi banyak kata kerja bahasa Jepang punya versi kata bendanya ya. Tinggal pakai yang itu.

“Yoroshiku onegaishimasu” — kenapa kalimat ini ada di mana-mana

Kodak
Kalau kamu pernah kerja atau kuliah di Jepang, kamu pasti sudah dengar kalimat ini ratusan kali:

よろしくお願いします(yoroshiku onegaishimasu)

Di akhir perkenalan. Di akhir email. Sebelum rapat. Sebelum pertandingan. Bahkan sebelum latihan judo dan karate.

Nah itu dia yang bikin aku bingung! Artinya apa sih sebenarnya? Tiap situs kasih terjemahan yang beda-beda.

Alasannya sederhana: memang tidak ada terjemahan tunggalnya. Tapi begitu kamu tahu asal katanya, kamu bisa merasakan artinya sendiri.

Kamus etimologi bahasa Jepang menjelaskan bahwa よろしく(yoroshiku) berasal dari kata sifat klasik 宜し(yoroshi), yang artinya “baik”, “pantas”, “sepatutnya”. Bentuk よろしく adalah bentuk keterangan dari kata sifat itu.

Arti harfiah よろしくお願いします

よろしく(sepantasnya, dengan baik, sebagaimana mestinya)
+
お願いします(aku menyampaikan harapanku)

“Aku mohon kamu memperlakukan urusan ini dengan baik.”

Yang menarik: tidak ada perincian sama sekali tentang apa yang harus dilakukan. Justru kekosongan itulah yang membuatnya bisa dipakai di semua situasi.

Oh, jadi justru karena gak jelas mintanya apa, dia bisa dipakai di mana aja ya? Lucu juga.
Kodak
Itu pengamatan yang tajam banget!

Fungsinya bukan menyampaikan informasi, tapi menyampaikan sikap: “aku menyerahkan diriku pada hubungan baik denganmu.” Makanya dipakai saat perkenalan, saat menitipkan pekerjaan, sampai saat memberi hormat sebelum bertanding.

【Situasi よろしくお願いします】
・はじめまして。よろしくお願いします。
Hajimemashite. Yoroshiku onegaishimasu.
(Salam kenal. Mohon kerja samanya ke depan.)
・では、よろしくお願いします。
Dewa, yoroshiku onegaishimasu.
(Kalau begitu, aku titip ya. — menutup pembicaraan)
・今後ともよろしくお願いいたします。
Kongo tomo yoroshiku onegai itashimasu.
(Mohon kerja samanya di waktu mendatang juga. — penutup email formal)

Naik tingkat: onegaishimasu, onegai itashimasu, onegai

Satu kata ini punya beberapa versi dengan tingkat kesopanan berbeda. Berguna kalau kamu mau menyesuaikan dengan lawan bicara.

Tangga お願い

お願い!/ Onegai!
Ke teman dekat. Rasanya seperti “ayolah, please!” — agak memelas dan manja.

お願い。/ Onegai.
Santai, ke teman. “Titip ya.”

お願いします。/ Onegaishimasu.
Standar sopan. Aman untuk 90% situasi, termasuk ke atasan.

お願いいたします。/ Onegai itashimasu.
Lebih formal. します diganti bentuk merendah いたします. Dipakai di email bisnis dan ke klien.

お願い申し上げます。/ Onegai moushiagemasu.
Sangat formal. Untuk surat resmi dan pengumuman.

Kalau aku pemula, cukup hafal onegaishimasu doang dulu gak apa-apa?
Kodak
Cukup banget! Malah aku sarankan begitu.

お願いします tidak pernah terlalu sopan sampai terdengar aneh, dan tidak pernah kurang sopan sampai bikin orang tersinggung. Zona amannya sangat lebar, ya kan?

Nanti kalau kamu sudah kerja di kantor Jepang, baru tambah お願いいたします untuk email.

Rangkuman

お願いします = お(hormat)+ 願い(harapan)+ します(melakukan, sopan)
→ harfiahnya “aku menyampaikan harapanku”, bukan “kamu lakukan ini”
● Karena subjeknya aku dan bukan kamu, kata ini nyaris tidak mungkin terdengar menyuruh
● Tiga pola pakai: [benda]をお願いします / [urusan]お願いします / お願いします sendirian
● Tidak bisa ditempel ke bentuk-て. 「待ってお願いします」 salah. Pakai ください atau ubah tindakannya jadi kata benda
よろしく berasal dari kata sifat klasik 宜し(baik, sepantasnya). よろしくお願いします = “mohon diperlakukan dengan baik” — sengaja tanpa perincian
Oke, aku ngerti sekarang. Bukan cuma “kata sopan”, tapi arah kalimatnya beda. Aku yang berharap, bukan dia yang disuruh. Gitu ya.
Kodak
Sempurna! Kalau kamu ingat satu kalimat itu saja, kamu sudah menguasai お願いします.

Kata permintaan bahasa Jepang masih ada beberapa lagi, dan tiap kata punya jarak sosialnya sendiri. Aku sudah rangkum peta lengkapnya di artikel di bawah ini!

Cara Meminta dalam Bahasa Jepang: Kudasai, Onegaishimasu, Tanomu, dan Choudai
Peta lengkap semua ungkapan permintaan bahasa Jepang, disusun lewat dua sumbu yang menentukan pilihan katamu.

Sumber rujukan
TUFS Language Modules, Tata Bahasa Jepang “Vてください” (https://www.coelang.tufs.ac.jp/mt/ja/gmod/contents/explanation/056.html)
語源由来辞典 (Kamus Etimologi Bahasa Jepang), entri “よろしく” (https://gogen-yurai.jp/yoroshiku/)
The Japan Forum, “日本語の難しさ(3)授受表現から「依頼」の表現へ” (https://www.tjf.or.jp/hidamari/3_migakou/manabikata19.html)
家庭教師のアルファ, “「お願いします」の敬語表現” (https://alpha-katekyo.jp/tips/tips148/)