Beda “Es” dan “Está”: Kapan Pakai Yang Mana untuk Orang, Benda, dan Acara

Kodak
Kali ini kita masuk ke wilayah orang ketiga: es dan está.

Ini yang kamu pakai buat ngomongin orang lain dan benda — “dia dokter”, “kopinya panas”, “tokonya tutup”, “pestanya di rumahku”.

Bentar, tadi kamu nyebut dua kalimat yang sama-sama soal tempat: “pestanya di rumahku” dan “rumahku di Bandung”. Itu kata kerjanya sama dong?
Kodak
Nah, justru beda! Dan itu salah satu jebakan terbesar di seluruh bahasa Spanyol.

La fiesta ES en mi casa.(Pestanya di rumahku.)
Mi casa ESTÁ en Bandung.(Rumahku di Bandung.)

Kita bahas tuntas nanti di bagian tengah artikel ini ya. Tapi sabar dulu — kita mulai dari dasarnya.

Dasar: satu kalimat Indonesia, dua kata kerja Spanyol

Coba lihat pasangan kalimat ini. Dalam bahasa Indonesia, bentuknya identik:

・Dia dokter.
・Dia sakit.

Dua-duanya cuma “dia + keterangan”. Nggak ada kata kerja. Tapi di bahasa Spanyol:

Ella es médica.(Dia dokter.)
Ella está enferma.(Dia sakit.)

Kodak
Bedanya di sini: kalimat pertama masukin dia ke dalam sebuah golongan (“orang-orang yang berprofesi dokter”).

Kalimat kedua ngasih tahu keadaannya sekarang. Besok bisa sembuh, dan golongannya nggak berubah.

Kamus resmi RAE, Diccionario de la lengua española, menuliskan fungsi ser sebagai kata kerja penghubung yang dipakai “untuk menegaskan tentang subjek apa yang dinyatakan oleh atributnya”, sementara estar dipakai “untuk menyatakan suatu keadaan tertentu dari subjek”.

Pertanyaan kunci

es ⇒ jawaban buat “ini APA? / dia SIAPA?
⇒ ¿Qué es? ¿Quién es? ¿Cómo es? (dia orangnya gimana secara umum)

está ⇒ jawaban buat “lagi GIMANA? / DI MANA?
⇒ ¿Cómo está? ¿Dónde está?

Oh, jadi ¿Cómo es? dan ¿Cómo está? itu dua pertanyaan yang beda ya? Padahal di bahasa Indonesia dua-duanya “gimana”.
Kodak
Bagus banget nangkepnya! Bandingin ya:

¿Cómo es tu jefe? ⇒ “Bosmu orangnya gimana?” (sifatnya, penampilannya)
¿Cómo está tu jefe? ⇒ “Bosmu gimana kabarnya?” (kondisinya, sehat nggak)

Salah satu huruf aja, pertanyaannya jadi beda total!

Kapan pakai “es”: empat wilayah utama

1. Identitas orang

Mi vecino es abogado.
(Tetanggaku pengacara.)
Ella es peruana.
(Dia orang Peru.)
Ese señor es el director.
(Bapak itu direkturnya.)

2. Sifat bawaan orang atau benda

Mi hermana es muy trabajadora.
(Kakakku rajin banget.)
El agua del mar es salada.
(Air laut itu asin.)
Esa calle es muy estrecha.
(Jalan itu sempit banget.)

Kodak
Perhatiin nomor dua: “air laut asin” itu sifat air laut, bukan kondisi hari ini. Air laut ya emang asin, itu bagian dari apa itu air laut.

Bandingin sama Esta sopa está salada(Sup ini keasinan)— sup nggak seharusnya asin, ini hasil dari kelebihan garam waktu masak. Itu está.

Gitu ya. Jadi es itu “emang begitu dari sananya”, está itu “jadi begitu gara-gara sesuatu”.

3. es de + bahan / asal / pemilik

Pola es de… ini super sering dipakai dan selalu ser, nggak pernah estar.

【bahan】
La mesa es de madera.(Mejanya dari kayu.)
Esta bolsa es de plástico.(Tas ini dari plastik.)

【asal】
Este café es de Colombia.(Kopi ini dari Kolombia.)

【pemilik】
La moto es de mi primo.(Motornya punya sepupuku.)
—¿De quién es este paraguas? —Es mío.(”Payung ini punya siapa?” “Punyaku.”)

DLE mencantumkan makna kepemilikan ini secara terpisah untuk ser, dengan contoh Este jardín es de la reina (“Taman ini milik sang ratu”).

4. Waktu dan tanggal

Son las tres.(Jam tiga.)
Es la una y media.(Jam setengah dua.)
Hoy es martes.(Hari ini Selasa.)

DLE secara khusus mencatat bahwa ser “menunjukkan waktu”, dengan contoh Son las tres.

Lho, “jam tiga” kok pakai son, bukan es?
Kodak
Karena “tres” itu jamak! Bahasa Spanyol cocokin kata kerjanya sama jumlah jamnya.

Jam 1 doang yang tunggal: Es la una. Sisanya semua Son las dos / Son las diez, dan seterusnya. Lucu ya?

Kapan pakai “está”: tiga wilayah utama

1. Letak benda atau orang

El museo está en el centro.
(Museumnya di pusat kota.)
Mi móvil está en la mochila.
(HP-ku di dalam tas.)
Rina está en la cocina.
(Rina di dapur.)

DPD menjelaskan bahwa estar dipakai dengan keterangan tempat dalam arti “berada di suatu tempat, waktu, situasi, atau keadaan tertentu”, dengan contoh seperti María está en el cine dan El pueblo está al norte de la provincia.

Kodak
Contoh kedua dari DPD itu penting banget: El pueblo está al norte de la provincia — “desanya ada di sebelah utara provinsi”.

Desa itu nggak pindah-pindah, tapi tetep pakai estar. Jadi jangan mikir “estar = sementara” ya. Letak itu selalu estar, titik.

2. Kondisi yang bisa berubah

El café está caliente.
(Kopinya panas.)
La calle está muy tranquila hoy.
(Jalanannya sepi banget hari ini.)
Mi padre está de mal humor.
(Ayahku lagi bad mood.)

3. está + kata sifat hasil (participio)

Ini kelompok yang gampang banget dikenali, karena kata sifatnya selalu hasil dari suatu tindakan.

La tienda está cerrada.(Tokonya tutup. ⇒ ada yang nutup)
La ventana está abierta.(Jendelanya kebuka. ⇒ ada yang buka)
La tele está encendida.(TV-nya nyala. ⇒ ada yang nyalain)
El plato está vacío.(Piringnya kosong. ⇒ isinya udah habis)

Oh, jadi kalau kata sifatnya nyeritain “ada yang bikin jadi begitu”, otomatis está ya?
Kodak
Persis! DPD nyebut ada kata sifat yang cuma bisa gabung sama estar, justru karena maknanya selalu hasil dari sebuah tindakan atau proses.

Kelompok ini gratisan buat kamu — nggak perlu mikir, langsung está.

Jebakan terbesar: tempat ACARA pakai “es”, tempat BENDA pakai “está”

Ini bagian yang paling banyak bikin pelajar tumbang, dan sekaligus yang paling sedikit dijelasin di buku pelajaran.

Kita udah belajar bahwa letak itu selalu está. Tapi ada satu pengecualian besar.

Kodak
Kalau yang kamu sebut lokasinya itu sebuah ACARA — pesta, rapat, kelas, konser, pernikahan, pertandingan — maka kamu pakai ser, bukan estar!

Ini bukan aturan yang dikarang guru bahasa lho. DLE mencantumkannya sebagai salah satu makna ser: “terjadi, berlangsung, berlangsung di”, dengan contoh langsung ¿Dónde fue la boda?(”Pernikahannya di mana?”)dan El partido fue a las seis(”Pertandingannya jam enam”).

Hah? Tapi kenapa? Acara kan juga ada tempatnya, sama kayak benda…
Kodak
Beda, dan ini masuk akal kalau kamu pikirin pelan-pelan.

Benda itu berada di suatu tempat. Dia nempatin ruang. Kalau kamu angkat, dia pindah.

Acara itu nggak “berada” di mana-mana — acara itu berlangsung, diadakan. Kamu nggak bisa nunjuk pesta dan bilang “itu bendanya”.

Oh! Jadi bahasa Indonesia sebenernya juga misahin dua hal ini ya — cuma kita nggak sadar karena bisa disingkat jadi “di” doang.
Kodak
Nah itu dia kuncinya! Dan dari situ kita bisa bikin tes yang gampang banget.

Tes “diadakan” vs “terletak”

Ganti kata “di” dalam kalimat Indonesiamu:

Kalau jadi “diadakan di / berlangsung di” masih enak ⇒ pakai ES
・”Rapatnya diadakan di ruang tiga” ✓ ⇒ La reunión es en la sala tres.

Kalau jadi “terletak di / berada di” masih enak ⇒ pakai ESTÁ
・”Ruang tiga terletak di lantai dua” ✓ ⇒ La sala tres está en el segundo piso.

Dan yang bikin ini kerasa nyata: dua kalimat itu bisa nyambung dalam satu percakapan.

La reunión es en la sala tres, y la sala tres está en el segundo piso.
(Rapatnya diadakan di ruang tiga, dan ruang tiga ada di lantai dua.)

Wih, satu kalimat pakai dua-duanya! Ini bikin jelas banget bedanya.

Daftar kata yang bikin kamu harus pakai “es”

Kalau subjek kalimatmu salah satu dari ini, dan kamu mau nyebut tempat atau waktunya, hampir pasti ser:

  • la fiesta(pesta)
  • la reunión(rapat)
  • la clase(kelas)
  • el examen(ujian)
  • el concierto(konser)
  • la boda(pernikahan)
  • el partido(pertandingan)
  • la conferencia(seminar, kuliah umum)
  • la entrevista(wawancara)

El concierto es en el parque.
(Konsernya di taman.)
La clase de español es en el aula 12.
(Kelas bahasa Spanyolnya di ruang 12.)
La entrevista es mañana a las diez.
(Wawancaranya besok jam sepuluh.)

❌ La fiesta está en el jardín.
⇒ ✅ La fiesta es en el jardín.(Pestanya di taman belakang.)

❌ El restaurante es cerca de la estación.
⇒ ✅ El restaurante está cerca de la estación.(Restorannya deket stasiun.)

Restoran itu bangunan — sebuah benda. Pesta itu peristiwa. Beda kategori, beda kata kerja.

Kodak
Satu tips tambahan yang sering nolongin: kalau kamu bisa ganti kalimatnya jadi “acaranya jam berapa?“, berarti itu acara.

Museum nggak punya “jam berapa” — dia cuma buka dan tutup. Konser punya jam. Ya kan?

Kesalahan yang paling sering muncul

❌ Mi hermano está profesor. ⇒ ✅ Mi hermano es profesor.
Profesi itu golongan. Selalu ser.

❌ La puerta es abierta. ⇒ ✅ La puerta está abierta.
“Kebuka” itu hasil dari tindakan. Selalu estar.

❌ ¿Dónde está la fiesta? ⇒ ✅ ¿Dónde es la fiesta?
Acara pakai ser, walaupun pertanyaannya soal tempat.

❌ El banco es al lado del hospital. ⇒ ✅ El banco está al lado del hospital.
Bangunan itu benda, bukan acara.

Latihan: es atau está?

Coba tebak dulu sebelum lihat jawabannya.

1. Bandara Soekarno-Hatta ada di Tangerang. ⇒ El aeropuerto _____ en Tangerang.
2. Pernikahannya di gereja itu. ⇒ La boda _____ en esa iglesia.
3. Nasinya masih panas. ⇒ El arroz _____ caliente.
4. Sepedanya punya adikku. ⇒ La bici _____ de mi hermano pequeño.
5. Ujiannya di ruang 5. ⇒ El examen _____ en la sala 5.
6. Ruang 5 di lantai satu. ⇒ La sala 5 _____ en la primera planta.
7. Dia orangnya baik banget. ⇒ Ella _____ muy simpática.
8. Lampunya mati. ⇒ La luz _____ apagada.

Jawaban
1. está(bangunan = benda, letaknya)
2. es(pernikahan = acara)
3. está(kondisi, bisa berubah)
4. es(kepemilikan, pola ser de
5. es(ujian = acara)
6. está(ruangan = benda)
7. es(sifat orang)
8. está(hasil tindakan: ada yang matiin)
Nomor 5 dan 6 nih yang paling seru. Dua-duanya nyebut “ruang 5”, tapi kata kerjanya beda tergantung ruang 5 itu jadi subjek atau jadi tempat acaranya!
Kodak
Kamu udah paham banget! Yang nentuin itu subjeknya, bukan kata tempatnya.

Tanya ke diri sendiri: “yang aku omongin ini benda atau peristiwa?” Setelah itu jawabannya otomatis ketemu.

Rangkuman es vs está

Ringkasan lengkap

es = “ini APA / dia SIAPA” ⇒ menggolongkan
・profesi:Mi vecino es abogado
・kebangsaan:Ella es peruana
・sifat bawaan:El agua del mar es salada
・bahan / asal / pemilik:La mesa es de madera
・waktu:Son las tres
tempat & waktu ACARA:La fiesta es en el jardín

está = “lagi GIMANA / DI MANA” ⇒ keadaan & letak
・letak benda/orang:El museo está en el centro
・kondisi:El café está caliente
・hasil tindakan:La tienda está cerrada

Tes andalan
“diadakan di / berlangsung di” ⇒ es
“terletak di / berada di” ⇒ está

Kodak
Kalau kamu inget satu hal aja dari artikel ini, inget yang ini: acara berlangsung (ser), benda berada (estar).

Ini satu-satunya tempat di mana “letak” nggak otomatis pakai estar, dan begitu kamu paham logikanya, kamu nggak akan salah lagi.

Sip, aku catet! “Acara berlangsung, benda berada.” Gampang diinget nih.
Kodak
Artikel ini khusus soal es dan está. Buat gambaran besar ser dan estar secara menyeluruh, baca artikel induknya ya!

Beda Ser dan Estar dalam Bahasa Spanyol: Panduan Lengkap untuk Pemula

Sumber rujukan
Real Academia Española, Diccionario de la lengua española (DLE), edisi daring — entri «ser» dan «estar»
Real Academia Española & ASALE, Diccionario panhispánico de dudas (DPD), edisi ke-2 — entri «estar(se)» dan «ser»